Akhirnya Trump Pakai Masker di Depan Umum

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Presiden Donald Trump, yang selama berbulan-bulan menolak untuk menggunakan masker di depan umum akhirnya menggunakannya pada saat dirinya mengunjungi Pusat Kesehatan Militer Nasional Walter Reed pada hari Sabtu dimana dia akan bertemu dengan tentara yang terluka dan pekerja perawatan kesehatan garis depan.

“Saya mungkin akan memakai masker jika anda mau tahu. Saya mungkin akan memakai masker. Saya pikir ketika anda berada di rumah sakit, terutama di tempat khusus tersebut di mana anda berbicara kepada banyak tentara, orang-orang yang dalam beberapa kasus baru saja keluar dari meja operasi. Saya pikir adalah hal baik untuk memakai masker. Saya tidak pernah menentang penggunaan masker, tapi saya yakin ada waktu dan tempatnya ” kata Trump kepada wartawan sebelum kunjungannya.

Dia menambahkan bahwa dia “agak suka” dengan penampilannya, menyamakan dirinya dengan Lone Ranger, seorang pahlawan fiksi yang menggunakan topeng mata berwarna hitam, bersama teman asli Amerika-nya, Tonto, melawan penjahat.

Trump terlihat mengenakan masker sembari berjalan dengan stafnya, yang juga mengenakan masker, di pusat medis Bethesda, Maryland. Dia tidak membuat pernyataan apa pun saat mengenakannya. Ini adalah kali pertama sejak mulainya pandemi, korps pers Gedung Putih melihat Trump dengan wajah tertutup.

Keputusan Presiden untuk mengenakan masker pada kunjungan hari Sabtu ke pusat medis terjadi setelah berbulan-bulan menolak untuk mengenakan masker di depan umum – bertentangan dengan rekomendasi para ahli kesehatan masyarakat pemerintahannya sendiri.

CNN sebelumnya melaporkan bahwa janji Trump untuk mengenakan masker di depan umum adalah hasil dari “permintaan” para ajudannya, yang mendesak Presiden untuk memberikan contoh bagi para pendukungnya dengan mengenakan masker pada kunjungan itu.

Dalam wawancara Fox News hari Kamis, Trump mengisyaratkan kunjungannya ke Walter Reed, dengan mengatakan, “Saya harap mengenakan masker ketika saya pergi ke Walter Reed. Ketika berada di rumah sakit, saya pikir ini adalah hal yang sangat tepat.”

Trump kemudian menyatakan niatnya untuk memakai penutup wajah di rumah sakit, dalam wawancara pada hari Jumat dengan Telemundo, “Hal Ini sama sekali tidak sulit bagi saya.”

Masker telah menjadi titik nyala politik karena beberapa orang Amerika berpendapat bahwa ketentuan tersebut melanggar kebebasan sipil. Tetapi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS mendesak semua orang untuk memakai “kain penutup wajah ketika mereka harus keluar di tempat umum,” dan menyatakan bahwa masker sangat penting di daerah-daerah di mana jarak sosial sulit dipertahankan karena coronavirus dapat menyebar di antara orang yang tidak bergejala, dan melalui tetesan pernapasan di udara.

Bahkan setelah pemerintah federal merekomendasikan orang Amerika untuk mengenakan masker di tempat-tempat di mana pembatasan sosial tidak memungkinkan, Trump menyatakan dirinya tidak mungkin mengenakan masker tersebut. Dan bahkan ketika beberapa ajudannya dengan halus memintanya untuk tampak mengikuti saran pemerintahnya sendiri, Trump bersikeras bahwa mengenakan masker akan membuatnya tampak lemah dan memberi kesan bahwa ia tidak mengendalikan pandemi.

Presiden juga telah mencemooh mereka yang telah mengenakan masker di depan umum, seperti pesaingnya Joe Biden. Gedung Putih menegaskan bahwa mengenakan masker tidak diperlukan untuk Trump karena dia dan orang-orang di sekitarnya di-tes COVID-19 secara teratur.

Selama kunjungan bulan Mei ke pabrik Ford di Michigan, Trump menolak untuk mengenakan masker karena pers, oleh sebab dirinya mengatakan tidak ingin menyerah pada kritik dan tekanan media. (Sumber berita situs cnn, bbc, reuters/Njd)

Redaksi arbaswedan.id

Redaksi arbaswedan.id