Olahraga dan Nutrisi yang Teratur Menguntungkan Kesehatan Fisik dan Kognitif

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Para peserta yang mengonsumsi minuman nutrisi juga terlihat mengalami peningkatan yang lebih besar dalam kemampuan mereka untuk menyimpan dan memproses informasi.

Guna mempelajari pengaruh olahraga serta pemberian nutrisi secara teratur dan rutin, para peneliti mempelajari dari rejimen latihan pada 148 penerbang Angkatan Udara yang bertugas aktif selama 12 minggu, dimana setengah dari mereka juga menerima minuman nutrisi dua kali sehari yang di dalamnya mengandung protein; asam lemak omega-3, DHA; lutein; fosfolipid; vitamin D; vitamin B dan mikronutrien lainnya; bersama dengan senyawa penguat otot yang dikenal sebagai HMB. Dalam studi tersebut, tim melaporkan bahwa mereka semua mengalami peningkatan tidak hanya fisik, namun juga kognitif. Temuan ini telah dikeluarkan di jurnal Scientific Reports.

Dalam studi tersebut, para peserta dimasukkan secara acak dalam dua kelompok. Mereka kemudia disuguhkan pada regimen latihan yang menggabungkan latihan kekuatan dan tantangan kebugaran aerobik dengan interval intensitas yang tinggi. Salah satu kelompok peserta menerima minuman nutrisi sedangkan kelompok lainnya mengkonsumsi minuman plasebo yang tidak memiliki nutrisi tambahan. Peneliti maupun peserta tidak mengetahui kelompok mana yang menerima minuman yang diperkaya nutrisi atau plasebo.

Menurut Aron Barbey, seorang profesor psikologi di Universitas Illinois di Urbana-Champaign yang memimpin penelitian dengan peneliti pascadoktoral Christopher Zwilling intervensi latihan tersebut sendiri telah meningkatkan kekuatan dan daya tahan, mobilitas dan stabilitas, dan para peserta juga terlihat mengalami peningkatan dalam beberapa ukuran fungsi kognitif. Para peserta kini memiliki memori episodik yang lebih baik dan memproses informasi dengan lebih efisien pada akhir minggu ke-12 dari regimen latihan. Para peserta juga lebih baik dalam tes yang mengharuskan mereka memecahkan masalah yang belum pernah mereka temui sebelumnya. Hal tersebut menurutnya merupakan suatu yang disebut sebagai fluid intelligence.

Barbey menambahkan bahwa mereka yang juga mengonsumsi suplemen nutrisi terlihat mengalami semua peningkatan ini dan juga peningkatan lainnya. Sebagai contoh, para peserta lebih mampu untuk menyimpan informasi baru dalam memori kerja mereka dan memiliki respons yang lebih cepat pada tes fluid intelligence bila dibandingkan mereka yang mengonsumsi plasebo.

Menurut Zwilling, untuk kemampuan fisik, kedua kelompok mengalami peningkatan fisik berkat latihan yang mereka jalani. Dirinya menambahkan bahwa kekuatan adalah ukuran kebugaran fisik yang didasarkan pada beberapa faktor, seperti seberapa cepat para peserta dapat menarik kereta luncur yang berat dalam jarak yang ditentukan, seberapa jauh mereka dapat melempar bola berbeban, dan berapa banyak push-up, pullup, atau situp yang dapat mereka lakukan dalam jangka waktu yang ditentukan.

Latihan fisik tersebut mengurangi persentase lemak tubuh peserta dan meningkatkan efisiensi pengambilan oksigen, atau VO2 max. Para penerbang juga berkinerja lebih baik dalam beberapa ukuran fungsi kognitif bila dibandingkan sebelum mereka melakukan regimen latihan ini. Dalam hal ini, yang paling menonjol adalah peningkatan akurasi respons mereka terhadap masalah yang dirancang untuk mengukur fluid intelligence.

Tidak hanya itu, Zwilling dan peneliti lainnya juga ingin tahu apakah dengan mengonsumsi suplemen memberikan suatu bentuk keuntungan melebihi efek dari olahraga, dan menurut mereka hal ini memang benar. Sebagai contoh dalam kaitannya dengan detak jantung saat istirahat, turun lebih banyak pada mereka yang mengonsumsi suplemen bila dibandingkan dengan mereka yang tidak.

Para peserta yang mengonsumsi minuman nutrisi juga terlihat mengalami peningkatan yang lebih besar dalam kemampuan mereka untuk menyimpan dan memproses informasi. Tidak hanya itu, para peneliti juga menemukan bahwa waktu reaksi mereka pada tes fluid intelligence juga mengalami peningkatan lebih besar bila dibandingkan dengan para peserta lain yang meminum plasebo.

Menurut Barbey penelitian ini memberikan motivasi pada desain intervensi multimodal baru yang menggabungkan pelatihan kebugaran aerobik dan suplementasi nutrisi, serta menggambarkan manfaatnya yang melampaui peningkatan kebugaran fisik saja, tapi juga untuk meningkatkan berbagai ukuran fungsi kognitif.

Tim U. of I. melakukan studi intervensi tersebut dengan rekan penulis studi Adam Strang, seorang ilmuan di Cabang Ilmu Saraf Terapan dari Pangkalan Angkatan Udara Wright-Patterson dekat Dayton, Ohio, bersama dengan rekan-rekannya di Laboratorium Penelitian Angkatan Udara. Tim U. of I. juga bekerja dengan rekan peneliti dan rekan penulis studi Tapas Das dan rekannya di Abbott Nutrition, yang memimpin desain minuman nutrisi, yang merupakan campuran nutrisi yang menargetkan otot dan otak. Minuman yang dirancang khusus tersebut menyediakan bahan yang ditunjukkan pada penelitian sebelumnya terkait dengan peningkatan fungsi kognitif fisik.

Sumber:
Disadur dari situs sciencedaily. Materi berasal dari University of Illinois at Urbana-Champaign, News Bureau. Naskah pertama kali ditulis oleh Diana Yates. Note: Naskah telah mengalami penyesuaian gaya dan panjang.

Narantaka Jirnodora

Narantaka Jirnodora