29.8 C
Yogyakarta
19 September 2021
BENTARA HIKMAH
KALAM

Ibadah Puasa ala Nabi Muhammad SAW

Oleh: DR. dr. Probosuseno, SpPD, K-Ger, FINASIM, SE

Tidak terasa, sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan. Puasanya orang Islam adalah ibadah yang istimewa! Kenapa? Karena sangat sesuai dengan ilmu kedokteran, sejak 1990-an hingga sekarang terus diteliti oleh para ahli apa rahasia atau hikmah berkaitan dengan ibadah puasa selama bulan Ramadhan? Ternyata mengagetkan, dan menggembirakan, puasa memiliki banyak keuntungan baik segi fisik (ragawi) maupun psikologis dan sosial, asalkan berpuasa mengikuti sunnah (contoh dan pesan) Nabi Muhammad SAW.

Disabdakan oleh beliau “shumu tashihu” (puasalah… niscaya sehat), dan pesan ini diberikan pada orang yang beriman laki-perempuan, tua-muda, kaya-miskin, dan seterusnya. Apa saja ibadah puasa ala Nabi Muhammad SAW?

1. Bersahur, usahakan jangan sampai tidak sahur
Yang paling penting minum (sehari semalam 30 cc x berat badannya, dibagi saat sahur, berbuka, berbekal air minum saat sholat di masjid, seusai tarawih, dll). Makanan pilih menu yg cukup kalori, serat dan protein. Saat sahur tambah nikmat jika makanan dan minuman serba HANGAT. Susu, mentega, mie instan boleh, oseng-oseng bagus, lompia, tahu susur bagus… tambah buah melon, jeruk, apel, kuah sayur, wedang tomat, wedang jeruk, wedang jahe…. wah… segar, membuat mata …. byar. Saat mendekati azan subuh agar tambah minum lagi. Biasanya lansia akan protes kencingnya jadi banyak dan sering. Katakan gak papa… untuk membuang limbah dan sampah tubuh agar keluar lancar, dan badan bersih, sehat, segar.

2. Berpuasa dengan aktifitas yang disesuaikan.
Kegiatan di tempat yang teduh, membaca al quran, hadits, kisah-kisah, majalah, merapikan baju, perkakas rumah tangga, ber –whats ap dengan keluarga dan sahabat, menonton televisi, mendengarkan radio, pengajian, dll. Banyak lansia yang menyadari mungkin harapan hidupnya tidaklah lama, sehingga menggunakan AJI PUMPUNG. Bulan Ramadhan adalah saat ALLAH SWT memberikan bonus pahala berlipat ganda, karena itu tidak mengherankan peserta pengajian kebanyakan lansia. Jika ingin mencari pahala besar hendaknya : a) banyak membaca Al Qur’an, karena setiap satu huruf akan diberi pahala Allah dengan 10 kebaikan dan dibulan Ramadhan akan di lipat gandakan lagi pahalanya sampai 100-700 kali. b). Menulis, meringkas, atau memindah catatan dari penceramah kemudian di pindah ke handphone yaitu WA dan di share. Ini dakwah elektronik, berpahaka besar.

3. Pilih olahraga yang tepat
Jika berolah raga pilihlah yang tidak menguras energi dan mengeluarkan banyak keringat (jalan kaki, bersepeda, senam, seni bela diri) & sebaiknya sore hari, sekitar1 jam sebelum berbuka puasa.

4. Berbuka dengan benar
Pada lansia dianjurkan minum yang segar dan manis (buah), boleh disusul dengan snack, nah sesudah itu sholat dulu… nanti usai sholat baru makan malam. yang penting MAKAN JANGAN TERGESA-GESA. Usai makan malam nanti disediakan camilan dan minum yang segar atau buah yang mengandung cukup air.

5. Bagi lansia yang sakit hipertensi, minum obat teratur.
Mintalah obat yang tidak terlalu banyak kencingnya. Obat sakit mag, asam urat, kholesteral, dll ingin berpuasa? Dibolehkan tidak ada perhatian khusus. Jika lansia menderta sakit Diabetes Melitus (kencing manis) boleh berpuasa asalkan kadar gula darah sewaktuny di bawah 250 mg/dl dan perhatikan jenis obatnya. Jika menggunakan pil metformin…tidak ada perubahan, jika menggunakan glimepirid pagi hari, sebaiknya dialihka puasa. Bagi yang menggunakan insulin kerja panjang boleh berpuasa tetapi disuntikkan saat berbuka puasa. Bila menggunakan insulin kerja cepat (novirapid) khusu yang pagi hari dosisnya 50 % saja, lainnya yang siang digeser saat berbuka puasa.

Semoga semua amalan ibu diterima ALLAH SWT dan dijadikan insan istimewa (muttaqien). Aamiin.

Penulis: Ketua KSM Geriatri RSUP Dr Sardjito/Staf Divisi Geriatri Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK KMK UGM Yogyakarta

Related posts

BENTARA HIKMAH
MEDIA MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA