Hartamu yang Sesungguhnya

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Harta merupakan ujian besar dari Allah SWT

SEKARANG ini, banyak manusia kaya secara materi, TETAPI MISKIN JIWA.

Banyak orang secara materi berkekurangan, TETAPI HIDUPNYA TENTRAM DAN BAHAGIA.

Oleh karena itu, sesungguhnya patokan KEBAHAGIAAN HIDUP itu bukanlah pada kekayaan materi, melainkan pada HATI dan SIKAP dalam memaknai kehidupan ini.

Selain itu, HARTA merupakan ujian besar dari Allah SWT.

Umumnya, orang beranggapan HARTA adalah karunia besar dari Allah SWT.

Padahal, sesungguhnya harta merupakan ”BARA API” ujian manusia dalam kehidupan ini.

Oleh karena itu, pada saat hidup dibelit kesulitan materi, kita harus tetap ingat Allah dan YAKIN bahwa Allah Maha Mengetahui yang terbaik untuk kita.

Akan tetapi, ada juga beberapa hikmah kehidupan yang tidak atau BELUM MAMPU dijangkau nalar pikiran manusia.

Berdasarkan hal tersebut, Allah SWT, memerintahkan manusia untuk SABAR dan TAWAKAL saat menghadapi permasalahan hidup.

Allah SWT berjanji bahwa; dalam setiap KESULITAN pasti ada kemudahan, dalam setiap KESEMPITAN pasti ada kelapangan.

Ada banyak ungkapan Rasulullah saw. Perihal KEUTAMAAN NIKMAT MISKIN dalam kehidupan ini, diantaranya sebagai berikut:

Abdullah bin Syikhir meriwayatkan, ”Ketika aku bertandang ke kediaman Rasulullah saw., kala itu beliau sedang melantunkan ayat Al Qur’an, Bermegah-megahan telah melalaikan kamu (Q.S. At Takatsur : 1)

Rasulullah lantas berujar, Anak cucu Adam selalu berkata, ‘HARTAKU, HARTAKU, HARTAKU.’

Padahal, TAHUKAH kalian wahai anak cucu Adam, HARTAMU ialah apa yang kamu makan, lalu habis atau apa yang kamu kenakan, lalu rusak.

Hanya HARTA yang kamu belanjakan di jalan Allah (SEDEKAHKAN) itulah yang menyertaimu.”
(HR. Muslim)

Semoga Bermanfaat

H. Moch. Basuki

H. Moch. Basuki

Wiraswasta

Terbaru

Ikuti