Agus Supriyanta: Pelaku Pendidikan Harus Kreatif dalam Pembelajaran di Era Covid-19

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Banyak sekali hikmah atau pembelajaran yang dapat dipetik dari situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Pengantar
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengumumkan tema Hari Pendidikan Nasional Tahun 2020 yaitu “Belajar dari Covid-19”. Redaksi arbaswedan.id meminta tanggapan tokoh-tokoh pendidikan mengenai tema tersebut. Berikut ini merupakan pandangan Agus Supriyanta, Kepsek SMPN 2 Bantul, Ketua MKKS Bantul, dan Ketua MKKS DIY.


Tema tersebut tepat sekali, karena memang faktanya banyak sekali hikmah atau pembelajaran yang dapat dipetik dari situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini. Dimana tiap-tiap daerah dan bahkan tiap-tiap satuan pendidikan mempunyai strategi dan konsep tersendiri sesuai kondisinya.

Hal tersebut juga sudah kami sampaikan di DPRD beberapa waktu yang lalu, ketika saya diundang Pansus dari Komisi D untuk mencermati kegiatan pendidikan semasa pandemi Covid-19. Dan disitu memang dibutuhkan pelaku pendidikan untuk kreatif dan inovatif yang dapat tetap bisa terlaksanya proses pembelajaran. Adapun hal-hal yang kami sampaikan di depan Komisi D, adalah Pertama, Pemda agar sigap dalam menindak lanjuti Surat Edaran dari Kemendikbud perihal kebijakan dalam masa pandemi Covid-19.

Kedua, melakukan langkah-langkah nyata sesuai otoritas kewenangannya segera melakukan perubahan rancangan anggaran untuk disesuaikan dengan kebutuhan yang mendesak atau prioritas selain kesehatan juga yang tidak kalah penting yaitu pendidikan agar tetap terlaksananya proses pendidikan/pembelajaran sesuai tanggung jawab di daerahnya.

Ketiga, menginstruksikan penggunaan dana yang bersumber dari pusat misalnya Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang semestinya untuk kegiatan UN. Ulangan akhir semester yang akhirnya ditiadakan agar dialokasikan ke proses KBM Daring dan penyiapan Sarpras terkait penanganan Corona di sekolah sesuai juknis .

Keempat, optimalisasi penatausahaan dan pemberdayaan aparatur/sumber daya yang ada agar tetap dapat bekerja secara optimal tanpa mengabaikan aturan protokol.

Redaksi arbaswedan.id

Redaksi arbaswedan.id

Terbaru

Ikuti