Karakter Kepemimpinan

9.6.17. Karakter - Nike
Berbagai gaya kepemimpinan akan mewarnai perilaku seorang pemimpin dalam menjalankan tugasnya.

Generasi Y (generasi millennial) adalah generasi yang lahir pada era 80-90an. Banyak istilah popular tentang generasi ini: connected or digital generation atau gen why yang identik dengan karakter berani, inovatif, kreatif, dan modern (Erkutlu, 2011). Generasi millennial merupakan generasi modern yang aktif bekerja, penelitian, dan berpikir inovatif tentang organisasi. Memiliki rasa optimisme dan kemauan untuk bekerja dengan kompetitif, terbuka, dan fleksibel.

Di era globalisasi ini, semakin banyak tantangan dalam setiap sisi. Baik dalam dunia
kerja, kehidupan sehari-hari ataupun dunia pendidikan. Keberadaan seorang pemimpin dalam organisasi ataupun individu sangat dibutuhkan untuk membawa organisasi atau individu kepada tujuan yang telah ditetapkan. Berbagai gaya kepemimpinan akan mewarnai perilaku seorang pemimpin dalam menjalankan tugasnya.

Karakteristik generasi Y mendorong tren dimana anak muda sekarang lebih selektif dalam memilih pekerjaan yang sesuai, dan hal ini tidak lepas dari sikap kepemimpinan yang mereka miliki. Hal ini bisa menjadi keuntungan untuk perekonomian dan kemajuan Indonesia apabila generasi millenial sebagai generasi dengan jumlah yang besar dapat dikelola dengan baik sehingga dibutuhkan karakter pemimpin yang cocok untuk generasi milenial (Bosscher, 2013).

Setiap generasi membutuhkan pemimpin dan karakter yang berbeda-beda. Khusus untuk menjadi pemimpin generasi milenial harus memiliki karakteristik :

Mampu menjadi teladan yang baik

Ada satu hal penting yang cukup menarik mengenai konsep kepemimpinan untuk
masyarakat milenial. Yakni kepemimpinan itu merupakan suatu karakter dari seorang
pemimpin yang mana salah satunya seseorang pemimpin harus menjadi teladan bagi orang lain atau bagi masyarakat yang dipimpinnya. Masyarakat milenial tersebut pada akhirnya akan mencontoh apa yang dilakukan oleh pemimpin.

Sebagai seorang pemimpin untuk era milenial, harus mempunyai jiwa kepemimpinan yang baik, mempunyai kapasitas dan kapabilitas dalam memimpin sehingga bisa menciptakan kondisi yang efektif, efisien dan produktif. Seorang pemimpin milenial juga harus mampu mempunyai karakter atau atitude yang baik sehingga ia menjadi teladan bagi rakyatnya.

Mempunyai rasa tanggung jawab

Pemimpin yang ideal salah satunya pemimpin yang bertanggung jawab. Bertanggung
jawab berarti berani untuk menanggung efek dari segala keputusan yang timbul akibat
tindakan yang telah dilaksanakan. Selain cerdas dan berinisatif, seorang pemimpin yang ideal tentunya perlu memiliki sifat bertanggung jawab. Pengambilan keputusan terhadap cara kerja dan pelaksanaan misi suatu kelompok tentunya diputuskan dengan tidak tergesa-gesa (Setyaningrum, 2017).

Berani mengambil resiko

Dalam sebuah diri seseorang terdapat sebuah mental yang ada pada diri masing-masing Dan tahukah anda kalau mental adalah sebuah kunci keberhasilan dari individu tersebut. Jika pada individu mempunyai mental yang kuat maka presentasi dari tingkat keberhasilannya akan besar. Hal ini dikarenakan bahwa mental sangat mempengaruhi seseorang dalam mengambil keputusan. Jika seorang individu tersebut mempunyai mental yang cukup besar maka individu tersebut dapat memutuskan suatu keputusan dengan cepat. Sehingga dia akan lebih cepat untuk mengetahui apakah keputusannya tersebut adalah hal yang baik atau buruk.

Di sinilah kita mendapatkan pembelajaran dari sebuah keputusan kita sendiri. Sehingga kita akan cepat tumbuh menjadi seorang yang dewasa dan mempunyai pengalaman untuk menjadi seorang yang lebih baik. Jika seorang individu tersebut dalam mengambil keputusan yang lambat maka dia akan lambat tumbuh dewasa. Dan akan lambat menjadi seorang yang baik karena ketangkasan dalam mengambil keputusan memerlukan kecepatan berfikir dan berani mengambil resiko dan konsekuensinya (Khan, Salleh, & Hemdi, 2016).

Menciptakan kerjasama yang baik di kalangan anggota

Dalam suatu organisasi atau perusahaan, untuk mencapai tujuan bersama diperlukan
suatu kerjasama dari anggota-anggota yang ada di dalamnya. Pentingnya menjalin kerjasama dalam organisasi akan berdampak positif terhadap kinerja yang efektif. Salah satu hal yang mengawali lahirnya kerjasama adalah jalinan komunikasi yang baik. Komunikasi merupakan hal terpenting dalam keberhasilan suatu organisasi atau perusahaan. Jika anggota dalam perusahaan tersebut menjalin komunikasi dengan baik maka perusahaan tersebut mempunyai peluang besar untuk meraih keberhasilan (Lu et al., 2010).

Mampu mengakses teknologi

Kemampuan mengakses teknologi informasi yang lebih baik dari generasi sebelumnya. Media sosial menjadi bagian kehidupan mereka sehari-hari. Internet pun menjadi sumber informasi dan pengetahuan bagi mereka. Apa pun kebutuhan informasi yang mereka perlukan, sebagian besar mereka peroleh dari internet dan media sosial.

Diprediksi, pada tahun 2030 diperkirakan sebesar 70 persen pemimpin masa depan di
Indonesia berasal dari generasi millenial yang berada pada usia produktif. Generasi inilah yang memegang kendali atas perekonomian Indonesia di masa datang dan diharapkan mampu untuk membawa bangsa ini menuju ke arah pembangunan yang lebih maju dan dinamis. Generasi milenial sebagai target utama dalam berbagai program pemberdayaan. Pendidikan yang selalu menanamkan karakteristik unik milenial yang dirangkum dalam istilah 3C, yaitu critical (kritis), creative (kreatif), dan confidence (percaya diri).

(Visited 49 times, 1 visits today)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Official Website YAYASAN ABDURRAHMAN BASWEDAN Dikelola oleh Sekretariat ©2020