23.4 C
Yogyakarta
1 Agustus 2021
BENTARA HIKMAH
SAINS

Apakah Unta Menyimpan Air di Punuk Mereka?

Untuk tetap bertahan hidup di padang pasir, unta menyimpan air di punuk mereka. Benarkah itu? Ternyata menurut pakar perawat hewan unta memang mengunakan suatu trik untuk membantu mereka untuk menggunakan dan memanfaatkan air yang mereka minum, akan tetapi punuk mereka bukan salah satunya. Jika bukan untuk menyimpan air, apakah guna punuk dari unta? Jawabannya ialah adalah untuk menyimpan lemak.

Rick Schwartz, seorang pengawas perawatan hewan dan juru bicara nasional di Kebun Binatang San Diego mengatakan bahwa punuk tersebut membantu unta saat mereka menghadapi musim kemarau dimana air dan makanan menjadi langka atau bahkan tidak ada. Ketika makan ada, para unta memakan cukup kalori untuk membentuk punuk mereka sehingga mereka bisa bertahan dalam periode yang lama tanpa mengkonsumsi makanan dan minuman lagi. Schwartz menambahkan bahwa dengan punuk yang “penuh” seekor unta dapat beraktifitas dalam jangka waktu empat hingga lima bulan. Ketika unta menggunakan lemak mereka, punuk yang kosong akan mengempis layaknya balon hingga mereka makan lagi untuk “melembungkan”nya lagi.

Ketika unta dilahirkan, mereka tidak memiliki timbunan lemak tersebut dan tidak mereka juga tidak mengisinya saat mereka menyusui. Menurut Schwartz, semua bentuk energi yang didapatkan para unta kecil ini dari ibu mereka adalah untuk pertumbuhan tubuh mereka. Unta muda mulai menyapih ketika merak mencapai umur 4 sampai 6 bulan. Akan tetapi punuk mereka belum mulai terbentuk hingga mereka berumur 10 bulan hingga satu tahun. Namun, oleh karena unta harus menghadapi siklus musim, mereka perlu memiliki semacam punuk dalam tahun pertama itu dan mereka harus bertahan melewati musim kemarau pertama mereka.

Terdapat dua spesies dari unta. Yang pertama adalah unta Bactrian (Camelus bactrianus) yang hidup di bagian barata dari Cina dan Asia Tengah. Unta jenis ini memiliki dua punuk. Yang kedua adalah unta Arabian (Camelus dromedarius). Unta ini lebih umum dilihat dan hanya memiliki satu punuk. Namun menurut Schwartz, dua punuk dari unta Bactrian tidak berarti unta ini dapat berjalan lebih lama tanpa makanan dibandingkan dengan unta Arabian yang hanya memiliki satu punuk.

Banyak binatang menyimpan lemak mereka di area perut dan sekitarnya, namun unta berbeda dan menyimpan bobot mereka secara vertikal. Salah satu teori yang diajukan adalah unta memiliki perut yang keras yang mereka taruh langsung di pasir ketika duduk, dan jika terdapat lemak di perut, hal tersebut, menurut Schwartz, dapat menyulitkan unta untuk untuk merebahkan diri dengan perut di bawah. Teori lain adalah bahwa unta merupakan hewan yang tinggi dan langsing, dengan lemak disimpan dalam punuk bukannya bagian sisi perut membuat unta terkena lebih sedikit sinar matahari dan kerkena lebih sedikit panas.

Oleh karena punuk unta menyimpan makanan, dromedaries (unta berpunuk satu) membutuhkan cara lain untuk dapat menyimpan air. Sebagai contoh, Schwartz menjelaskan, unta dapat meminum hingga 30 galon (114 liter) air dalam sekali minum, dan mereka mengeluarkan kotoran yang kering guna menyimpan air, dan ginjal mereka secara efisien mengeluarkan racun dari air di dalam tubuh mereka sehingga mereka dapat menyimpan air sebanyak mungkin. Unta juga memiliki beberapa cara lain untuk yang mereka gunakan untuk menyimpan air ketika mereka akan berpergian jauh, seperti dengan “menangkap kembali” kelembapan dari setiap napas yang mereka embuskan melalui hidung.

Schwartz beranggapan bahwa kemampuan luar biasa untuk dapat beraktifitas lama dengan sedikit air mungkin yang meyebabkan keluarnya mitos bahwa jika mereka dapat bertahan hidup begitu lama tanpa air, pastilah karena unta menyimpan air di punuk mereka.

Sumber:
Disadur dari situs livescience. Materi berasal dari Live Science. Naskah pertama kali ditulis oleh Tara Santora. Note: Naskah telah mengalami penyesuaian gaya dan panjang.

Related posts

BENTARA HIKMAH
MEDIA MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA