Ditulis oleh 3:17 pm KALAM

Ikhlas Itu Gampang, Segampang Membalik Tangan

Asalkan keterampilan mengaktifkan potensi IMPLISIT digunakan dalam menyikapi kenyataan, dijamin deh, ikhlas itu gampang, segampang membalik telapak tangan.

“Saya sering mendengar kata-kata demikian, “Saya bisa sabar, walapun ada batasnya. Saya bisa bersyukur jika mendapat nikmat. Tapi yang paling berat itu ikhlas. Benar-benar sulit ikhlas, apabila hati saya disakiti.”

Orang yang sedang mengalami kejadian mengecewakan dan menyakitkan hati, memang susah untuk ikhlas. Bahkan tidak jarang, kecewa dan sakit hati berbuntut panjang menjadi dendam.

Tahukah bahwa memelihara dendam itu sama artinya membiarkan diri sendiri terperosok kecebur jurang kerugian?

Tahukah bahwa dendam itu menjadi menjadi penutup pintu rejeki, pintu kebaikan, dan dibukanya pintu sengsara, serta di akhirat masuk neraka?

Tapi bagaimana menyembuhkan sakit hati apalagi ikhlas menerima kenyataan yang pahit begini?

Tenang sajalah. Semua penyakit ada obatnya. Tak terkecuali sakit hati. Asalkan mau berusaha untuk mengobati dan siap melakukan terapi hati.

Tapi sebelum melakukan terapi hati secara mandiri, coba tengok kembali niat awal dari sebuah tindakan sehingga berujung pada kecewa dan sakit hati.

1. Jika niatnya baik, pasti akan berakhir dengan kebaikan. Tapi untuk mendapatkan kebaikan harus melalui tangga dan proses, yang termasuk di dalamnya adalah harus melewati batu ujian. Di antaranya berupa kejadian mengecewakan dan menyakitkan. Apabila proses dan tangga itu dilewati dengan SASYUIK, niscaya kebaikan dan kebahagiaan akan dihadiahkan. Tapi kalau disikapi dengan PUSING PAM (Putus Asa, Ingkar Nikmat, Pamrih dan Nafsu), niscaya akan berakhir dengan keburukan.

2. Jika niat awalnya buruk, maka kejadian mengecewakan dan menyakitkan hati itu adalah teguran agar koreksi dan mawas diri supaya segera berubah. Apabila mampu melakukan niscaya akan berakhir juga dengan kebaikan.

Nah, selanjutnya, ini bagian penting dan terpenting.

Dalam memandang dan merespon kenyataan harus diubah dari fungsi otak kiri EKSPLISIT harus dialihkan ke fungsi otak kanan IMPLISIT.

“Apa sih Eksplisit Implisit? Gak mudeng aku.” keluh si sakit hati.

Eksplisit = tersurat = kasat mata = dapat dilihat dan didengar dengan mata dan telinga.
Kemampuan ekplisit cuma 10% dari keseluruhan kejadian.

Implisit = tersirat = tersembunyi = tidak kasat mata = tidak dapat dilihat dan didengar dengan mata dan telinga, namun hanya bisa dilihat dan didengar dengan mata dan telinga hati.
Kemampuan Implisit mencapai 90% dari keseluruhan kejadian.

Ada kok dasar hukumnya agar menggunakan kemampuan implisit dalam menyikapi sebuah kejadian. Dalam QS Al-Baqarah : 216 Allah berfirman, “Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”

Asalkan keterampilan mengaktifkan potensi IMPLISIT digunakan dalam menyikapi kenyataan, dijamin deh, ikhlas itu gampang, segampang membalik telapak tangan.

Kenapa bisa? Karena jika kacamata implisit dikenakan, akan tampak jelas keuntungan di balik kejadian mengecewakan dan menyakitkan. Sehingga mudah memaafkan, sakit hati mudah terobati, dan sulit untuk menyimpan dendam.

Waspadalah! Sakit hati dan dendam berkepanjangan menghancurkan masa depan dan penyebab kegagalan. Sebab pada saat seseorang sedang dendam, maka semua keburukan benda di alam akan gampang datang dan mewujud menjadi kenyataan.

Lain halnya jika selalu lapang dada, akan menjadi energi vibrasi yang menggetarkan semua benda penyebab kebahagiaan akan gampang datang mewujud menjadi kemudahan dan pertolongan.

Ingatlah bahwa IKHLAS ITU KUNCI SUKSES. Allah tidak akan mengabulkan keinginan seseorang jika di dalam hatinya masih dipenuhi pamrih dan nafsu alias belum ikhlas.

Keinginan akan gampang dikabulkan jika batin sudah kosong beban, yang berarti sudah ikhlas.

Apabila diibaratkan pesawat terbang:
– SABAR adalah badan pesawat bagian depan di mana ada kockpit sebagai ruang pengendali.
– SYUKUR adalah badan pesawat bagian belakang, di mana ada ekor yang berfungsi sebagai setir.
– IKHLAS adalah bagian sayap yang mempunyai daya angkat sehingga pesawat bisa terbang.

Semoga saja kita selalu sehat hati dan terbebas dari virus dendam.

Tapi jika ada yang masih merasa sulit menyembuhkan dendam terhadap seseorang dan ingin sembuh, silakan hubungi saya, insya Allah atas bimbingan dan petunjuk-Nya, solusi akan didapati.

Salam Sasyuik

(Visited 191 times, 1 visits today)
Last modified: 1 Juni 2020
Close