Ditulis oleh 8:52 am KALAM

Hidup Bersama Masyarakat

Baik buruknya tetangga pada kita tergantung perlakuan kita kepada mereka.

A. Hubungan Baik dengan Tetangga

  • Rasul: Bila beli rumah / tanah pertimbangkan siapa nanti yang jadi tetangganya
  • Baik buruknya tetangga pada kita tergantung perlakuan kita kepada mereka
  • Pembagian hak dalam bertetangga:
    – tetangga dengan 1 hak (tetangga): mereka yang bukan famili dan bukan seagama.
    – tetangga dengan 2 hak (tetangga & seagama): tetangga yang seagama.
    – tetangga dengan 3 hak (tetangga, seagama & famili): tetangga famili yang seagama.
  • Banyak Hadits memuat pentingnya hubungan yang baik dengan tetangga

1. Bentuk Hubungan yang Baik dengan Tetangga

  • Tidak mengganggu dan tidak menyusahkan
  • Secara aktif berbuat baik seperti: memberi salam, bertegur sapa dan memberi pertolongan
  • Hadits Rasul:
    – jenguklah ketika sakit
    – mengiringi jenazahnya bila meninggal
    – pinjami sesuatu bila butuh
    – beri pakaian bila tak punya
    – ucapkan slamat bila berhasil
    – ta’zialah bila kena musibah
    – jangan tinggikan bangunan agar sama dapat angin dan cahaya
    – jangan ganggu dengan bau masakan: berilah
    – jangan biarkan tetangga kelaparan

2. Kewajiban Sesama Muslim

  • Menjawab salam
  • Mengunjungi orang sakit
  • Mengiring jenazahnya
  • Mengabulkan undangannya
  • Mendoakan orang bersin

B. Hubungan Baik dengan Masyarakat

1. Ukhuwah Islamiyah

  • Ukhuwah Islamiyah = persaudaraan antar sesama muslim karen ikatan iman yang sama.
  • Menegakkan dan membina Ukhuwah:
    – Ta’aruf = saling mengenal fisik , latar be-lakang, ideologi, cita-cita dan permasa-lahannya
    – Tafahum = saling memahami kekurangan dan kelebihan; untuk hindari salah paham
    – Ta’awun = saling tolong menolong
    – Takaful = saling beri jaminan, sehingga terwujud rasa aman

2. Toleransi Agama

  • Tidak ikuti acara keagamaannya
  • Tidak lakukan jenazah scr Islam
  • Tidak mendoakan dapat rahmat & berkah; tapi boleh doakan agar dapat hidayah
  • Tidak ucapkan atau menjawab salam

C. Pergaulan Muda Mudi

1. Masalah salam

  • Ucapkan salam bila bertemu dan bertamu
  • Minimal “assalamu’alaikum”
  • Mengucap salam sunnah, menjawabnya wajib.
  • Bila bertamu: salamlah
  • Bila bertemu yang bersalam:
    – yang naik kendaraan pada pejalan kaki
    – pejalan kaki pada yang duduk
    – yang sedikit pada yang banyak
    – yang muda pada yang tua
  • Bila akan pisah juga salam
  • Bila rombongan cukup satu yang salam
  • Muslim dilarang salam dan jawab salam non-muslim
  • Pria boleh salam pada wanita & sebaliknya

2. Berjabat Tangan

  • Untuk kuatkan ukhuwah dengan salam + jabat tangan
  • Jabat tangan dengan perhatian, tidak buang muka
  • Jabat tangan dilarang pria dengan wanita

3. Berkhalwah

  • Berkhalwah = berduaan pria-wanita bukan mahram tanpa org ketiga
  • Berkhalwah dilarang baik di tempat umum atau sepi.
  • Berkhalwah akan menjurus zina

Baca juga: Mengelokkan Hidup dengan Akhlak yang Terpuji

(Visited 28 times, 1 visits today)
Tag: , Last modified: 31 Agustus 2020
Close