Meraih Kesuksesan Hidup dengan Ibadah Shalat

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Dalam shalat harus ikhlas dan khusyu'. Beberapa pendapat tentang bagaimana memperoleh khusyu'. Sebagian ulama: memejamkan mata dan merendahkan suara.

A. Arti Shalat

  • Arti bahasa = do’a (QS, 9: 103), konsekuensinya kita menjalankannya harus sepenuh hati, dari sini orang akan dimungkinkan menjadi khusyu’.
  • Arti istilah = ibadah yang tersusun dari beberapa perkataan dan perbuatan yang dimulai dengan takbiratul ihram dan disudahi dengan salam dengan syarat rukun tertentu.

B. Shalat Ibadah Para Nabi (QS, Al Ambiya, 21: 73)

Perintah shalat untuk Nabi:

  • Ibrahim: (QS, Al Haj, 22: 26) (QS, Ibrahim, 14: 40)
  • Musa: (QS, Thaha, 20: 14) “Sesungguhnya aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku”.
  • Isa: (QS, Maryam, 19: 31): “Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup”.
  • Muhammad: (QS. Al-Ankabut, 29: 45) : “bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, Yaitu Al kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”.

C. Kedudukan Shalat

  • Rukun Islam kedua setelah syahadah
  • Sebagai tiang agama.
  • Kewajiban yang paling awal diturunkan pada Nabi Muhammad (Isra’ mi’raj).
  • Kewajiban yang universal yang telah diwajibkan pada ummat sebelumnya.
  • Wasiat terakhir Nabi Muhammad SAW.
  • Ciri utama orang yang taqwa.
  • Berperan menjauhkan manusia dari pekerjaan jahat & mungkar.
  • Merupakan ciri orang yang bahagia

D. Syarat shalat:

  • Suci dari hadats
  • Suci badan dan pakaian
  • Masuk waktu shalat
  • Menutup aurat
  • Menghadap qiblat

Boleh tidak menghadap qiblat:

  • Dalam keadaan perang
  • Dalam perjalanan
  • Tidak diketahui arah qiblat

E. Rukun Shalat ada 13:

  • Niat
  • Berdiri
  • Baca takbiratul ikhram
  • Baca fatihah
  • Ruku’
  • I’tidal
  • Sujud
  • Duduk antar 2 sujud
  • Baca takhiyat akhir
  • Baca tasyahud akhir
  • Baca shalawat
  • Baca salam
  • Tertib

Dalam shalat harus ikhlas dan khusyu’. Beberapa pendapat tentang bagaimana memperoleh khusyu‘. Sebagian ulama: memejamkan mata dan merendahkan suara.

  • Ali bin Abi Thalib: tidak berpaling ke kanan dan ke kiri.
  • Ibnu Dinar: tenang dan bagus kelakuan.
  • Ibnu Sirin: tidak mengangkat pandangan dari tempat sujud.
  • Ibnu Jubair: tetap mengarahkan pikiran pada shalat sehingga tidak mengetahui orang di sebelah kanan kiri.
  • Atha‘: Tidak mempermainkan tangan dan tidak memegang badan.

F. Hal yang membatalkan shalat:

  • Meninggalkan rukun
  • Meninggalkan syarat
  • Berkata-kata
  • Bergerak banyak dengan sengaja
  • Makan atau minum

G. Macam Shalat Sunnah dan Hikmahnya

  • Shalatullail: untuk mencapai tingkat yang terpuji (QS,17:79)
  • Shalat istikharah: untuk memperoleh ketetapan hati dalam melakukan pilihan.
  • Shalat idain: untuk mengungkapkan syiar dan kebesaran Allah.
  • Shalat gerhana (kusuf= matahari; khusuf=bulan): untuk menginsafkan manusia akan kebesaran dan kekuasaan Allah dalam mengatur jagar raya.
  • Shalat istisqa’: untuk mohon hujan, menginsafkan manusia akan ketergantungannya kepada Allah.

