Bantuan Berang-Berang Untuk Para Amfibi

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Di alam, sejumlah hewan saling membantu satu sama lain dan saling memberikan keuntungan. Dalam sebuah studi terbaru, ditemukan bahwa dengan adanya pemulihan berang-berang, terdapat kemungkinan keuntungnya bagi para amfibi. Hal etrsebut karena bendungan yang dibuat berang-berang ini dapat menciptakan habitat unik yang dibutuhkan oleh amfibi.

Temuan tersebut merupakan hasil penelitian yang dilaporkan oleh empat ilmuan WSU Vancouver dalam makalah yang diterbitkan di jurnal Freshwater Biology. Penelitian tersebut berlangsung di Hutan Nasional Gifford Pinchot di Pegunungan Cascade, di mana para peneliti mengidentifikasi 49 lokasi penelitian baik dengan atau tanpa bendungan berang-berang. Para peneliti menemukan bahwa dalam daerah yang dibendung oleh berang-berang memiliki kekayaan spesies amfibi sebesar 2,7 kali lebih tinggi daripada situs yang tidak dibendung.

Jenis amfibi tertentu, terutama jenis yang berkembang lebih lambat, seperti katak berkaki merah dan salamander barat laut, ditemukan hampir secara eksklusif di lokasi yang dibendung oleh berang-berang.

Jonah Piovia-Scott, asisten profesor di School of Biological Sciences dan satu penulis artikel mengatakan bahwa lahan basah yang dibendung berang-berang mendukung lebih banyak spesies amfibi yang membutuhkan waktu lama untuk berkembang di air sebagai larva sebelum mereka dapat hidup di darat sebagai amfibi dewasa.

Jumlah berang-berang dahulu kala pernah melimpah di daerah Pacific Northwest. Akan tetapi dengan adanay perburuan besar-besaran, mereka hampir punah pada abad ke-19. Namun, dalam upaya untuk memperbaiki habitat satwa liar dan mengurangi dampak iklim ekstrim, beberapa pengelola lahan merelokasi berang-berang ke tempat yang mereka tempati di masa lalu, dan jumlah berang-berang perlahan pulih, yang menurut penelitian terbaru tersebut, juga memberikan keuntungan bagi para amfibi.

Katak berkaki merah dan salamander barat laut juga merupakan spesies yang paling terancam oleh perubahan iklim, yang diperkirakan akan membawa kondisi musim panas yang lebih kering ke sungai dan lahan basah di Pegunungan Cascade. Dengan memperluas kolam yang ada dan menambah waktu sebelum mengering, bendungan berang-berang memberikan lebih banyak waktu bagi spesies tersebut untuk bereproduksi dan berkembang. Peneliti beranggapan bahwa berang-berang ini mungkin merupakan komponen kunci ketahanan ekologi terhadap perubahan iklim di ekosistem tersebut.

Sumber:
Situs sciencedaily. Materi awal berasal dari Washington State University.

Narantaka Jirnodora

Narantaka Jirnodora

Terbaru

Ikuti