21.4 C
Yogyakarta
22 November 2021
BENTARA HIKMAH
KALAM

Menyiapkan Kehidupan di Akhirat yang Penuh Keabadian

A. Pengertian Hari Akhir

Hari akhir adalah kehidupan yang kekal sesudah kehidupan di dunia yang fana ini berakhir. Banyak istilah lain yang disebutkan oleh al-Qur’an untuk menyebut hari akhir, antara lain:

  • Yaumud Din = hari pembalasan (QS,1:3)
  • Yaumul Qiyamah = hari kiamat (QS, 39:60)
  • Yaumul Hisab = hari perhitungan (QS, 40: 27)
  • Yamul Khulud = hari kekebalan (QS,50:34)
  • Yaumut Taghabun = hari ditampakkan kesalahan-kesalahan (QS,64:9)

B. Bagian dan Tahapan Hari Akhir

Peristiwan terdiri dari beberapa bagian dan proses hari akhir tersebut bertahap seperti tahapan berikut yang bermula dari:

1. Alam kubur /Barzah

Alam transisi/pembatas antara alam dunia dan alam akhirat. Beberapa hal yang terjadi di sana antara lain:

  • Pertanyaan munkar nakir/ujian (QS,14:27 dan Hadits),
  • Kenikmatan bagi yang sukses dan penderitaan bagi yang tidak beres (QS, 40: 45-46 dan Hadits).

2. Kiamat.

Hanya Allah yang tahu kapan kiamat terjadi (QS, 7:187). Rasul hanya memberitahukan tanda-tandanya saja. Tanda-tanda kecil akan kiamat antara lain:

  • Meluasnya kebodohan.
  • Banyak orang suka minum yang mamabukkan
  • Perzinahan banyak terjadi secara terang-terangan (Hadits:Bukhari).
  • Waktu terasa amat pendek (Hadits: Ahmad).
  • Dsb. Tanda-tanda besar: lihat Yunahar: 160-162.

3. Kebangkitan (al-Ba’ats)

Pada hari ba’ats terjadi:

  • Orang mengalami keterkejutan bagi orang yang sebelumnya tidak percaya (QS,  36: 52);
  • Orang merasakan ketenangan bagi yang percaya dan beramal baik.

4. Mahsyar

Pada saat itu terjadi:

  • Pengelompokan manusia.
  • Menanti keputusan amal.
  • Ada kesulitan tapi ada kemudahan bagi yang memperoleh syafaat.

5. Hisab dan Mizan

Pada hari perhitungan dan penimbangan dilakukan beberapa hal:

  • Isi kitab amal manusia diperiksa (QS, 84: 7-12; QS, 69: 19-26).
  • Setiap anggota tubuh ditanya (QS36:65)
  • Amal yang dilakukan baik dan buruk ditimbang (QS, 101: 6-9).
  • Semua orang akan melewati shirat (jembatan): yang selamat masuk surga, yang celaka masuk neraka (QS, 19: 71-72).

6. Hari Pembalasan

Akhir dari perjalanan manusia ada pada hari pembalasan.

  • Mereka yang beriman dan bermal baik akan masuk surga (QS,101:6-9);
  • Mereka yang kafir akan masuk neraka (QS. 98: 6-6).
  • Mereka yang beriman dan banyak melakukan dosa akan masuk surga dengan lebih dahulu dimasukkan ke neraka karena dosanya (Hadits)

C. Hikmah beriman kepada hari akhir di antaranya adalah:

  • Manusia akan disiplin dan beramal baik secara maksimal.
  • Manusia akan terdorong merasakan kenikmatan dan takut merasakan siksaan.
  • Mengingatkan manusia yang sering lupa dan lalai dalam kehidupannya.
  • Dengan disebut secara detail, akan mematahkan argumen lawan yang tidak percaya adanya.
  • Mengingatkan dan mendorang seseorang untuk merancang hidupnya untuk selalu terkait dengan kehidupan akherat sehingga dia lebih hati-hati dalam bertindak dan berkehidupan. Hasilnya orang akan menjadi menusia seutuhnya.

D. Menyiapkan Kehidupan Hari Akhir

Melakukan kehidupan untuk kehidupan hari akhir tidak berbeda dan tidak terpisah dengan melakukan kegiatan untuk kehidupan hari-hari dan keseharian yang biasa kita lakukan di dunia sekarang ini.

Perbedaannya dan kalau boleh dibedakan adalah:

  • Kegiatan yang dilakukan hanya untuk hari ini (duniawi) itu kegiatan yang tidak didasarkan petunjuk agama, yang hal tersebut bisa baik dan bisa tidak baik.
  • Kegiatan yang dilakkukan untuk hari akhir (ukhrawi) itu kegiatan yang didasarkan petunjuk agama, yang hal tersebut akan baik bagi kehidupan dunia seperti yang biasa kita lakukan dan kita butuhkan namun kebaikan/keberhasilan tersebut sekaligus menjadi bekal bagi kehidupan akherat.

Oleh karena yang perlu dipersiapkan untuk kehidupan hari akhir:

  • Bekerjalah selalau atas dasar petunjuk agama.
  • Menyiapakan diri menjadi orang tua yang baik sehingga mampu mendidik anak dan menjadi teladan bagi anaknya untuk menjadi anak shaleh.
  • Selalu koreksi diri untuk kemudian bertobat kepada Allah atas kesalahan dan dosa yang diperbuat.
  • Jika sekiranya masih menyisakan dosa ketika meninggal, mudah-mudahan anak yang shaleh tadi dapat mendoakan kita atas dosa yang masih tersisa itu.

Related posts

BENTARA HIKMAH
MEDIA MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA