Ditulis oleh 8:47 am KABAR

18 Agustus 1945

Akan kemana bangsa Indonesia setelah menyatakan diri bebas? Jawabannya pada 18 Agustus 1945.

Secara gerak waktu, tanggal 18 Agustus, tentu adalah hari setelah 17 Agustus. Tidak ada yang istimewa, karena waktu berjalan begitu saja. Bahkanpun jika kita tidak menyadarinya. Demikian itu cara kerja waktu.

Namun 18 Agustus 1945, punya kedudukan sendiri sebagai hari, dalam sejarah perjalanan bangsa. 18 Agustus 1945, bukan sekedar hari setelah tanggal 17 Agustus 1945, tetapi juga momentum sejarah tersendiri, yang kedudukannya, dapat dikatakan tidak dapat dipisahkan dengan 17 Agustus 1945.

Jika kemerdekaan merupakan sepasang kebebasan, yakni “bebas dari” dan “bebas untuk”, maka pada 17 Agustus 1945, bangsa menyatakan dirinya telah bebas dari. Yakni bebas dari segala jenis penjajahan, atau bebas dari tata kolonial. Akan kemana bangsa Indonesia setelah menyatakan diri bebas? Jawabannya pada 18 Agustus 1945, yakni dengan ditetapkannya dokumen yang sejak dicetuskan telah dimaksudkan menjadi “pembukaan” dari suatu “hukum dasar” atau Undang-Undang Dasar.

Pembukaan

Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.

Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada: KetuhananYang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sebagai bangsa yang baru merdeka, Indonesia kehendak membangun suatu kehidupan kebangsaan yang bebas, dan karena itu pula ia membentuk suatu pemerintahan yang dicirikan oleh kemampuannya untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Adapun tujuan spesifik dituliskan secara sangat jelas: “… mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.” (red)

Sumber foto: tirto.id

(Visited 50 times, 1 visits today)
Tag: , , Last modified: 18 Agustus 2020
Close