Ditulis oleh 2:21 pm KABAR

Kerangka Berpikir Seorang Muslim

Majelis Ta’lim Nusaibah menyelenggarakan pengajian rutin, Kamis (15/8/2019), di Sekretariat Yayasan Abdurrahman Baswedan. Hadir sebagai pembicara, Ustad Ismail Hermana.

Siapakah Kita?  Atau siapakah manusia?  Mahluk biologis berpengalaman spiritual,  ataukah,  mahluk spiritual berpengalaman biologis?  Bisa diperdebatkan.  Tetapi persoalan bisa diperpanjang untuk mempermudah jawaban.  Siapakah yang akan kembali ke akhirat setelah kita meningfal.  Jasad,  atau ruh?  Dengan demikian,  jaeaban menjadi lebih mudah.  Manusia adalah mahluk spiritual yang berpengalaman biologis.

Jika kita adalah mahluk spiritual,  maka hidup ini Allah sentris,  atau individu sentris?  Kita mahluk yang memiliki kekuatan,  atau dititipi kekuatan? Mau taat atau melawan Allah?   Mengikuti aturan,  atau bikin aturan sendiri?  Dengan menyadari posisi sebagai ciptaan Allah,  maka hidup kita akan leboh tepat pada Allah centris,  taat pada Allah,  dan mengikuti aturan dari Yang Maha Pengatur,  agar hidup kita jadi lebih teratur.

Agar hidup kita bisa lebih tertata?  Pertama,  yakin bahwa Allah pembawa kunci persoalan termasuk rizki.  Maka gedorlah pintu Allah dengan doa. Lakukan semuanya dengan sungguh-sungguh.  Serta,  lakulan setiap ihtiar dengan fokus. Sering disingkat,  yadosupo: yakin,  doa,  sungguh-sungguh,  fokus.

(Visited 44 times, 1 visits today)
Last modified: 15 Agustus 2019
Close