Ditulis oleh 12:48 pm COVID-19

Membangun Kesadaran New Normal Secara Bersama

Membiasakan masyarakat sadar akan kebutuhan kesehatannya sendiri. Membuat kesadaran bahwa sehat itu keren.

Pandemi Covid-19 saat ini udah menginjak bulan keempat. Begitu dahsyatnya efek yang ditimbulkan oleh virus yang pertama kali ditemukan di wilayah Wuhan China. Covid-19 begitu menyeramkan dan bahkan begitu menghantui sendi kehidupan masyarakat dunia, termasuk juga bagi masyarakat Indonesia.

Semua sendi kehidupan masyarakat Indonesia serasa dilepas satu persatu. Sehingga semua tatanan kehidupan masyarakat menjadi berubah dratis. Atau bahkan boleh dibilang sakit yang sangat kronis.

Beberapa waktu kita terus dihantui Covid-19. Setelah lebaran tahun ini pemerintah mewacanakan pelaksanaan New Normal. Apa itu kebijakan yang dinamakan New Normal? Definisi New Normal adalah skenario untuk mempercepat penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial-ekonomi. Pemerintah Indonesia telah mengumumkan rencana untuk mengimplementasikan skenario New Norma dengan mempertimbangkan studi epidemiologis dan kesiapan regional.

Sejak merebaknya informasi tentang akan diberlakukannya tatanan New Normal seakan menjadi angin segar bagi seluruh masyarakat negeri ini. Kemudian terbitlah berbagai harapan baru untuk kembali menjalani kehidupan secara normal lagi. Bisa beraktivitas kembali, bekerja kembali untuk menafkahi keluarga. Serta membangun lagi perekonomian keluarga dan masyarakat yang sempat terpuruk di saat diguncang Covid-19.

Namun perlu kita pahami bersama secara lebih detail dan mendalam. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan New Normal? Bagaimana pelaksanaannya? Resiko apa yang dihadirkan jika kita tidak tertib mengikuti konsep New Normal yang sudah dirancang oleh Pemerintah sebagai pemangku kebijakan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19?

implementasi dari New Normal itu sendiri sebenarnya adalah perubahan perilaku.

Upaya untuk membangun kembali tatanan baru, pemerintah sebenarnya sudah membuat sebuah draf aturan tentang New Norma Tersebut. Namun rencana implementasi dari New Nornal itu sendiri masih banyak menuai pro dan kontra di masyarakat. Pelaksanaan atau implementasi dari New Normal itu sendiri sebenarnya adalah perubahan perilaku. Kita beraktivitas seperti biasa, namun dengan tambahan pelaksanaan protokol kesehatan yang telah distandarkan dengan protokol meminimalisir penyebaran dan penularan Covid-19. Tatanan yang disusun dalam skenario penanganan Covid 19 ini telah direncanakan di segala sendi kehidupan.

Namun skenario New Normal harus direncanakan secara komprehensif. Hal ini dikarenakan pelaksanaan New Normal itu akan seperti pisau bermata dua. Satu sisi bisa mengurai dan menyelesaikan permasalahan, namun satu sisi sebaliknya malah akan menambah masalah lagi. Protokol kesehatan dapat dengan mudah disusun dan dirumuskan, namun belum tentu juga implementasi di masyarakat bisa dilaksanakan dengan baik oleh masyarakat.

Sebelum diterapkan kenormalan baru, diperlukan sebuah edukasi, kesadaran bersama. Serta komitmen yang kuat di seluruh lini untuk bersama-sama saling bahu-mambahu memutus mata rantai Covid 19 dan membangun kembali negeri ini dari keterpurukan. Keselamatan jiwa adalah yang paling utama dalam setiap penanganan bencana termasuk pandemi Covid-19 ini.

Melihat kondisi seperti ini, pemerintah tidak boleh gamang, walaupun memang harus kita akui bersama. Implementasi New Normal bukanlah hal yang mudah. Perlu sebuah kesepakatan dan kesadaran bersama antara pemerintah dan masyarakat. Kesepakatan bersama yang harus suarakan adalah melawan penularan dan penyebaran Covid-19.

Kesadaran bersama yang bisa dibangun adalah mewujudkan pola hidup bersih dan sehat seperti himbauan pemerintah. Membiasakan masyarakat sadar akan kebutuhan kesehatannya sendiri. Membuat kesadaran bahwa sehat itu keren. Atau bentuk kesadaran-kesadaran lain yang bisa dipergunakan sebagai media atau wahana belajar hidup sehat di masyarakat.

New Normal sudah saatnya, bukan sebuah angan-angan belaka.

New Normal sudah saatnya, bukan sebuah angan-angan belaka. Protokol kesehatan menjadi rel yang akan membawa masyarakat mempunyai sebuah budaya baru terkait dengan gaya hidup. Bukan hanya terkait dengan pandemi Covid-19, namun juga kehidupan normal. Masyarakat akan tetap melaksanakan atau membutuhkan protokol kesehatan sebagaimana masyarakat membutuhkan sebuah kebudayaan dalam hidupnya.

Akhirnya sinergitas pemerintah dan masyarakat menjadi sebuah kekuatan baru pula dengan pelaksanaan New Normal dengan rel protokol kesehatan sebagai jalannya untuk bersama-sama memutus rantai penyebaran dan penularan Covid 19. Tanpa adanya sinergitas tersebut, adalah sebuah usaha yang selama ini kita lakukan yang bernilai sia-sia.

Mari lawan Covid 19.
Mari hidup sehat.
Mari bersinergi.
Mari bangun kesadaran.
Baru bangun Indonesia.

(Visited 52 times, 1 visits today)
Tag: , , Last modified: 6 Juli 2020
Close