32.3 C
Yogyakarta
23 September 2021
BENTARA HIKMAH
COVID-19

Melawan Covid-19

Oleh: Dr. apt. Kintoko, M.Sc. (Herbalis)

Penyakit menular baru, yang disebabkan oleh coronavirus 2 sindrom pernapasan akut (SARS-CoV-2), terdeteksi pertama di Wuhan, Cina, pada Desember 2019. Penyakit ini (COVID-19) menyebar dengan cepat, mencapai proporsi epidemi di Cina, dan telah ditemukan di 27 negara lain hingga WHO menetapkannya sebagai pandemic disease. Indonesia salah satu negara yang terdampak langsung meski termasuk terlambat dibandingkan negara ASEAN dalam menanggapinya, hingga WHO menekan pemerintah Indonesia untuk terbuka dalam Covid 19. Sampai dengan 11 April 2020, tercatat 399 pasien positif Covid 19 meninggal, 380 pasien dinyatakan sembuh dan 4.557 orang dikonfirmasi sebagai PDP. Jika dibandingkan dengan kematian secara global, Indonesia menyumbang 0,34%.

Banyak polemik yang terjadi seputar Covid 19, ada yang mengatakan ini sebagai pengembangan senjata biologis, ada juga yang mengatakan sebagai upaya China untuk menghancurkan ekonomi negara kompetitornya, utamanya Amerika dan Eropa. Namun ada yang mempercayai bahwa ini timbul akibat budaya masyarakat China di Wuhan yang mengkonsumsi kuliner ekstrem yaitu kelelawar.

Saya lebih mempercayai, bahwa pandemik  Covid 19 ini adalah akibat budaya kuliner ekstrem makan kelelawar. Hal ini berdasarkan kajian ilmiah tentang Sequencing dan analisis filogenetik SARS CoV-2 dengan SARS CoV yang asli dari kelelawar. Xu et al menggunakan Computer Modelling membuktikan bahwa protein tanduk SARS CoV (original) dengan SARS CoV-2 ini mirip struktur 3 dimensi. Selain itu, ada kemiripan susunan asam amino keduanya sebanyak 76,5%.

Timbul pertanyaan, lalu bagaimana bisa SARS CoV-2 ini menginfeksi tubuh manusia. Teori yang paling masuk akal dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah adalah, SARS CoV-2 menginfeksi melalui Angiotensin Converting Enzim 2 (ACE2) sebagai reseptornya Covid 19 untuk masuk ke dalam sel. Protein tanduk SARS CoV-2 ini akan mengikat kuat pada ACE2.  Bagian organ dari tubuh manusia dimana ACE2 terdapat dalam jumlah melimpah seperti pada paru-paru, jantung, endothelium, dan usus halus.

Inilah yang dapat menjelaskan hubungan antara kuliner ekstrem di  Wuhan, dimana Kelelawar yang menjadi reservoir SARS CoV dan dijadikan menjadi menu hidangan, masuk ke dalam tubuh manusia pertama kali lewat permukaan usus halus yang menjadi jalan penyerapan nutrisi. Pada permukaan usus inilah terdapat ACE2 yang dijadikan jalan masuk oleh SARS CoV. Selanjutnya virus akan beradaptasi melalui kemampuan bermutasi, baru kemudian bertransmisi antar manusia lalu melakukan perbanyakan diri (replikasi).

Strategi untuk melawan Covid 19, dilakukan dengan berbagai cara, seperti menutup bagian tanduk dari virus tersebut melalui vaksinasi. Sayang, sampai sekarang belum ditemukan vaksin yang benar-benar adequate. Sampai sekarang, riset untuk Covid 19 diarahkan dengan menggunakan obat malaria seperti kloroquin. Hasilnya masih dalam tahap evaluasi.

