Memakan Cabai Mungkin Membantu Memanjangkan Umur?

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Foto: Pixabay

Senangkah Anda memakan cabai? Ada kabar baik bagi anda. Dalam sebuah penelitai terbaru, orang yang secara teratur makan cabai dapat hidup lebih lama dan memiliki risiko kematian yang berkurang secara signifikan akibat penyakit kardiovaskular atau kanker.

Dalam penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa capsaicin, senyawa yang memberi rasa khas pada cabai, dapat memiliki efek anti-inflamasi, antioksidan, antikanker, dan pengaturan glukosa darah saat dikonsumsi.Untuk menganalisis efek cabai pada semua penyebab dan kematian penyakit kardiovaskular, peneliti menyaring 4.729 studi dari lima database kesehatan global terkemuka. Analisis terakhir mereka mencakup empat studi besar yang mencakup hasil kesehatan bagi peserta dengan data tentang konsumsi cabai.

Catatan kesehatan dan pola makan lebih dari 570.000 orang di Amerika Serikat, Italia, Cina, dan Iran digunakan untuk membandingkan hasil dari mereka yang mengonsumsi cabai dengan mereka yang jarang atau tidak pernah makan cabai. Dibandingkan dengan individu yang jarang atau tidak pernah makan cabai, analisis menemukan bahwa orang yang makan cabai memiliki:

Penurunan 26 % dalam kematian kardiovaskular, penurunan relatif 23 % dalam kematian akibat kanker, dan penurunan relatif 25 % dalam semua penyebab kematian.

Penulis senior Bo Xu, MD, ahli jantung di Institut Jantung, Vaskular & Thoracic Klinik Cleveland di Cleveland, Ohio mengatakan bahwa mereka terkejut menemukan bahwa dalam studi yang diterbitkan sebelumnya, konsumsi cabai secara teratur dikaitkan dengan pengurangan risiko keseluruhan kematian dari semua penyebab, CVD dan kanker. Hal ini memberikan sorotan bahwa faktor makanan mungkin memainkan peran penting dalam kesehatan secara keseluruhan.

Dirinya menambahkan bahwa alasan pasti dan mekanisme yang mungkin menjelaskan temuan kami saat ini tidak diketahui. Oleh karena itu, tidak mungkin untuk secara meyakinkan mengatakan bahwa makan lebih banyak cabai dapat memperpanjang hidup dan mengurangi kematian, terutama dari faktor kardiovaskular atau kanker. Lebih banyak penelitian, terutama bukti dari studi terkontrol secara acak, diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan awal ini.

Peneliti mengatakan bahwa ada beberapa batasan untuk jenis penelitian ini. Empat studi yang ditinjau termasuk data kesehatan spesifik terbatas pada individu atau faktor lain yang mungkin mempengaruhi temuan. Peneliti juga mencatat bahwa jumlah dan jenis cabai yang dikonsumsi bervariasi di antara penelitian, sehingga sulit untuk menarik kesimpulan tentang seberapa banyak, seberapa sering dan jenis cabai yang dikonsumsi dapat dikaitkan dengan manfaat kesehatan. Para peneliti terus menganalisis data yang mereka miliki dan berharap dapat segera menerbitkan makalah lengkapnya.

Sumber:

Situs sciencedaily. Materi pertama berasal dari American Heart Association.

Narantaka Jirnodora

Narantaka Jirnodora