23.1 C
Yogyakarta
23 Oktober 2021
BENTARA HIKMAH
KABAR

Hidroponik, Solusi Lahan Sempit

Di era sekarang ini lahan-lahan pertanian sangatlah minim. Sudah teralihfungsikan menjadi perumhan-perumahan dan pabrik. Pertanian sistim hidroponik adalah salah satu sistem pertanian yang dapat kita terapkan di lahan sempit atau di pekarangan rumah.

Hidroponik (hydroponics) merupakan cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya. Dalam berbagai literatur, metodologi hidroponik telah dimulai ribuan tahun yang lalu. Ada taman gantung di Babilon dan taman terapung di Cina yang merupakan inspirasi dari hidroponik. Di Mesir, India, dan Cina, juga ditemukan metode yang serupa.

Manusia purba sudah kerap menggunakan larutan pupuk organik untuk memupuk semangka, mentimun, dan sayuran lainnya dalam bedengan pasir di tepi sungai. Cara bertanam seperti ini kemudian disebut river bed cuultivation. Ketika para ahli menggunakan nutrien khusus untuk pengganti media tanam, disebutlah nutri culture. Setelah itu, bermunculan istilah water culture, solution culture dan gravel bed culture berdasarkan media tanam alternatif yang digunakan tanpa menggunakan tanah.

Terakhir pada tahun 1936 istilah hidroponik lahir. Istilah ini diberikan untuk hasil dari Dr. WF. Gericke, seorang agronomis dari Universitas California, USA, berupa tanaman tomat setinggi 3 meter yang penuh buah dan ditanam dalam bak berisi mineral hasil uji cobanya.

Sejak itu, hidroponik digunakan untuk menyebut segala aktivitas bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai tempat tumbuhnya. Hidroponik tidak lagi cuma ada di laboratorium. Sekarang hidroponik menjadi teknik yang sederhana dan dapat diterapkan oleh siapa saja termasuk ibu rumah tangga yang memanfaatkan pekarangan rumah.

Dan berikut adalah manfaat dari sistim pertanian hidroponik :

  • Penggunaan air menjadi lebih efisien. Kita jadi tidak perlu menyiram tanaman dengan air seperti yang dilakukan pada metode pertanian menggunakan tanah.
  • Tanaman tumbuh menjadi lebih cepat. Hal ini dikarenakan tanaman menjadi lebih cepat karena nutrisi yang diserap berbentuk cairan, tidak padat seperti tanah.
  • Tidak membutuhkan media tanah sebagai media utamanya membuat bercocok tanam hidroponik lebih bersih.
  • Tidak memerlukan banyak tenaga kerja tambahan karena hidroponik hanya memerlukan sedikit tenaga untuk merawatnya sehingga menghemat biaya.
  • Hasil panen yang dihasilkan bisa lebih banyak.
  • Proses memanen hasil yang lebih mudah.
  • Dengan menggunakan metode bercocok tanam hidroponik, maka kita tidak memerlukan lahan yang sangat luas karena metode ini tanaman bisa disusun.

Related posts

BENTARA HIKMAH
MEDIA MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA