Kangguru Dapat Bekomunikasi Dengan Manusia?

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Kita sering menganggap bahwa hewan peliharaan seperti anjing dapat mengerti dan berkomunikasi dengan kita. Namun ternyata tidak hanya anjing yang dapat berkomunikasi dengan manusia. Berdasarkan studi terbaru, kangguru diketahui dapat juga berkomunikasi dengan manusia meskipun tidak pernah dijinakan. Temuan ini dapat menantang anggapan bahwa perilaku tersebut ini hanya dapat ditemukan pada anjing, kuda atau kambing.

Dalam studi tersebut, para peneliti mengamati kangguru pada tiga lokasi di Australia, yakni di Taman Reptil Australia, Kebun Binatang Satwa Liar Sydney, dan Koperasi Perlindungan kangguru. Para peneliti memusatkan perhatian mereka pada kangguru dalam penangkaran, yang dikenal jinak dan interaktif dengan manusia, guna melihat apakah mereka akan mencoba untuk berkomunikasi dengan manusia.

Untuk mengetahuinya, para peneliti menempatkan makanan dalam wadah plastik di depan kangguru, ini merupakan sebuah eksperimen yang dikenal sebagai ‘the unsolvable problem task‘. Jenis makanan yang digunakan sebagai hadiah bervariasi dan bergantung pada lokasinya, dan berupa ubi jalar atau wortel, beberapa biji jagung kering atau pelet rumput macropoda.

Setelah kangguru mencoba dan gagal untuk membuka kotak tersebut, kangguru tersebut dengan aktif melihat ke arah orang yang meletakkan makanan tersebut. Peneliti mengatakan bahwa penggunaan tatapan ini sebagai cara berkomunikasi adalah perilaku yang biasanya dilihat pada hewan peliharaan. Melalui studi tersebut, para peneliti dapat melihat bahwa komunikasi antar hewan dapat dipelajari dan bahwa perilaku memandang manusia agar dapat mengakses makanan tidaklah terkait dengan domestikasi,

Kangguru memang menunjukkan suatu pola perilaku yang menurut peneliti, sangat mirip yang dapat diamati pada anjing, kuda, dan bahkan kambing ketika diuji. Studi ini memberikan petunjuk bahwa potensi komunikasi referensial yang disengaja terhadap manusia oleh hewan adalah hal yang dapat dipelajari dan menandakan akan adanya perkembangan yang menarik di bidang tersebut.

Kangguru merupakan marsupial pertama yang dipelajari dengan cara tersebut dan hasil positifnya akan dapat mengarah pada lebih banyak penelitian kognitif di luar spesies domestik biasa. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Biology Letters, 10 dari 11 kangguru yang diuji secara aktif mengamati orang yang memasukkan makanan ke dalam kotak untuk dapat mengakses makanan tersebut.

Dari 11 kangguru yang di pelajari, 9 kangguru juga menunjukkan bentuk komunikasi yang tinggi ketika mereka melihat antara kotak dan manusia, untuk menunjukkan kepada mereka ‘the unsolvable problem task‘. Setelah setiap tes ‘unsolvable‘, semua subjek diberi hadiah makanan.

Studi berikut ini didasarkan pada studi sebelumnya yang telah melihat komunikasi dalam hewan peliharaan, seperti anjing dan kambing, dan apakah komunikasi yang disengaja pada hewan merupakan hasil dari domestikasi. Dalam studit tersebut ditemukan bahwa kambing dapat memahami isyarat manusia, termasuk menunjuk, guna mengumpulkan informasi tentang lingkungan mereka.

Seperti halnya anjing dan kambing, kangguru adalah hewan sosial dan dalam studi terbaru tersebut, ditunjukkan bahwa mereka mungkin juga dapat menyesuaikan perilaku sosial mereka untuk berinteraksi dengan manusia.

Kangguru selain merupakan fauna endemik Australia yang ikonik, yang dipuja oleh banyak orang di seluruh dunia, namun juga dianggap sebagai hama. Dengan adanya studi baru ini, para penelti berharap akan terdapat ketertarikan pada kemampuan kognitif kangguru dan membantu menumbuhkan sikap yang lebih positif terhadap mereka.

Sumber:

Situs sciencefocus. Naskah pertama kali ditulis oleh Amy Barrett

Narantaka Jirnodora

Narantaka Jirnodora

Terbaru

Ikuti