H. Keutamaan shalat jamaah:

  • Pahala 27 dibandingkan shalat sendiri
  • Membentuk akhlak
  • Makmum: melatih taat pimpinan
  • Imam: melatih kebijaksanaan
  • Persaudaraan/persamaan

I. Shalat Akan Mengantar Kita Kepada Sukses.

1. Shalat – kaya – zakat

Dan Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku”. (QS. Al-Baqarah, 2: 43).

Dan Dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha melihat apa-apa yang kamu kerjakan”. (QS. Al-Baqarah, 2: 110)

  • Sepintas ketika diperintah shalat dan zakat secara berurutan perintah keduanya menjadi beban yang cukup berat bagi kita.
  • Padahal zakat diperintahkan kepada orang yang mempunyai harta yang cukup (banyak) untuk dizakati.
  • Dengan demikian dapat dipahami bahwa orang yang melaksanakan shalat akan membuat dia sukses (kaya) yang oleh karenanya dia kemudian diperintahkan juga untuk mengeluarkan zakatnya. Bagaimana bisa demikian ?

2. Minta tolong dengan sabar – shalat

 Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. dan Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’”. (QS. Al-Baqarah, 2: 45)

  • Kalau ingin minta tolong kepada Allah cukup dengan dua cara: sabar dan shalat
  • Sabar ketika menghadapi kesulitan dari kerja keras yang dilakukan
  • Shalat dilaksanakan agar usahanya ditunjukkan kepada peluang yang teleh diberikanAllah dan usaha yang ada diijinkan dan diridlahi Nya. Bagaimana penjelasannya ?

3. Kerja keras – sulit – sabar (=tekun)

Karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan; Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”. (QS, 94: 5-6).

  • Setiap kerja keras pasti mengalami kesulitan
  • Setelah ada kesulitan pasti akan mengalami kemudahan
  • Setelah melakukan kerja keras baru akan meraih sukses
  • Tidak ada sukses tanpa kerja keras
  • Jika proses ini (usha – sulit – sukses) dilakukan dengan baik, itulah yang bernama ketekunan

4. Berhasil – kembangkan – sulit

Maka apabila kamu Telah selesai (dari sesuatu bidang), kerjakanlah (kembangkan) dengan sungguh-sungguh (bidang) yang lain .(QS, 94: 7).

  • Jika dengan ketekunan itu kita dapat sukses, maka segera mengembangkan bidang yang lain (konglomrasi)
  • Atau mengembangkan bidang yang sama tapi di tempat lain (buka cabang)

5. Hidup merugi – kecuali kerja – saling memberi masukan yang baik

Demi masa; Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian”. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran”. (QS, 103: 1-3).

  • Pada dasarnya orang hidup itu merugi
  • Kecuali jika dia berusaha (amal shaleh/kerja keras dan terus mengembangkan)
  • Jika berhasil terus mengembangkan perlu sharing (saling memperingati) dalam kebaikan (hak) dan sharing tekait dengan penyelesain kesulitan yang ditimbulkan dari kerja keras (sabar).

6. Manusia terbatas – sulit – shalat (do’a)

Dan Hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap. (QS, 94: 8).

  • Jika hal-hal di atas (kerja keras – sulit – sabar – mengembangkan ) telah dilaksanakan dan masih mengaalami kesulitan
  • Maka segeralah shalat (do’a) memohon pertolongan, petunjuk dan perlindungan kepada Allah

7. Manusia memperoleh apa yang diusahakan dan apa yang diusahakan akan ada hasilnya

Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang Telah diusahakannya. Dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihat (kepadanya). (QS, 53: 39-40.)

  • Tidak akan pernah manusia memperoleh yang belum diusahakan
  • Dia hanya akan memperoleh sukses dari apa yang telah diperjuangkan
  • Segala apa yang diusahakan akan ada hasilnya

8. Berhasil, ya bayar Zakat

Hanya saja jangan lupa, ketika ketika berhasil, dimana keberhasilan yang ada tidak lepas dari keterlibatan orang lain; fasilitas, bantuan dan petunjuk dari Allah, maka kita sudah sepatutnya mengeluarkan ZAKAT.

Baca juga: Keteladanan Rasulullah Muhammad SAW dalam Pendidikan Umat

Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M.Si

Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M.Si

Dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga.

Terbaru

Ikuti