Ditulis oleh 3:04 am KALAM

Inilah Adanya

Jangan saudara coba selami
Tampak gambarku termenung tenang
Sukar menduga dalamnya hati
Gundah bersarang atau riang

Apakah guna saudara pandangi
Gambar potret buatan orang
Entah saudara tertarik hati
Oleh dengung bunyi kumandang

Pembawa suara mengguncang sunyi
Gelap gulita menjadi terang
Terlihat “Bunda” tegak berdiri
Menunggu putra turut berjuang

Tapi
Apa untungku main kecapi
Hanya menjadi tontonan orang
Apa untungku bergambar diri
Hanya sekadar untuk dipandang

Lumbung apa lumbungku ini
Lumbung berisi padinya orang
Untung apa untungku ini
Untuk menjadí dengung kumandang

AR. Baswedan


Puisi ini pernah dimuat di Aliran Baroe No. 16 Tahun II, November 1939.

Sumber: Buku A.R. Baswedan: Revolusi Batin Sang Perintis (Kumpulan Tulisan dan Pemikiran), Penyusun Nabiel A. Karim Hayaze’, Mizan Pustaka, 2015, halaman 192.

(Visited 16 times, 1 visits today)
Tag: Last modified: 1 Oktober 2019
Close