Dapatkah Yoga Mengurangi Kegelisahan?

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Dalam jangka pendek ada nilai yang signifikan bagi orang dengan gangguan kegelisahan umum untuk mencoba apakah yoga berhasil untuk mereka.

Seringkah anda mengalami kegelisahan serta kegelisahan yang berlebihan. Dalam sebuah studi, melakukan yoga dinilai dapat memperbaiki gejala gangguan kegelisahan, dan mengatakan bahwa praktik kegiatan populer tersebut mungkin membantu dalam mengobati kegelisahan pada beberapa orang.

Studi ini yang dipimpin oleh peneliti dari NYU Grossman School of Medicine, menemukan bahwa yoga tergolong lebih efektif secara signifikan untuk gangguan kegelisahan umum ketimbang pendidikan standar tentang manajemen stress. Namun tidak cukup efektif sebagai terapi perilaku kognitif (CBT) yang merupakan bentuk standar dari terapi bicara terstruktur yang membantu pasien mengidentifikasi pemikiran negatif untuk respons yang lebih baik terhadap tantangan.

Menurut Naomi M. Simon, MD, seorang profesor di Departemen Psikiatri di NYU Langone Health, gangguan kegelisahan umum adalah kondisi yang sangat umum. Namun banyak yang tidak mau atau tidak dapat mengakses perawatan berbasis bukti. Penemuan tersebut menunjukkan bahwa yoga, yang aman dan tersedia secara luas, dapat memperbaiki gejala bagi beberapa orang dengan gangguan ini dan bisa menjadi alat yang berharga dalam rencana pengobatan secara keseluruhan.

Untuk studi tersebut, sebanyak relawan 226 pria dan wanita dengan gangguan kegelisahan umum digunakan dan secara acak dibagi menjadi tiga kelompok – dalam CBT, Kundalini yoga, atau pendidikan manajemen stres, sebuah teknik kontrol standar.

Setelah tiga bulan, pada kelompok CBT dan yoga terlihat jauh lebih efektif untuk mengatasi kegelisahan ketimbang manajemen stres. Secara lebih spesifik, 54 persen dari yang berlatih yoga memenuhi kriteria untuk perubahan yang bermakna dibandingkan dengan 33 persen pada kelompok pendidikan manajemen stres. Dari mereka yang diobati dengan CBT, 71 persen telah memenuhi kriteria perbaikan.

Namun, setelah enam bulan masa tindak lanjut, respons kelompok CBT tetap secara signifikan lebih baik daripada pendidikan stres (terapi kontrol), sementara yoga tidak lagi lebih baik secara signifikan. Hal inimenunjukkan bahwa CBT mungkin memiliki efek pengurangan kegelisahan yang lebih kuat serta bertahan lama.

Detail dari Studi

Studi ini melibatkan protokol berbasis bukti untuk pengobatan CBT terhadap gangguan kegelisahan umum, yang didalamnya termasuk psikoedukasi, intervensi kognitif (berfokus pada mengidentifikasi dan mengadaptasi pikiran dan kegelisahan maladaptif), dan teknik relaksasi otot.

Yoga Kundalini meliputi postur fisik, teknik pernapasan, latihan relaksasi, teori yoga, dan latihan meditasi/kesadaran.

Kelompok kontrol pendidikan manajemen stres menerima ceramah tentang efek fisiologis, psikologis dan medis dari stres, serta efek antianxiety dari perilaku gaya hidup, seperti mengurangi alkohol dan merokok, dan pentingnya olahraga dan diet sehat. Pekerjaan rumah terdiri dari mendengarkan materi edukasi tentang stres, nutrisi, dan gaya hidup.

Setiap teknik pengobatan diberikan dalam kelompok beranggotakan tiga sampai enam partisipan, dengan waktu yang diberikan berupa dua jam sesi mingguan selama 12 minggu dengan 20 menit pekerjaan rumah harian.

Dapatkah Yoga Membantu Mengobati Kegelisahan?

Menurut para peneliti, gangguan kegelisahan umum adalah kondisi yang umum, mengganggu, dan merupakan sesuatu yang tidak diobati, yang mempengaruhi banyak orang. Walaupun kebanyakan orang merasa cemas dari waktu ke waktu, kegelisahan dianggap menjadi sebuah gangguan bila terjadi secara berlebihan dan mengganggu kehidupan sehari-hari.

CBT dianggap sebagai pengobatan lini pertama dengan standar yang tinggi. Obat-obatan, termasuk antidepresan dan kadang-kadang benzodiazepin, juga dapat digunakan. Namun, tidak semua orang bersedia minum obat yang dapat memiliki efek samping yang merugikan dan ada banyak tantangan dalam mengakses CBT, termasuk kurangnya akses ke individu-individu terlatih serta daftar tunggu yang lama untuk bertemu.

Dr. Simon mengatakan bahwa banyak orang sudah mencari cara-cara lain atau alternatif, termasuk yoga, untuk mengatasi kegelisahan. Studi ini menunjukkan bahwa setidaknya dalam jangka pendek ada nilai yang signifikan bagi orang dengan gangguan kegelisahan umum untuk mencoba apakah yoga berhasil untuk mereka. Yoga dapat diterima dengan baik, mudah diakses, dan memiliki sejumlah manfaat kesehatan.

Menurut Dr. Simon, penelitian di masa depan harus bertujuan untuk memahami siapa yang paling mungkin mendapat manfaat dari yoga untuk gangguan kegelisahan umum guna membantu penyedia menyesuaikan rekomendasi pengobatan dengan lebih baik.

Para peneliti membutuhkan lebih banyak pilihan untuk mengatasi kegelisahan karena orang yang berbeda akan menanggapi intervensi yang berbeda, dan memiliki lebih banyak pilihan dapat membantu mengatasi hambatan dalam perawatan. Memiliki berbagai perawatan yang efektif dapat meningkatkan kemungkinan orang dengan kegelisahan akan bersedia untuk terlibat dalam perawatan berbasis bukti. (Disadur dari situs sciencedaily)

Narantaka Jirnodora

Narantaka Jirnodora

Terbaru

Ikuti