Cara Meraih Impian Agar Gampang Jadi Kenyataan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Setiap orang punya keinginan yang sudah mengkristal menjadi impian. Dan setiap impian, harapannya pengin terkabul menjadi kenyataan.

Tiga Tingkatan Impian Berdasarkan Tingkat Kesulitan Memvisualisasikan ke Dalam Pikiran Bawah Sadar.

Setiap orang punya keinginan yang sudah mengkristal menjadi impian. Dan setiap impian, harapannya pengin terkabul menjadi kenyataan.

Agar impian pada akhirnya bisa terkabul, hendaknya diketahui metode atau cara membangun impian.

1⃣. Tingkatan I, Doa Impian kategori ringan (mudah terkabul)
Pikiran sadar dalam kondisi pasif, sedangkan pikiran bawah sadar sangat aktif.
Kondisi demikian menjadikan impian mudah menjadi kenyataan.

2⃣ Tingkatkan II, Doa Impian kategori sedang (lambat terkabul)
Antara pikiran sadar dengan bawah sadar dalam kondisi sama-sama aktif.
Setelah pikiran sadar pasif barulah “keajaiban” datang.

3⃣ Tingkatan III, Doa Impian kategori berat (sulit terkabul).
Terjadinya pertentangan antara pikiran sadar dengan pikiran bawah sadar. Misalnya, pikiran menginginkan kebaikan, tetapi perasaan masih merasakan keburukan, karena faktanya memang masih buruk.
Contoh penggunaan, misalnya untuk mengubah keadaan, misalnya masalah ekonomi atau ingin mengubah perilaku buruk seseorang, agar terjadi perubahan menjadi lebih baik.

1⃣ Praktik Doa Impian kategori RINGAN (cepat terkabul)
Yang Anda bayangkan dan rasakan di hati, bahwa keadaan sebenarnya sangat baik. Masalah yang sedang terjadi tidak dipikirkan. Jika bisa melakukan demikian, niscaya pada suatu saat akan terjadi perubahan diluar dugaan dan terjadi dengan gampang.

2⃣. Praktik Doa Impian kategori SEDANG (lambat terkabul).
Yang Anda rasakan di hati bahwa kebaikan dan keburukan keadaan sama kuatnya.
Ketika perasaan negatif Anda sudah tersingkirkan (ikhlas), Anda akan mendapati keadaan akan berubah menjadi lebih baik.

3⃣ Praktik Doa Impian kategori BERAT (lambat terkabul).
Jika perasaan negatif, terhadap keadaan masih sangat kuat, dan dalam alam perasaan Anda masih tergambar jelas keburukan keadaan, maka jangan harap terjadi perubahan. Meskipun Anda telah mengubahnya dengan berbagai macam cara, hasilnya akan sia-sia.

Kalau ingin mengubah keadaan supaya sesuai dengan keinginan, seharusnya lebih dulu mengubah perasaan Anda.

Selamat meluruskan cara membangun dan meraih impian.

Salam Sasyuik

Hamka Suyana

Hamka Suyana

Motivator Dengan Manajemen Sasyuik.

Terbaru

Ikuti