Ditulis oleh 6:57 am COVID-19

Keluarga Dalam Menjaga Kesehatan, Keutuhan, dan Masa Depan Menghadapi Wabah Covid-19

Kegiatan keluarga sehari-hari diisi dengan aktivitas positif untuk membangun pembiasaan anak mengarah hidup yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Kesehatan merupakan sebuah investasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sesuai dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Tujuan pembangunan kesehatan adalah meningkatnya kesadaran masyarakat, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya dapat terwujud. Hal tersebut, dapat berjalan secara optimal jika ada kesadaran bersama  dalam usaha menjaga dan membangun hidup sehat yang dimulai dari unit terkecil dalam tatanan masyarakat yaitu keluarga.

Tentu saja dalam pelaksanaan membangun hidup sehat tidak semudah membalikan telapak tangan, karena banyak tantangan dalam mewujudkannya. Pendekatan siklus hidup sehat yang telah dilakukan selama ini dirasa belum dapat menjamin secara pasti sumber penyebab permasalahan mengapa seseorang terjangkit wabah corona  yang mematikan itu. Untuk itu, diperlukan pendekatan keluarga mencari solusi permasalahan dalam upaya menjaga kesehatan mereka agar terbentuk keluarga yang sehat dan sejahtera. Untuk itu keluarga memiliki tanggung jawab menjaga keutuhan dan kesehatan mereka masing-masing, berperilaku sehat, hidup dalam lingkungan sehat, dan sadar akan pentingnya kesehatan sehingga terhindar dari virus corona,.

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis virus dari coronavirus yang menular ke manusia. Walaupun lebih banyak menyerang lansia, virus ini sebenarnya bisa menyerang siapa saja, mulai dari bayianak-anak, hingga orang dewasa, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui. Kondisi seperti ini dan dampak ekonomi yang melanda keluarga tentu menjadi tantangan berat terhadap keutuhan kesehatan dan kesejahteraan keluarga apa lagi jika berdiam di wilayah yang telah berada pada zona merah.

Cara menjaga kebersihan diri agar terhindar dari virus corona sebenarnya tidak sulit, bahkan cara ini juga harus dikenalkan dan diajarkan pada keluarga dan anak-anak. Berikut ini langkah-langkah yang bisa ikuti dalam usaha mencegah wabah virus corona :

  1. Melalui cuci tangan karena virus corona bisa menular melalui droplet atau percikan air liur.
  2. Menjaga jarak (social distancing), droplet atau percikan air liur yang berisi virus corona, bisa terbang sejauh kurang lebih 2 meter.
  3. Tidak sering menyentuh wajah.
  4. Mempraktikkan etika bersin dan batuk.
  5. Segera ke dokter jika sudah mengalami gejalainfeksi virus corona apabila demam, batuk kering, dan sesak napas.
  6. Memakai masker, baik sedang di dalam maupun di luar rumah
  7. Membersihkan permukaan barang yang sering disentuh.

Kesehatan satu negara dimulai dari kesehatan individu-individu dalam sebuah keluarga. Apabila semua keluarga di Indonesia sehat, maka akan terbentuk masyarakat yang sehat dan warga negara secara keseluruhan menjadi sehat. Oleh karena itu, melalui Kementerian Kesehatan mengangkat tema kesehatan masyarakat berjudul “Keluarga Sehat Wujudkan Indonesia Sehat.” Dalam rangka mendukung Program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga merupakan salah satu agenda pemerintah dalam Nawa Cita, yaitu meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia. Namun dengan  kondisi pandemi Covid-19 telah merubah tata cara menjaga kesehatan akibat kondisi wabah yang laur biasa, virus dapat menular kepada siapa saja melalui benda atau pun bersentuhan secara langsung benda atau orang yang membawa virus.

Kesehatan satu negara dimulai dari kesehatan individu-individu dalam sebuah keluarga.

Merebahnya virus corona atau Covid-19 di dunia, khususnya di Indonesia menyebabkan terjadinya berbagai krisis utamanya ekonomi dan sosial. PHK atau sistem dirumahkan para pekerja pabrik, dan para pekerja serabutan banyak yang tidak dapat pekerjaan membuat keluarga harus berusaha keras mencukupi kehidupan sehari-hari. Hal tersebut sebagai tantangan berat bagi kelangsungan hidup layak keluarga, apalagi bagi kurang mampu akibat adanya sistem stay at home (tinggal di rumah) dengan tanpa aktivitas kerja. Sementara itu, pihak pemerintah telah berusaha membantu mengentaskan keluarga yang kena dampak Covid-19, tetapi belum seluruhnya terjangkau akibat jumlah bantuan, belum sesuai dengan jumlah kena dampak Covid-19. Untuk itu, ketahanan keluarga dalam mencukupi kebutuhan hidup khusunya pangan, harus terus digali dan diupayakan dengan cara usaha dadakan dengan memanfaatkan sistem yang dibangun sendiri sesuai dengan tingkat kompetensinya.

Keluarga menghadapi tantangan cukup berat dalam mempertahankan kelangsungan hidup sehari-hari. Kepala keluarga sebagai manajerial harus mampu membangun kehidupan dengan terkecukupinya pangan serta kegiatan aktivitas sehari-hari di rumah. Keluarga yang memiliki anak sekolah harus dapat membentuk kegiatan aktivitas pembelajaran anak-anaknya. Orang tua harus bisa menjadi guru di rumah yang selama ini di serahkan sepenuhnya kepada guru di kelas. Kegiatan keagamaan berlangsung juga di  rumah  masing-masing, maka orang tua utamanya kepala keluarga  diuji kesabarannya  agar seluruh jadwal kegiatan di rumah mereka dengan baik, agar terbentuk kegiatan positif di rumah mereka untuk membangun aktivitas dan perilaku anak-anaknya.

Orang tua harus bisa menjadi guru di rumah yang selama ini di serahkan sepenuhnya kepada guru di kelas.

Kualitas SDM keluarga mencerminkan aktivitas yang dilakukan dalam keluarga. Untuk itu, keluarga harus mulai mengisi kegiatan positif sehari-hari untuk membangun pembiasaan anak mengarah hidup yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Kepala keluarga harus memiliki kreativitas menciptakan kegiatan sehari-hari yang  positif sebagai bekal membangun anak yang cerdas,  kreatif, dan produktif. Wabah Covid-19 kita jadikan sebagai bekal untuk selalu bersabar, pandai bersyukur, dan tawakal atas cobaan yang melanda dunia. Untuk itu, kita harus dapat mengambil hikmah dari wabah corona ini. Tuhan Alloh SWT, Sang Pencipta alam semesta, pasti memiliki tujuan agar manusia terhindar dari berbagai perbuatan kotor seperti serakah, sombong merasa paling kuasa, korupsi meraja lela, tempat mesum dan perjudian merajalela, perampokan dan pemerkosaan terjadi dimana-mana, berita hoax melanda di seluruh negeri, dan perbuatan tercela lainnya. Untuk itu, kita harus terus berikhtiar menatap masa depan yang lebih gemilang  dengan dilandasi keimanan dan ketaqwaan terhadah Alloh SWT. 

(Visited 456 times, 1 visits today)
Tag: , Last modified: 9 Mei 2020
Close