Cara yang memungkinkan untuk kita lakukan adalah meningkatkan daya tahan tubuh dengan suplemen seperti vitamin C, Vitamin E, fitonutrien seperti jeruk, rosella, belimbing wulung, dll. Beberapa herbal yang bersifat booster system imun juga dapat dimanfaatkan seperti jinten hitam, meniran. Selain itu, zat antioksidan dari berbagai jenis buah-buahan yang berwarna merah, kuning/jingga dan hijau juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Khusus kandungan vitamin E alami, banyak terkandung dalam kecambah.

Menjaga sanitasi atau kebersihan lingkungan dan higienis atau kebersihan diri juga merupakan langkah untuk melawan virus Covid 19. Penggunaan berbagai disinfektan dapat bermanfaat untuk memutus mata rantai penularan virus ini. Penyemprotan secara berkala pada tempat-tempat umum dengan disinfektan adalah upaya rasional yang dapat dilakukan. Hanya saja, jenis disinfektan yang mengandung klorin dalam jangka panjang dapat memberikan dampak negative bagi kesehatan kulit dan pernafasan.

Menjaga sanitasi atau kebersihan lingkungan dan higienis atau kebersihan diri juga merupakan langkah untuk melawan virus Covid 19.

Bisa beralih dengan disinfektan yang direkomendasikan oleh Environmental Product Agency USA, yaitu jenis asam sitrat, asam laktat. Demikian juga menjaga kebersihan diri dengan antiseptic handrubbing, adalah cara rasional untuk menjaga agar tidak ada agen Covid 19 yang masuk lewat tangan kita. Beberapa jenis antiseptic yang bisa digunakan utamanya yang mengandung alkohol 60-70%. Hanya saja, ini bisa menyebabkan kulit kering dan rasa panas. Beberapa antiseptic ditambahkan bahan pelembab untuk mencegah rasa panas dan kering pada kulit. Sebenarnya, ada jenis antiseptic yang bisa digunakan bukan dari bahan alcohol, seperti minyak essential bay laurel oil. Jenis minyak ini dari daun salam terbukti mampu membunuh virus SARS CoV pada kadar hanya 0.012%.

Perlawanan terhadap Covid 19 dapat juga dilakukan melalui asupan nutrisi yang cukup. Beberapa jenis makanan yang bersifat fresh dan alami dapat memberikan dukungan stamina pada tubuh, sehingga mampu menangkal virus Covid 19. Olahraga teratur dan menjaga agar pikiran tidak stress juga bagian integrative dalam perlawanan terhadap Covid 19. Oleh sebab itu, kita tetap harus waspada, namun tidak boleh panik apalagi sampai stress dan depresi. Memang, kondisi ekonomi di semua bidang mengalami perlambatan sebagai dampak langsung dari wabah Covid 19 ini.

Social distancing dengan mengurangi kegiatan berbasis kerumunan massa adalah cara yang sangat bermanfaat untuk mencegah transmisi virus ini. Bahkan dengan tetap menjaga jarak (physical distancing) antara orang setidaknya 1 m, atau jarak aman yaitu 5 m. Hal ini didasarkan bahwa droplet dari orang yang membawa virus Covid 19 ini masih bisa melayang dalam jarak tempuh hingga 5 m, terutama pada keadaan suhu sejuk (di bawah 20 derajat celcius) dan kelembapan rendah (kering). Sistem lockdown terhadap daerah atau zona merah adalah sesuai dengan tuntunan islam, sebagaimana HR Bukhari; jangan memasuki wilayah yang terkena wabah, atau jangan keluar dari wilayah yang sedang ada wabah. Tetap tinggal di rumah dan membatasi aktivitas di luar rumah terkecuali pada hal hal yang dianggap penting saja.

Dimanapun menggunakan marker dimana virus Covid 19 yang berukuran antara 400-500 mikron dapat dicegah masuk ke dalam system pernafasan kita. Semoga Allah memberikan perlindungan atas musibah yang sedang melanda dunia saat ini. Mari, semakin mendekatkan diri kepada Allah dan memohon ampun atas segala kekhilafan dan dosa-dosa !


Semoga Allah memberikan perlindungan atas musibah yang sedang melanda dunia saat ini.


Related posts

BENTARA HIKMAH
MEDIA MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA