Ditulis oleh 7:39 am COVID-19

Pentingnya Sebuah Komitmen

Kepedulian selama Covid-19 diharapkan menjadi sebuah perangai kita, bangsa Indonesia.

Oleh: Bambang Haryanto

Sebuah perbuatan baik yang saat ini muncul hampir disemua wilayah negeri adalah, kepedulian terhadap mereka yang saat ini terpapar langsung atau terdampak Covid-19. Munculnya kepedulian, dengan berbagai bentuknya, baik perorangan atau kelompok dan lembaga, tentu saja patut kita apresiasi. Harapannya, kepedulian ini bisa muncul kapanpun, dimanapun dan dalam situasi apapun, yang akhirnya bisa menjadi sebuah perangai kita, bangsa Indonesia.

Dalam kontek kepedulian ini, apa yang bisa saya saksikan, ketika masyarakat berlomba-lomba membagikan sembako khususnya kepada mereka yang terdampak Covid-19, lebih melihat dari satu sisi saja, yaitu yang menerima. Tidak melihat dari sisi di mana sembako itu dibeli. Atau produk siapa sesungguhnya sembako yang dibagikan tersebut.

Hal ini menjadi penting untuk di perhatikan ketika kita ingin memberi manfaat bagi keduanya. Membantu rakyat yang membutuhkan sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat.

Sebagai contoh, isi paket sembako yang dibagikan selama ini umumnya berisi, beras, gula, minyak goreng dan yang tidak pernah tertinggal mie instan –sehingga ada guyonan, tumbuh tambutnya mirip mie instan, kerana seringnya makan mie instan–. Selain beras, adakah isi paket sembako tersebut yang merupakan produk rakyat kecil (petani)?

Karenanya, ketika kita mau berkomitmen untuk menggerakkan ekonomi rakyat kecil, momentum saat ini sangat tepat untuk memulai. Ketika banyak orang berlomba-lomba peduli untuk membagi sembako.

Misalnya, mengapa sembako itu tidak kita isi dengan beras syukur bisa langsung beli di petani. Lauknya bisa telur asin produksi peternak kampung. Ikan asin hasil kerja nelayan kecil. Kering tempe atau kentang, hasil olahan ibu-ibu rumah tangga. Dan masih banyak lagi yang bisa kita lakukan ketika kita berkomitmen untuk menggerakkan ekonomi rakyat kecil.

Diperlukan sebuah komitmen, memang. Disinilah pentingnya komitmen itu. Dimulai dari yang kecil, dari yang bisa, dari diri kita, dari sekarang. Dan saya sudah memulai membagi sembako dengan isi paket sebagaimana diatas. Juga mendorong kepada beberapa orang atau lembaga yang saya kenal. Agar sekali dayung dua pulau terlampaui.

Penulis: Wirausahawan/Dewan Pengurus Yayasan Abdurrahman Baswedan

(Visited 44 times, 1 visits today)
Tag: Last modified: 4 April 2020
Close