20.4 C
Yogyakarta
25 Juli 2021
BENTARA HIKMAH
COVID-19

Covid 19 dan Kepedulian Sosial

Oleh: Dr. Hj. Sri Panca Setyawati, M.Pd.

“Barang siapa yang melepaskan seorang Mu’min dari satu kesulitan dari kesulitan-kesulitan dunia, niscaya Allah melepaskannya dari kesulitan-kesulitan hari kiamat”

HR Abu Hurairah

Pandemi Covid-19 merupakan musibah yang sedang melanda seluruh dunia. Ada sebagian yang menganggap wabah dan sebagian yang lain menganggap adzab. Namun, apabila kita mau berpikir dan merenung, ternyata banyak juga hikmah yang ada dibaliknya. Jika sampai detik ini kita masih diberi karunia oleh Allah berupa: nafas, kehidupan, dan kesehatan, bukankah itu merupakan wujud kasih sayang Allah pada kita? Dengan hidup dan sehat, Allah memberi kesempatan pada kita untuk: bertaubat, bersyukur, dan beramal sholeh. Sudahkah kita memanfaatkan kesempatan tersebut?

Salah satu kesempatan beramal sholeh yang bisa kita lakukan adalah: mengimplementasikan kepedulian sosial. Kepedulian sosial adalah sikap yang berhubungan dengan kemanusiaan pada umumnya, perasaan bertanggung jawab terhadap kesulitan yang dihadapi oleh orang lain.

Dalam Islam,  kepedulian sosial merupakan pengejawantahan akhlak dan bagian dari ketakwaan seorang Muslim yang bersifat universal dan bisa dilakukan baik secara konvensional maupun melalui media daring serta tidak hanya berfokus pada urusan material. Perilaku ini termasuk dalam Fadhail al A’mal dalam bidang mu’amalah, sehingga memiliki nilai ibadah.

Banyak bentuk kepedulian sosial yang bisa kita lakukan pada masa pandemi Covid-19 ini, antara lain dalam bentuk material (pemberian bantuan APD, sembako, biaya, dsb. pada masyarakat maupun pada tenaga medis). Bisa juga dalam bentuk non material, antara lain: memberi motivasi, semangat pada penderita maupun tenaga medis, tidak memberikan stigma negatif, mengucilkan, apalagi menolak pemakaman korban. Bahkan dengan mematuhi aturan pemerintah untuk melakukan social/physical distancing, diam di rumah, dan memakai masker, berarti kita tidak sekedar peduli demi kebaikan dan kepentingan diri kita pribadi, namun kita juga sudah peduli demi kebaikan dan kepentingan orang lain. Dengan melakukan social/physical distancing, diam di rumah, dan memakai masker, akan membuat orang lain merasa aman dan nyaman. Inilah wujud kepedulian sosial yang sangat nyata dan sangat mudah untuk dilakukan.

Kepedulian sosial dalam Islam harus dimaknai seluas-luasnya, tidak boleh hanya berhenti pada satu golongan, karena memang sesungguhnya Allah menurunkan agama Islam ke bumi sebagai rahmat semesta alam. Semoga kita menjadi bagian dari orang-orang yang mendapat pertolongan Allah, baik di dunia maupun di akhirat. Amiin ya rabbal ‘aalamiin.

Penulis: Dosen Universitas Nusantara PGRI Kediri


Kepedulian sosial dalam Islam harus dimaknai seluas-luasnya, tidak boleh hanya berhenti pada satu golongan, karena memang sesungguhnya Allah menurunkan agama Islam ke bumi sebagai rahmat semesta alam.


Related posts

BENTARA HIKMAH
MEDIA MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA