18.1 C
Yogyakarta
22 November 2021
BENTARA HIKMAH
KABAR

CTPS DAY

Wush… wush… wush… angin kencang meniup flyer-flyer yang dibagikan oleh petugas dinas kesehatan. CHIITTT…. reflek aku mengerem sepeda, setelah sebuah flyer menabrak wajahku. Terbaca tulisan besar “CTPS DAY” di flyer itu dan di bawahnya terdapat tanggal 15 Oktober 2020. Aku penasaran apa itu CTPS, tanpa ragu aku pun bertanya pada salah satu petugas yang membagikan flyer.

“CTPS itu singkatan dari C- Cuci T- Tangan P- Pakai S- Sabun” jelas bapak petugas. “Oh begitu, terima kasih pak”. “Apa adik mau ikut acara CTPS day ini?” tanya bapak petugas. “Hmm…. belum tahu pak, saya baru mengetahui istilah CTPS dari flyer yang bapak bagikan. “Nama adik siapa?” ” Clarisa….” jawabku sopan. “Baiklah, kalau Clarisa ingin mengikuti acara ini silakan daftar ke nomer WA ini, dan jangan lupa ajak teman-temannya. Segera ya kalau mau daftar, karena peserta dibatasi.”

Setelah bapak tadi pergi, kubaca flyer dengan seksama. Di situ tertulis rangkaian acara CTPS day pada 15 Oktober 2020. Ada praktek CTPS dengan benar, pengumpulan donasi perlengkapan CTPS dan juga mendengarkan cerita tentang hidup sehat dengan CTPS. “Hmm……” aku tiba- tiba ingat perkataan Flora minggu kemarin. Ia bilang kalau sedang sibuk mengecat galon bekas yang akan disumbangkan untuk tempat cuci tangan. “Aah jangan-jangan Flora mau ikut kegiatan donasi ini”. Aku langsung mengayuh sepeda menuju rumah Flora.

Sesampainya di rumah Flora, aku kaget. Di pekaragan rumah Flora ada beberapa tempat cuci tangan (wastafel yang terbuat dari ember dan galon bekas). Seketika itu juga Flora memanggilku.

“Hai Clarisa… ada apa kamu ke sini?” tanya Flora. “Hmm…. nggak apa-apa siih, cuma mau mengajak kamu ke acara CTPS DAY”. “Hah kamu tahu juga acara itu” “Alhamdulillah iya Clarisa, aku mau ikut. Makanya aku menyiapkan galon-galon ini untuk aku donasikan di acara CTPS day”.

“Oh ternyata malah kamu sudah tahu infonya lebih dulu” kataku sambil tersenyum. “Siapa yang mengerjakan ini semua?” tanyaku. “Tadi ada Disya, Fira, Anya dan Aca yang membantuku. Namun mereka sudah pulang” jelasnya. “Kamu juga bisa mendonasikan sabun handmade yang sering kamu buat Clarisa”, ucap Flora. “Siap Flora, setelah ini aku akan membuat sabun handmade lidah buaya”

Setelah berdiskusi sejenak, Flora mengambil handphone untuk mendaftar acara CTPS DAY. Tak lupa aku, Aca, Disya, Fira dan Anya juga didaftarkan. Setelah semua selesai aku pamit pulang dan bersiap membuat sabun.

“Hai Flora, Aca, Disya, Fira, Anya. Apa kalian sudah siap mengikuti acara?” kataku. “Ya siap dong….” jawab mereka kompak. “Para peserta yang sebagian besar anak-anak sudah siap mengikuti acara yang di gelar di taman kota. Beberapa galon dan sabun yang kami buat, kami serahkan kepada panitia acara. Mereka sangat berterima kasih dan malah ada yang ingin belajar membuat sabun handmade”.

“Jangan lupa untuk selalu memakai masker dengan benar dan jaga jarak.” kata pembawa acara beberapa kali mengingatkan protokol kesehatan tersebut kepada para peserta. “Teman-teman, ayo kita cari tempat duduk” ajakku. “Bagaimana kalau di sini?” kata Aca sambil menunjuk deretan kursi yang ada di nomor 3 dari depan. “Baiklah ayo” kataku.

Sepuluh menit kemudian acara dimulai. Setelah ada beberapa sambutan, dan juga dongeng tibalah pada acara gerakan CTPS. Dari penjelasan yang disampaikan, kami baru mengerti bahwa tanggal 15 Oktober adalah CTPS day sedunia. Betapa pentingnya mencuci tangan hingga perlu diperingati di seluruh dunia.

CTPS adalah hal yang sangat penting dilakukan. Apalagi sekarang, dimasa pandemi ini kita harus lebih sering cuci tangan pakai sabun, sabunnya pun lebih baik jika sabun antiseptik. Supaya tangan terbebas dari beragam virus dan bakteri. Pengisi acara memberikan contoh detail langkah-langkah cuci tangan pakai sabun yang disampaikan dengan riang gembira. Seluruh peserta mengikuti dengan antusias.

“Ok sekarang mari kita mulai langkah langkah mencuci tangan yang benar ……

  1. basuh tangan dengan air mengalir.
  2. sabun tangan mulai dari telapak tangan hingga punggung tangan.
  3. sabun sela sela jari dari sisi depan dan belakang.
  4. sabun ibu jari kanan dan kiri.
  5. sabun pergelangan tangan.
  6. bilas dengan air yang mengalir sampai bersih.

Kalian sudah tau kaaan?? “Yuk kita praktikkan di depan” ajak pembawa acara. “Ayooooo” jawab peserta kompak. “Dimulai dari yang baris pertama dan seterusnya ya. Dan satu lagi, jangan lupa antrinya jaga jarak 1 meter” kata pembawa acara mengingatkan. Kami pun maju satu persatu, praktek CTPS dengan benar.

Senang sekali rasanya bisa mengikuti acara seperti ini. Kami jadi tahu banyak hal tentang kebiasaan hidup bersih yang harus dilaksanakan. Kami berjanji akan terus melakukan kebiasaan hidup bersih, diantaranya cuci tangan pakai sabun selama kurang lebih 20 detik. Dan sebagai orang Islam aku tahu bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman.

Related posts

BENTARA HIKMAH
MEDIA MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA