Ditulis oleh 10:00 am COVID-19

Bersatu Dan Berjuang Melawan Covid-19

Kita semua harus yakin, patuh, dan bersatu untuk menang dari pandemi ini.

Pada saat sekarang bangsa kita sedang dilanda dengan sebuah wabah/cobaan yang sangat ganas yaitu Covid-19. Pemerintah telah menyatakan wabah virus corona sebagai bencana nasional. Maka, harus ada upaya gotong royong, sinergi sumber daya dan strategi dari semua komponen bangsa menghadapi rasa cemas yang dirasakan masyarakat internasional dan tentu masyarakat Indonesia. Tidak hanya Indonesia sebenarnya, bahkan seluruh negara, yang dimana virus ini bukan hanya membuat masyarakat resah melainkan juga menghambat aktivitas-aktivitas keseharian manusia. Dengan adanya pandemi ini masyarakat selalu dibuat bosan, resah, kekurangan, bingung, dan putus asa.

Kita sebagai masyarakat indonesia harus bisa mendukung peraturan pemerintah dengan kita di rumah aja, kita harus menjaga jarak fisik dan tidak boleh membuat kerumunan untuk memutus rantai COVID19. Kita harus membatasi informasi tentang Covid-19 agar tidak terlalu cemas, cukup 1-2 jam perhari saja. Sumber informasi yang didapatkan harus terpercaya agar terhindar dari berita hoax tentang Covid-19, Kita harus memandang virus ini sebagai musuh bersama yang harus dihadapi bersama-sama. Saat ini tak perlu saling hujat karena hal tersebut tak ada manfaatnya dan hanya buang energi, imunitas tubuh pun berkurang.

Indonesia adalah negara yang memiliki kekayaan alam dan keanekaragaman budaya yang harus disyukuri. Sekaligus menjadi negara paling rawan terhadap bencana di dunia berdasar data yang dikeluarkan oleh badan PBB untuk Strategi Internasional Pengurangan Risiko Bencana (UN-ISDR). Tingginya posisi Indonesia ini dihitung dari jumlah manusia yang terancam risiko kehilangan nyawa ketika terjadi bencana alam, non-alam dan bencana sosial, sementara pemahaman dan kemampuan mitigasinya masih terbatas. Pemerintah pusat dan daerah telah mengeluarkan banyak kebijakan demi mencegah penyebaran Covid-19. Salah satu kebijakan yang dapat diambil adalah meliburkan sementara proses belajar-mengajar di sekolah dan universitas serta mengimbau mereka belajar di rumah,

Covid-19 bukanlah suata wabah yang dapat diatasi dengan mudah. Kita semua harus yakin, patuh, dan bersatu untuk menang dari pandemi ini. Bertepatan dengan tanggal 20 Mei (Hari Kebangkitan Nasional) ini adalah hari dimana Negara Indonesia diingatkan kembali dengan peristiwa titik balik perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan. Dari semula perlawanan lokal bersenjata menjadi perlawanan nasional-organisasional seperti berdirinya Jong Ambon, Jong Java, Jong Celebes, Jong Sumatra dan Jong Minahasa. J.juga berdiri organisasi Serikat Islam,disusul Muhammadiyah,Nahdiatul Ulama dan Partai Nasional Indonesia.

Oleh karena untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional tepatnya 20 Mei ini di kala pandemi seperti ini masih dapat kita lakukan. Merdeka dan berjuang tidak mesti harus berperang, tetapi kita harus berdoa, optimis, yakin, berusaha, dan bersatu untuk sama-sama keluar dari masalah ini. Selalu pantau perkembangan serta selalu ikuti anjuran pemerintah. Gunakan masker, selalu cuci tangan, jangan bepergian ke tempat ramai. Sementara waktu tetap berdiam di rumah. Untuk yang masih harus bekerja untuk mencari nafkah harus selalu menjaga kesehatan sekaligus kebersihan dan melindungi diri. Meskipun kita di rumah saja kita masih bisa melakukan beberapa hal yang mungkin sebelumnya jarang dilakukan. Misalnya olahraga, masak, nonton film, fokus mengerjakan tugas, banyak rebahan, melakukan segala aktivitas secara virtual, dan masih banyak lagi. Kita semua harus optimis untuk menang, kita bisa dan pasti bisa.

(Visited 36 times, 1 visits today)
Tag: Last modified: 20 Mei 2020
Close