Ditulis oleh 12:01 pm KABAR

Hindari 7 Hal Ini Agar Tetap Sehat Saat Puasa

Menjalankan ibadah puasa secara benar akan memberikan kesehatan. Oleh karena itu hindari hal-hal berikut agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan selama puasa.

Bulan suci Ramadhan tiba, artinya umat Muslim akan menunaikan ibadah puasa selama sebulan penuh. Selama puasa, pola hidup akan berubah. Waktu makan dan tidur berganti. Dari berbagai penelitian, apabila dilakukan dengan benar, puasa akan memberikan kesehatan bagi kita.

Namun, perlu diingat bahwa puasa harus dilakukan dengan benar sehingga tidak menimbulkan masalah kesehatan. Alih-alih mau sehat dengan puasa, malah menimbulkan penyakit lain. Untuk itu, seperti dilansir oleh Kumparan.com, hindari hal-hal berikut agar tidak muncul gangguan kesehatan selama berpuasa.

1. Tidak Sahur

Sahur penting saat menjalankan puasa. Sahur membuat tubuh memiliki cadangan nutrisi dan energi yang cukup untuk menjalankan puasa. Jika Anda melewati makan sahur, artinya waktu puasa menjadi lebih panjang sejak terakhir kali makan. Lawan rasa kantuk dan malas. Jika tidak sahur, Anda jadi lebih rentan mengalami dehidrasi, mudah lelah, sakit kepala dan merasa lapar yang berlebihan. Kondisi ini akan membuat Anda merasa sangat berat saat menjalankan ibadah puasa.

2. Tidur Setelah Makan Sahur

Jangan tidur setelah makan sahur. Tidur dengan kondisi perut penuh bisa memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan atau disebut dengan istlah GERD. Penyakit ini ditandai dengan rasa panas di bagian dada dan nyeri ulu hati, bahkan hingga menimbulkan kesulitan bernapas.

3. Tidur Sepanjang Hari

Hindari pula untuk tidur sepanjang hari. Sebagian orang yang tidak harus pergi bekerja akan menghabiskan lebih banyak waktu tidur saat siang hari. Tidur juga dilakukan orang untuk menghindari rasa haus dan lapar. Namun, tidur saat puasa malah membuat tubuh menjadi lemas saat bangun tidur. Oleh sebab itu, lakukanlah aktivitas agar tubuh tetap segar dan bugar. Puasa tidak boleh dijadikan alasan untuk Anda bermalas-malasan.

4. Konsumsi Kafein secara Berlebihan

Minum teh pastinya menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia. Saat puasa pun demikian.

Teh menjadi minuman wajib yang ada di meja makan saat sahur atau berbuka. Namun perlu diingat, sebaiknya dihindari saat puasa. Sama halnya dengan kopi, teh juga mengandung kafein yang memiliki efek diuretik. Ini akan membuat tubuh lebih sering buang air kecil sehingga bisa memicu dehidrasi. Tak hanya itu, kafein juga bisa meningkatkan produksi asam lambung dan mengiritasi dinding lambung.

5. Berbuka dengan Porsi Besar

Jangan “balas dendam” saat berbuka. Setelah seharian tidak makan dan minum, tentu keinginan untuk melepas dahaga dan lapar menjadi besar. Namun, perlu diingat langsung menyantap makanan berat saat berbuka merupakan hal yang perlu dihindari. Kebiasaan ini tidak baik bagi kesehatan karena membuat lambung langsung bekerja dengan mendadak. Hal ini bisa menimbulkan keluhan berupa perut kembung. Tak hanya itu, kebiasaan ini juga bisa memicu kenaikan berat badan.

6. Konsumsi Gorengan dan Cemilan Manis Saat Berbuka

Hindari pula mengkonsumsi makanan goreng dan manis yang berlebihan saat berbuka. Sebab dapat meningkatkan asam lambung, penumpuk lemak, dan kolestrerol jahat dalam tubuh yang bisa menimbulkan gangguan pada saluran pencernaan. Tak hanya itu, menyantap gorengan dan es juga bisa menimbulkan sakit tenggorokan.

7. Konsumsi Junk Food

Mengkonsumsi junk food saat sahur atau berbuka dipilih mungkin karena praktis, tidak perlu memasak namun rasanya enak. Tapi perlu diingat jenis makanan ini mengandung kalori, lemak, dan gula yang tinggi. Kandungan tersebut yang harus dihindari. Selain tidak memberikan cukup nutrisi dan energi, mengonsumsinya secara berlebihan juga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan obesitas.

Sumber: Kumparan.com

(Visited 698 times, 1 visits today)
Tag: Last modified: 23 April 2020
Close