Ditulis oleh 3:28 pm COVID-19

Lama Tidak Keluar Rumah, Awas Terkena Cabin Fever

Cabin Fever merupakan serangkaian emosi atau gejala yang dialami orang ketika mereka berada di rumah untuk waktu yang lama. Apa gejala dan cara mengatasinya?

Pandemi Covid-19 memaksa orang-orang untuk tinggal di rumah. Apalagi bagi negara atau daerah yang melakukan pengetatan mobilitas orang untuk keluar rumah. Nah, dalam kondisi seperti ini kita harus waspada munculnya cabin fever. 

Cabin fever sering dikaitkan dengan masyarakat yang berada di wilayah dengan musim dingin atau salju. Terkadang harus terkurung di dalam rumah selama hujan atau badai salju musim dingin. 

Dalam kondisi pandemi Covid-19, yang memaksa kita untuk berdiam di rumah, terisolasi atau terputus dari dunia luar, cabin fever bisa saja menyerang kita.

Cabin Fever, seperti dilansir Healthline.com, merupakan serangkaian emosi atau gejala yang dialami orang ketika mereka berada di rumah untuk waktu yang lama.  Kita perlu mengenali gejala-gejala cabin fever dan menemukan cara untuk mengatasinya, sehingga isolasi maupun karantina karena Covid-19 dapat dilewati dengan mudah.

Secara umum, cabin fever digunakan untuk menjelaskan perasaan bosan atau lesu yang membuat munculnya serangkaian emosi negatif. Cabin fever dapat menyebabkan gejala yang sulit untuk dikelola. 

Cabin fever memiliki beberapa gejalanya, yakni:

  • Selalu merasa gelisah
  • Menurunnya motivasi
  • Cepat marah atau tersinggung
  • Cepat merasa putus asa
  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Pola tidur yang tidak teratur
  • Kesulitan bangun tidur
  • Lesu
  • Tidak percaya pada orang yang ada di sekitar
  • Kurang kesabaran
  • Merasa sedih atau depresi

Ada beberapa cara yang dapat direkomendasikan untuk mengatasi cabin fever, sebagai berikut:

1. Bawa suasana outdoor ke dalam rumah

Keluar rumah saat ini bukan pilihan yang baik. Untuk itu, Anda bisa mencoba beberapa hal untuk membawa suasana luar rumah ke dalam rumah anda. Beberapa hal yang bisa dilakukan yakni membuka jendela Anda untuk membiarkan angin masuk ke dalam rumah; memesan, membeli atau membawa dari luar bunga harum, potongan segar dan menempatkannya di mana Anda dapat melihat dan mencium aroma itu sepanjang hari. 

2. Buat jadwal rutin

Ketika pandemi Covid-19 ini, berada di rumah bukan berarti tidak memiliki tanggungan apa-apa. Berada di rumah tetap harus berkerja, belajar dan beribadah. Oleh karena itu buat diri Anda sibuk dengan aktivitas yang telah terjadwal setiap harinya. Susun jadwal mulai dari jadwal bekerja atau belajar, olahraga, beribadah, makan, bermain bersama keluarga dan tidur atau istirahat. Jadwal ini akan memberikan lintasan waktu bagi Anda dan memberikan “tujuan” kecil untuk dicapai sepanjang hari.

3. Pertahankan kehidupan sosial

Saat Covid-19, hubungan sosial dengan teman menjadi tidak leluasa, karean tidak dapat bertemu secara langsung. Namun demikian bukan berarti tidak dapat berkomunikasi sama sekali. Anda masih bisa “bertemu” dengan mereka hanya saja dengan cara yang berbeda. Gunakan layanan streaming video real-time, seperti Whatsapp, FaceTime, Zoom, atau Skype, untuk mengobrol dengan teman, kolega, dan orang yang Anda cintai. Waktu obrolan tatap muka dapat membuat Anda tetap terhubung dengan “dunia luar” dan membuat rumah kecil Anda terasa jauh lebih besar.

(Visited 176 times, 1 visits today)
Tag: Last modified: 27 April 2020
Close