Ditulis oleh 1:59 pm COVID-19

Belajar dari Covid 19, Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan

Pembelajaran kecakapan hidup merupakan bagian penting dari upaya penguatan pendidikan karakter.

Oleh: Darmiyati, M.Pd.

Saat ini secara global masyarakat dunia sedang berjuang keras melawan serangan virus mematikan yang bernama Covid 19. Di Indonesia sendiri peristiwa ini melahirkan Surat Keputusan Presiden Nomor  12 tahun 2020 tentang penetapan Bencana non Alam penyebaran Coronavirus Disease 19 sebagai Bencana Nasional. Tidak dipungkiri dampak dari bencana non alam ini secara menyeluruh mematikan sendi-sendi kehidupan utamanya perekonomian. Lebih dari itu semua termasuk bidang pendidikan pun menjadi imbas dari kekejaman Covid-19.

Dalam rangka memperingati hari Pendidikan Nasional di tahun 2020 ini Pemerintah mengangkat tema “Belajar dari Covid-19 Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan”. Sejatinya hikmah apa yang tersimpan dalam bencana Covid-19 ini yang bisa kita ambil sisi positifnya dalam upaya penguatan pendidikan di Indonesia dan juga memajukan kebudayaan? Allah SWT telah berfirman ‘Dia memberikan hikmah kepada siapa yang dia kehendaki. Barang siapa diberi hikmah, sesungguhnya dia telah diberi kebaikan yang banyak. Dan tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang mempunyai akal sehat”. (QS Al-Baqarah: 269).

Sejak serangan Covid-19 terjadi, pendidikan di Indonesia mengalami guncangan.  Pemerintah memberhentikan kegiatan pembelajaran secara tatap muka. Ujian Nasional yang telah dipersiapkan pun menjadi batal dilaksanakan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan penyebaran virus secara cepat. Namun, disisi lain pendidikan harus tetap terlaksana dan tidak bole terhenti apapun alasannya.

Oleh karenanya pemerintah mengambil langkah antisipasif dengan melakukan pembelajaran jarak jauh atau secara daring. Seketika pembelajaran melalui online diberlakukan diseluruh jenjang pendidikan dari Paud sampai Perguruan Tinggi. Pemberhentian belajar langsung di sekolah dan diganti pembelajaran jarak jauh didasarkan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 tahun 2020 tentang pelaksanaan pendidikan dalam masa darurat Covid-19.

Pembelajaran daring merupakan bagian dari pembelajaran jarak jauh yang secara khusus menggabungkan teknologi elektronika dan teknologi berbasis internet. Pembelajaran ini sebenarnya bukanlah metode pembelajaran yang baru namun saat pandemic Covid-19 metode ini menjadi populer sebagai metode yang dianggap paling efektif dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Namun bagaimanapun juga pembelajaran secara daring memerlukan persiapan dan kesiapan baik dari kemudahan akses koneksitas dan juga kesiapan dari siswa serta guru dalam melakukan penyesuaian pembelajaran.

Lahirnya metode yang dianggap baru bagi guru dan siswa ini merupakan hal yang harus cepat diantisipasi agar mereka mampu menyesuaikan diri dengan perubahan yang begitu cepat. Kehadiran metode ini, mau tidak mau menjadi tantangan baru bagi siswa, guru, dan pemerintah. Kesiapan siswa dan guru secara massal menerapkan Teknologi Informasi merupakan kekuatan baru yang dapat memajukan dunia pendidikan. Melek teknologi bagi semua lapisan siswa dan guru merupakan lompatan kemajuan yang cepat karena efek dari situasi yang memaksa harus melakukan pembelajaran jarak jauh ini. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh pemerintah (sekolah) untuk dapat terus mengembangkan inovasi pembelajaran secara digital dengan tetap memiliki sentuhan Buadaya Indonesia.

Selain itu, pembelajaran jarak jauh melalui daring ini memberikan kesempatan kepada orang tua untuk lebih mudah memantau anak-anak mereka. Pembelajaran yang dilakukan di rumah lebih dapat mendekatkan anak dengan orangtua, sehingga perkembangan psikologis dan juga perkembangan dalam pembelajaran dapat dengan mudah dipantau. Pembelajaran tentang kecakapan hidup yang diperoleh siswa melalui pembelajaran daring juga membawa efek positif bagaimana siswa khususnya dan masyarakat pada umumny mampu bertahan hidup dalam kondisi pandemik seperti ini.

Proses penyadaran secara massif melalui pendidikan kecakapan hidup tentang Covid-19 merupakan langkah strategis dalam mengkampanyekan pola hidup bersih dikalangan masyarakat utamanya para siswa yang mungkin kurang disadari selama ini. Pembelajaran kecakapan hidup merupakan bagian penting dari upaya penguatan pendidikan karakter.  Covid-19 memberikan kita pendidikan karakter utamanya tentang religius ketundukkan kita bahwa ada Tuhan semesta alam yang akan melindungi, kesabaran, optimis serta bertanggung jawab.

Layaknya sebuah mitigasi bencana, manajemen resiko, pendidikan kecakapan hidup sebagai penguatan karakter dalam masa pandemik seperti ini merupakan pembelajaran praktis dan strategis dalam membangun budaya masyarakat berkemajuan.

Akhirnya saya mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional, Semoga segala musibah segera berakhir dari Negara kita tercinta.


Covid-19 memberikan kita pendidikan karakter utamanya tentang religius ketundukkan kita bahwa ada Tuhan semesta alam yang akan melindungi, kesabaran, optimis serta bertanggung jawab.


(Visited 423 times, 1 visits today)
Tag: , , Last modified: 2 Mei 2020
Close