Ditulis oleh 10:37 am COVID-19

Belajar Menyenangkan di Tengah Wabah Covid-19

Guru yang mempunyai kemampuan penguasaan teknologi akan membuat pembelajaran online semakin hidup dan penuh variasi.

Wabah Covid 19 yang telah menyebar di hampir seluruh belahan dunia telah menyebabkan berbagai negara melakukan upaya untuk menghentikan laju persebaran Covid 19. Berbagai macam usaha dilakukan antara lain meminta kepada warganya untuk sering cuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menggunakan masker, melarang berkerumun, melarang mudik, tetap tinggal di rumah serta melakukan pola hidup bersih dan sehat. Pemerintah Indonesia juga telah menganjurkan kepada warganya untuk kerja dari rumah, belajar dari rumah dan ibadah di rumah. Salah satu sektor yang menerapkan untuk kerja dan belaar dari rumah adalah sektor pendidikan.  Sektor Pendidikan dalam upaya untuk mengurangi penyebaran Covid 19 adalah melakukan proses pembelajaran dengan model dalam jaringan atau online antara guru dan siswa.

Dalam proses pembelajaran online ini jangan sampai guru hanya memberikan tugas-tugas kepada siswa setiap hari yang akan membuat siswa menjadi bosan dalam mengikuti pembelajaran online. Pembelajaran yang menyenangkan di tengah wabah Covid 19 ini harus dilakukan oleh guru dengan harapan para siswa akan mengikuti pembelajaran online dengan senang hati. Ada berbagai hal yang harus diperhatikan oleh guru dalam melakukan pembelajaran online ini. Kompetensi guru menjadi salah satu faktor utama dalam proses pembelajaran ini. Guru yang mempunyai kemampuan penguasaan teknologi akan membuat pembelajaran online semakin hidup dan penuh variasi. Pembelajaran online ini tidak harus menyampaikan materi terus-menerus tetapi bisa dilakukan dengan meminta siswa untuk belajar membuat indografis terkait dengan Covid 19, siswa diminta untuk mengembangkan potensi diri serta melakukan analisis tentang Covid 19. Kegiatan ini akan menjadi pematik bagi siswa untuk berpikir menghadapi persoalan yang ada dalam kehidupan, siswa nantinya akan terbiasa dengan berbagai macam persoalan sehingga akan terlatih menghadapi dan menyelesaikan.

Guru yang mempunyai kemampuan penguasaan teknologi akan membuat pembelajaran online semakin hidup dan penuh variasi.

Selama kegiatan belajar dari rumah siswa bisa diberi tugas membuat produk yang berasal dari bahan bekas yang berada di rumah atau memanfaatkan barang-barang bekas yang berada di rumah menjadi barang yang bernilai produktif. Contoh kegiatan ini siswa selama di rumah diminta membuat vas bunga atau tempat pensil menggunakan barang bekas yang ada di rumah, siswa juga bisa diberi tugas menanam benih sayuran kemudian siswa diminta mengelola serta mengamati perkembangan sayuran ini tiap hari dan nanti siswa diminta membuat laporan singkat hasil dari pengamatan yang dilakukan siswa. Proses ini akan lebih bagus lagi apabila dibuat video kemudian siswa melaporkan kepada guru. Guru ketika memberikan tugas kepada siswa harus menyesuaikan dengan kemampuan dan usia siswa, hal ini perlu dilakukan supaya ketika belajar dari rumah siswa tidak merasa terbebani dengan berbagai macam tugas. Kondisi pada saat terjadinya wabah Covid 19 ini tidak boleh serta-merta seperti keadaan normal, tetapi harus menyesuaikan dengan kondisi yang ada.

Pembelajaran online yang terlalu lama akan membuat siswa menjadi jenuh sehingga ketika melakukan pembelajaran online ini harapannya jangan terlalu lama dan sering. Langkah yang variatif inilah yang menjadi titik poin supaya pembelajaran online bisa berjalan dengan baik.

Pembelajaran online dalam pelaksanaan di lapangan tentu ditemukan banyak masalah yang dihadapi walaupun saat ini sudah mencapai 97,6% sekolah menerapkan pembelajaran jarak jauh. Kita tidak bisa memukul rata bahwa kondisi siswa di Indonesia sama semuanya, mempunyai laptop semua, mempunyai gawai semua, mempunyai akses internet sama semua. Kearifan pihak sekolah dan guru dalam menerapkan pembelajaran online ini harus menjadi perhatian khusus, sehingga harapannya pembelajaran online ini tidak akan menjadi beban bagi orang tua siswa. Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan melakukan perubahan petunjuk teknis penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah dimana dana tersebut dapat digunakan untuk membeli kuota internet setidaknya akan menjadi alternatif dalam pembelajaran online di tengah wabah Covid 19 saat ini sehingga guru dan siswa akan terbantu dalam pembelajaran ini.

Hal penting yang perlu dilakukan dalam pembelajaran online dari rumah ini adalah konsep Pendidikan Karakter harus terus menjadi panglima dalam pembelajaran. Kerja sama antara pihak sekolah, guru dan orang tua harus saling seiring dan sejalan, komunikasi yang intensif harus dilakukan oleh pihak sekolah dan orang tua. Pembentukan karakter yang sudah dilaksanakan di sekolah harus terus diterapkan selama pembelajaran di rumah. Pihak sekolah harus terus memantau perkembangan siswa di rumah, sementara orang tua harus ikut membantu pihak sekolah dengan ikut mendampingi siswa selama di rumah. Nilai-nilai karakter yang diterapkan selama di rumah tidak hanya yang terkait dengan pembelajaran saja, tetapi harus menyentuh terhadap pembiasaan praktik baik selama di rumah. Siswa selama di rumah harus menerapkan nilai karakter seperti membantu pekerjaan orang tua di rumah, membersihkan rumah, mencuci, menyirami tanaman, memasak, olah raga bersama serta diskusi bersama anggota keluarga. Praktik baik serta penerapan nilai karakter merupakan hal penting dalam pembelajaran yang sesungguhnya, sehingga hal ini akan menjadi budaya bagi siswa.

Praktik baik serta penerapan nilai karakter merupakan hal penting dalam pembelajaran yang sesungguhnya, sehingga hal ini akan menjadi budaya bagi siswa.

Satu hal penting yang menjadi catatan selama belajar dari rumah ini bahwa setiap orang adalah guru dan setiap rumah adalah sekolah sebagaimana disampaikan oleh Ki Hadjar Dewantara. Konsekuensi dari ini peranan orang tua sangat penting bahkan akan menjadi sumber keberhasilan pendidikan bagi putra-putrinya. Orang tua saat ini mempunyai tanggung jawab yang besar, orang tua disamping menjadi orang tua secara biologis tetapi juga harus menjadi guru bagi putra-putrinya. Orang tua harus menjadi model, orang tua harus menjadi sumber inspirasi, orang tua harus menjadi tumpuhan dan tempat yang nyaman untuk berdiskusi bagi putra-putrinya. Orang tua yang mampu memposisikan dirinya sebagai figus keteladanan maka akan semakin membuat para siswa merasa betah dan nyaman untuk belajar dan tinggal di rumah sehingga akan mendukung proses pembelajaran dan prestasi siswa. Mari jadikan orang di rumah kita sebagai guru dan rumah kita sebagai sekolah.

(Visited 94 times, 1 visits today)
Tag: Last modified: 13 Mei 2020
Close