23.7 C
Yogyakarta
19 September 2021
BENTARA HIKMAH
COVID-19

Aku Membayangkan

Oleh: Achmad Charris Zubair

Aku membayangkan Ramadhan tahun ini adalah Ramadhan paling sunyi
Tak lagi ada hingar bingar
Tak lagi banyak iklan televisi
Yang menawarkan sirup untuk berbuka, obat dan multivitamin penguat bagi yang menahan dahaga kala puasa, sampai pembalut wanita.

Aku membayangkan sholat tarawih tahun ini adalah sholat malam paling hening
Sholat yang diisi doa dan derai air mata.

Corona namamu indah mempesona karena membayangkan engkau wanita jelita
Corona namamu begitu bermakna

Engkau memang seolah mahkota kehidupan yang tak kuat disangga manusia karena bebanmu berat di kepala.

Namun kuakui hadirmu telah mengubah irama kehidupan
Engkau telah menyadarkan betapa rapuh manusia
Betapa kesombongan manusia tak bermakna dihadapan semesta dan yang Maha Kuasa.

Hari hari kemarin manusia membabat hutan untuk perkebunan dan permukimannya
Makhluk yang tinggal disitu terusik dan pepohonanpun menangis
Segala binatang manusia santap demi syahwat lidahnya
Isi bumi digali habis demi memuaskan sejengkal perutnya.

Kini manusia saatnya menuai apa yang telah ditaburkannya

Kini rumah menjadi sangkar emasnya
Kini rumah menjadi tempat belajar dan bekerja
Kini rumah menjadi tempat menggelar sajadah paling indah
Kini rumah menjadi tempat bercengkerama dengan keluarga.

Engkau telah menyadarkan betapa peradaban manusia harus dibangun kembali atas dasar kebersamaan
Yang tidak lagi mendudukkan manusia menjadi penguasa yang serakah dan penuh kesombongan
Tetapi membangun kesadaran bahwa manusia adalah bagian dari alam kehidupan
Yang seharusnya menghormati dan menyayangi sesama.


Disampaikan dalam Puisi Bersama ICMI DIY 15 April 2020, melalui Aplikasi Zoom.

Penulis adalah Ketua Dewan Kebudayaan Kota Yogyakarta

Related posts

BENTARA HIKMAH
MEDIA MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA