Ditulis oleh 1:45 pm COVID-19

Ekonomi Global

Dalam hal wabah, perhatian yang menonjol, makin terlihat bukan pada korban yang terus berjatuhan, tetapi pada akibat ekonomi yang bakal ditimbulkan.

Lembaga-lembaga ekonomi dunia sahut-menyahut membunyikan lonceng tanda bahaya. Yang dimaksud tidak lain dari ancaman resesi ekonomi dunia, yang digambarkan lebih buruk sejak depresi besar tahun 1930an.

Titik-titik pemeriksaan kondisi ekonomi global tentu saja pertumbuhan ekonomi dan situasi di pasar saham. Mata uang saling berkejaran, demikian pula dengan harga minyak, emas dan beberapa komoditas utama.

Pasar memang terganggu dengan adanya wabah. Beberapa negara membuat keputusan drastis. Bahkan tidak jarang mengorbankan demokrasi, atas nama krisis kesehatan. Atau memang demokrasi tengah ditantang untuk menemukan format baru, sehingga dalam krisis dapat tetap eksis, sehingga suara rakyat tetap menjadi dasar pertimbangan politik.

Apa yang jarang terdengar adalah keadaan hidup rakyat, yang digunakan sebagai pertimbangan pokok dalam menimbang keadaan. Sebabnya mungkin karena angka-angka pertumbuhan ekonomi telah dianggap mewakili hidup warga. Jika pertumbuhan naik, atau membaik, maka dikatakan pasti akan membuka jalan bagi pembukaan lapangan kerja dan perbaikan kesejahteraan rakyat.

Nilai perdagangan yang membaik, yang memberikan keuntungan besar, dinyatakan sebagai syarat dari distribusi kekayaan. Pemerataan dengan demikian bergantung pada tingkat pertumbuhan dan bukan sebaliknya. Atau mungkinkah berjalan seiring? Belum tampak ada debat serius di kalangan akademisi.

Dalam hal wabah, perhatian yang menonjol, makin terlihat bukan pada korban yang terus berjatuhan, tetapi pada akibat ekonomi yang bakal ditimbulkan. Kalau pun ada desakan agar dilakukan langkah penanganan wabah secara lebih cepat dan komprehensif, maka dasar pokoknya adalah kebutuhan untuk segera melakukan pemulihan ekonomi global, bukan pertama-tama dan terutama untuk menekan jumlah korban yang jatuh.

Apa yang jarang terdengar adalah keadaan hidup rakyat, yang digunakan sebagai pertimbangan pokok dalam menimbang keadaan.

Gejala ini nampak jelas, terutama jika dibandingkan dengan langkah yang diambil atau langkah yang akan diusahakan diambil untuk memastikan gerak ekonomi. Pernah terdengar bahwa apapun akan dilakukan, jika gerak ekonomi ada yang menghambat. Segala perijinan akan disingkirkan, demi kemudahan berusaha, tentu demi pertumbuhan ekonomi global.

Hal yang penting dan jarang mendapatkan perhatian adalah munculnya tindakan yang tidak sejalan dengan kepentingan tersebut. Yakni tindakan yang mengutamakan kepentingan nasional. Terhadap pihak yang mengedepankan kepentingan nasional, tentu akan menghadapi gerak ekonomi global. Paling tidak akan mendapatkan stempel sebagai pihak yang tidak mengenal atau bahkan anti demokrasi.

Kini, ekonomi global dengan seluruh instrumen yang dimilikinya, tengah menghadapi apa yang dilukiskannya sebagai dampak dari wabah. Belum ada tanda ditemukannya cara yang tepat untuk menyelamatkan ekonomi global.

Sementara itu, krisis kesehatan global juga belum menunjukkan tanda akan berhenti, atau setidaknya diketahui cara menghentikan. Upaya pengendalian penyebaran yang dilakukan di hampir semua negara, dengan metode masing-masing, masih menampakkan hasil yang signifikan. Ada beberapa negara yang mulai memperlihatkan kurva perbaikan. Namun tidak untuk skala global.

Pertanyaan besarnya adalah apakah upaya mengatasi krisis ekonomi global dapat dijalankan sebagai strategi yang terpisah dengan upaya mengatasi krisis kesehatan global? Jika memang ada metode yang mampu berjalan secara terpisah, apakah metode yang dimaksud? Apabila tidak ada, dan penyelamatan ekonomi global harus seiring dengan upaya mengatasi krisis kesehatan global, maka apakah hal itu tidak membawa pengaruh pada struktur ekonomi global?

Situasi ekonomi global yang digambarkan, sebenarnya menunjukkan bahwa struktur ekonomi tidak siap menghadapi tekanan eksternal yang tidak terduga yakni kesehatan. Apakah ini disebabkan oleh orientasi ekonomi global yang terlalu ke dalam? Atau memang tidak ada plan, kecuali upaya mendorong tinggi pertumbuhan ekonomi global. Situasi kesehatan global mungkin tidak menjadi bagian dari aspek pokok yang harus mendapatkan perhatian.

Debat yang berkembang di tengah publik tentang langkah menjaga ritme ekonomi dan langkah cepat mengatasi krisis kesehatan, merupakan cermin bahwa memang masalah kesehatan tidak menjadi perhatian. Dan karena itu kehadirannya, dianggap sebagai pengganggu gerak pertumbuhan ekonomi.

Tentu kehadiran krisis kesehatan bukan hal yang diinginkan. Soalnya bukan pada krisis kesehatan itu sendiri, tetapi pada korban yang diambilnya. Upaya mengatasi krisis kesehatan merupakan cara jelas menyelamatkan manusia dan kehidupannya. Mengabaikan pentingnya kesegeraan dalam mengatasi krisis kesehatan, dan terus melakukan interupsi terhadap langkah kesehatan, merupakan cermin kongkrit dari kuatnya pandangan ekonomi global.

Apakah hal ini merupakan gambaran dari kekhawatiran agar struktur ekonomi global tidak berubah paska krisis kesehatan global? Atau ada cara lain yang dapat menjelaskan dan sekaligus dapat memperkuat langkah segera mengatasi krisis kesehatan global. Semoga wabah segera berlalu.

(t.red)


Debat yang berkembang di tengah publik tentang langkah menjaga ritme ekonomi dan langkah cepat mengatasi krisis kesehatan, merupakan cermin bahwa memang masalah kesehatan tidak menjadi perhatian.


(Visited 23 times, 1 visits today)
Tag: Last modified: 16 April 2020
Close