Ditulis oleh 3:16 pm COVID-19

Mari Bangun Rasa Optimisme Untuk Mengatasi Pandemi Corona

Optimisme pun harus menjadi virus yang menyebar dan merasuki jiwa-jiwa anak bangsa ini.

Sebagai bagian dari warga negara, komunitas bangsa, sekaligus komunitas dunia, kita punya andil besar untuk ikut serta menghadapi pandemi ini.

Dari mulai cara kita menyerap dan mendistribusikan data dan informasi tentang Covid-19; menjaga diri dan komunitas inti kita (keluarga, tetangga, lingkungan kerja); dan bagaimana berupaya punya kontribusi yang lebih luas lagi jika kita punya sumber daya berlebih (donasi, relawan, partisipasi, dll). Setidaknya, hal utama yang paling penting dan mendesak saat ini adalah memberikan rasa optimisme untuk melewati persoalan ini. Pemerintah sudah tampak sejak awal punya cara pandang ini.

Rasa optimisme harus terbangun di semua elemen masyarakat dan merasuki semua anak bangsa. Hingga tumbuh keyakinan bersama bangsa ini akan kuat dan bisa berdiri tegak menghadapi pandemi Covid-19. Layaknya Covid-19 yang begitu mudah menyebar, optimisme pun harus menjadi virus yang menyebar dan merasuki jiwa-jiwa anak bangsa ini. Karena, tidak sedikit mereka yang terpapar Covid-19 bisa bertahan dan lepas dari Covid-19 karena memiliki optimisme yang tinggi. Jika mereka saja yang sudah terpapar Covid-19 bisa bertahan dan lepas dengan hanya bermodal optimisme, tentu saja mereka yang berstatus ODP, PDP,OTG dan kita semua yang lepas dari status tersebut, lebih mudah keluar dari tekanan pandemi Covid-19 dan mampu merubah tantangan Covid-19 menjadi sebuah peluang.

Tanpa rasa optimisme, Covid-19 secara perlahan dan pasti bisa menjadi mesin pembunuh meski lepas dari status positif. Saat ini, pilihannya hanya dua jadi bagian dari korban terdampak pandemi Covid-19 baik secara medis atau korban non medis, atau bangkit dan beridiri tegak di tengah pandemi Covid-19 hingga pandemi usai dan menjadi bagian dari pemenang dari nestapa yang dirasakan oleh seluruh anak bangsa. Maka salah satu mantra penting yang selalu adalah “jangan panik”. Untuk itu dalam rangka memperingati hari kebangkitan nasional, tetap jaga kesehatan, jaga jarak dan selalu optimis.

(Visited 35 times, 1 visits today)
Tag: , Last modified: 20 Mei 2020
Close