26.9 C
Yogyakarta
23 Oktober 2021
BENTARA HIKMAH
KABAR

Di Balik Kesusahan Pasti Ada Kemudahan

Virus corona yang mewabah di Indonesia membuat masyarakat jadi lebih waspada dalam menjaga kesehatan. Tak bisa dipungkiri banyak dampak yang ditimbulkan dari wabah Covid-19 diantaranya korban positif Covid-19 yang semakin bertambah dan banyak diantara mereka yang meninggal dunia. Bahkan tenaga medis sebagai garda depan penanganan covid-19 turut gugur saat bertugas menangani pasien positif virus corona. Dampak Covid-19 yang paling terasa bukan hanya berdampak kepada kesehatan tetapi kondisi perekonomian di Indonesia yang menurun drastis.

Tidak adanya pengunjung akibat himbauan dari pemerintah untuk melakukan penerapan PSBB di sejumlah daerah membuat beberapa perusahaan terpaksa menutup bisnisnya dikarenakan perusahaan mengalami penurunan pendapatan. Hal tersebut menyebabkan banyak karyawan yang harus di PHK dan terpaksa di rumahkan. Sehingga peran pemerintah sangat dibutuhkan masyarakat agar supaya meringankan beban mereka dengan memberikan bantuan sosial, subsidi listrik, dan memberikan kelonggaran pembayaran pajak.

Meluasnya wabah virus corona juga berdampak pada meningkatnya kebutuhan bahan pokok masyarakat. Sementara itu adanya kekhawatiran masyarakat kehabisan bahan pangan hingga harga naik di tengah pandemi virus corona. Perlunya peran petani sebagai garda terdepan menghadapi Covid-19 karena keberadaannya yang menentukan kestabilan pangan seluruh masyarakat. Untuk itu, seharusnya petani juga mendapatkan perhatian yang lebih dari pemerintah agar proses produksi tetap berjalan. Dengan begitu kita berharap jika petani selama pandemi virus corona mampu menjaga bahan pokok masyarakat agar tetap tersedia.

Tentunya dari berbagai dampak akibat Covid-19 tersebut membuat rasa kecemasan yang tinggi terhadap masyarakat. Meskipun begitu bukan berarti kondisi ini bisa membuat kita jadi patah semangat. Justru kita harus bangkit dari keterpurukan dan tetap semangat mengerjakan hal-hal positif. Dengan demikian, kita telah membantu mental diri kita sendiri untuk tetap kuat dan optimis bahwa wabah corona akan segera berlalu.

Beberapa upaya yang bisa kita lakukan untuk memutuskan rantai penularan Covid-19 diantaranya membentengi diri dengan menerapkan gaya hidup sehat seperti menjaga imunitas tubuh, rajin mencuci tangan, upayakan menggunakan masker saat berpergian, olahraga yang cukup, pembatasan aktivitas di luar rumah dan menghindari kerumunan. Meski demikian alangkah baiknya jika segala upaya juga dibarengi dengan doa karena dengan doa dibalik kesusahan pasti ada kemudahan.

Dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2020 mari kita bergotong-royong dan saling bekerjasama menghadapi Covid-19. Jangan mudah terprovokasi dan selalu ikuti arahan dari pemerintah. Perlunya menumbuhkan rasa persatuan sebagai cerminan Hari Kebangkitan Nasional dengan sikap tolong menolong antar sesama terutama yang paling terdampak Covid-19 dan memberi dukungan tenaga medis atas perjuangannya melawan Covid-19. Jika segala upaya untuk memutus rantai penularan Covid-19 ditaati oleh seluruh masyarakat maka secepat mungkin Indonesia terbebas dari pandemi virus corona. Hal tersebut diperkuat dengan bertambahnya jumlah pasien sembuh yang semakin meningkat.

Untuk itu, masyarakat harus mentaati segala peraturan yang telah dibuat pemerintah dengan melakukan social distancing dan physical distancing disertai proses belajar, bekerja, dan beribadah di rumah. Dengan harapan bahwa setelah pandemi virus corona ini segala aktivitas akan kembali seperti semula.

Related posts

BENTARA HIKMAH
MEDIA MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA