Ditulis oleh 2:39 pm KABAR

Kisah Takbir Virtual dan Idul Fitri Tanpa Silaturahmi

Ungkapan rasa syukur kami menang dan melaksanakan ramadhan yang sangat berbeda dari biasanya.

Jelang dua hari lagi ramadhan berakhir dan idul fitri akan tiba, namun sepertinya si bola api korona belum pergi dan kotaku masih sepi. Aku membuka WA Grup kelasku dan membaca adanya kegiatan lomba takbir virtual. Aku mengatakan kepada bunda, ayah dan adikku untuk ikut dan mereka menyambut baik keinginanku. Kemudian aku berpikir untuk mencari ide takbir tersebut dan alhamdulillah di malam harinya kami bisa melaksanakan takbir virtual di teras depan rumah bersama kakaek dan nenekku juga. Tetap mengagungkan asma Allah dan menyatakan malam kemenangan dan kegembiraan di tengah pandemik covid ini. Dan setelah selesai kami membuat video segera ku-upload seseuai ketentuan di instagram sebagai bagian kecil kami merayakan kemenangan dan tetap mematuhi aturan menghindari penyebaran virus corona sebagai bagian dari ihtiar sehat kita.

Allahuakbar, Allahuakbar, Allah maha besar, Allah maha besar itulah takbir kami. Ungkapan rasa syukur kami menang dan melaksanakan ramadhan yang sangat berbeda dari biasanya namun masih di beri kesehatan dan kesempatan oleh Allah dan bisa berkumpul dengan keluarga tercinta. Begitu juga pagi harinya kami melaksanakan sholad id berjamaah di rumah, dengan imam dan khotib kakekku. Kami sholat id bersama dengan adik bundaku (om ku) dan Alhamdulillah semuanya tetap hikmad dan penuh rasa syukur.

Kita sedang melaksanakan physical distancing di masa pandemik corona ini. Physical distancing bisa diterjemahkan dengan jaga jarak aman. Jaga jarak ini bukan hanya berlaku di tempat umum saja, tetapi juga berlaku di seluruh rumah tangga di setiap keluarga. Karena di antara keluarga belum tentu semuanya itu negatif, belum tentu seluruh anggota keluarga itu aman dari virus corona ini. Sehingga semuanya harus saling menjaga dan berhati-hati tanpa kepanikan dan terus berserah diri kepada Allah.

Begitu juga kegiatan silaturahmi yang sangat familiar dan biasa kita lakukan setelah sholad idul fitri kini hanya kami lakukan dengan keluarga serumah saja dan tanpa silaturahmi. Alhamdulillah semuanya tetap hikmad dan berhikmah dengan terus berdoa mengharap pandemik ini segera berlalu. Aamiin

(Visited 121 times, 1 visits today)
Tag: , , Last modified: 2 Juni 2020
Close