Lestarikan Warisan Nenek Moyang Agar Corona Menghilang Untuk Indonesia Gemilang

jamu_001
Jamu merupakan obat tradisional yang biasanya terdiri dari tanaman rimpang atau empon-empon seperti kunyit, jahe, kencur, temulawak dan lainnya, dipercayai dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman hayati yang menjadi daya tarik tersendiri dalam pandang kacamata dunia mulai dari tanaman maupun tumbuh-tumbuhannya. Tanaman dimanfaatkan oleh masyarakat di Indonesia dalam berbagai bidang, diantaranya kuliner, kecantikan sampai pengobatan.

Jamu merupakan produk warisan budaya Indonesia yang dapat digunakan untuk perawatan kecantikan maupun perawatan kesehatan yang telah diwariskan secara turun menurun dari generasi ke generasi. Kategori sebagai warisan budaya terhadap jamu didasarkan pada fenomena bahwa pada awalnya penggunaan jamu menjadi faktor kebiasaan yang ada di masyarakat sejak abad ke 18 pada zaman mesoneolitikum. Para leluhur terdahulu menggunakan jamu sebagai obat dalam proses penyembuhannya yang mereka yakini bahwa jamu dapat memberikan efek yang baik terhadap kesehatan.

Jamu merupakan obat tradisional yang biasanya terdiri dari tanaman rimpang atau empon-empon seperti kunyit, jahe, kencur, temulawak dan lainnya. Komponen bahan tersebut sangat baik untuk kesehatan. Bahkan pada masa penjajahan Belanda pada awal abad ke 17 para dokter berkebangsaan Belanda, Inggris, ataupun Jerman tertarik mempelajari jamu sampai beberapa di antaranya menuliskan dalam buku.

Bahkan tidak sedikit di antara mereka menggunakan tanaman obat sebagai alternatif herbal untuk pengobatan karena jamu toksisitasnya yang rendah. Akan tetapi di Indonesia jamu tidak terlalu diminati terutama bagi kaum milenial. Asumsi yang ada pada saat ini adalah minum jamu hanya dilakukan untuk kalangan bawah saja dan banyak yang lebih memilih obat kimia sebagai alternatifnya. Menurut (Andarti dan wahjudi, 2016) budaya minum jamu hanya dilakukan oleh masyarakat yang memiliki ekonomi rendah-menengah, sedangkan masyarakat dengan perekonomian atas hanya memiliki prosentasi sebanyak 17%.

Dewasa ini khasiat dari rempah-rempah Indonesia tidak dapat disepelekan. Guru besar Universitas Airlangga Chaerul Anwar menyatakan bahwa ramuan yang berasal dari rempah-rempah lokal dapat memperkuat daya tahan tubuh dan menangkal berbagai virus, salah satunya adalah virus Covid-19 (corona) yang telah menyebar ke seluruh belahan dunia pada abad ke 20. Virus ganas ini telah banyak merenggut jutaan nyawa di dunia dan banyak kesedihan terjadi Indonesia.

Tentunya dari yang terjadi saat ini kita bisa belajar bahwa menjaga kesehatan tubuh sangat penting, apalagi jika bisa dilakukan dengan cara herbal sebagai wujud dari pelestarian budaya nenek moyang kita. Dari pandemi ini kita dapat mengambil pelajaran bahwa dalam menyelesaikan sebuah masalah sangat dibutuhkan kerjasama masyarakat dari semua kalangan untuk menumbuhkan rasa kesadaran. Karena kesadaran adalah kunci sebuah gotong-royong. Itulah sebabnya pada penggalan lagu kebangsaan Indonesia Raya disebutkan “bangunlah jiwanya, bangunlah badannya”, yang artinya marilah kita bangun jiwa kita terlebih dahulu jiwa yang sadar bahwa Indonesia ini merupakan milik kita bersama tanpa ada terkecuali, dan mari jaga kesehatan selalu untuk bisa mempertahankan Indonesia tercinta ini. Oleh karena itu dengan sikap yang optimis, mari kita sumbat virus covid 19 ini hingga menghilang, dan ayo kita sambut indonesia yang gemilang.

(Visited 34 times, 1 visits today)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Official Website YAYASAN ABDURRAHMAN BASWEDAN Dikelola oleh Sekretariat ©2020