Ditulis oleh 11:51 am KALAM

“Hati Yang Tersisa di Akhir Ramadhan !”

“Dia itu Siapa, …?”
“DIA-lah Tuhan Sang Maha Pencipta.
DIA-lah Yang Maha Kuasa, Maha Kasih
Atas Segala Sesuatu Yang Sudah, Yang Belum, Yang Sedang dan Yang Akan Terjadi.

Jika ada yang membenci, ada yang memusuhi, ada yang mencaci maki,
Aku tidak akan Balik Mencaci-maki dia, memusuhi dia
Bahkan aku tak akan membencinya.
Aku Tidak harus Memusuhinya,
Tidak Pula akan Membalas mencaci makinya
aku juga Tidak Berpikir akan Membalas Hujatannya…”

Jika ada orang bertanya, “mengapa bisa demikian memperlakukannya, …?”
Karena Pikiran serta Hatiku Tidak Terfokus pada siap dia
Siapa yang senang Mencaci-maki pada ku,
Siapa yang suka Memusuhi diriku,
Siapa yang selalu Membenci dirikudan
Siapa yang gemar Menghujat ku.

Orang tak pernah tahu bahwa Pikiran dan Hati ku hanya Terfokus pada…,,
Aku tak peduli tentang siapa
KarenaSiapa yang Menggerakkan Lidah nya Sehingga pandai Mencaci-maki aku,
Sebab Siapa yang Menggerakkan Jiwa nya Sehingga Memusuhi aku,
Siapa yang Menggerakkan Hati nya Sehingga Membenci aku
Siapa yang Menggerakkan Pikiran nya Sehingga membuat Mulut nya Menghujat aku…”

“Dia itu Siapa, …?”
“DIA-lah Tuhan Sang Maha Pencipta.
DIA-lah Yang Maha Kuasa, Maha Kasih
Atas Segala Sesuatu Yang Sudah, Yang Belum, Yang Sedang dan Yang Akan Terjadi.
Sehingga aku Beranggapan, Sebenarnya Cacian, Kebencian, Permusuhan dan Hujatan itu Sengaja Dihadirkan Tuhan Agar jiwaku Menjadi Kuat Melewati Rintangan

Sujudku pada Mu

Ruteng NTT

(Visited 45 times, 1 visits today)
Tag: , Last modified: 21 Mei 2020
Close