24.8 C
Yogyakarta
21 Oktober 2021
BENTARA HIKMAH
KALAM

Perjalanan Itu Bagian dari Adzab

BETAPA pun majunya teknologi, pasti namanya safar atau melakukan PERJALANAN jauh akan merasakan kesulitan.

SAFAR ini disebut bagian dari adzab (siksa).
Karena orang yang menjalani safar akan sulit makan-minum dan tidur.
Bahkan segala yang dicintai sementara akan ditinggalkan…

📚 Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bersabda,
”Safar atau PERJALANAN adalah bagian dari adzab (siksa).
Ketika safar salah seorang dari kalian akan sulit makan, minum dan tidur.
Jika urusannya telah selesai, BERSEGERALAH KEMBALI KEPADA KELUARGANYA.”
(HR. Bukhari, Muslim)

Sahabatku…..,

✍Beberapa pelajaran dari hadits di atas :

▪ADZAB adalah rasa sakit yang timbul dari kesulitan yang dihadapi ketika mengadakan PERJALANAN sampai harus meninggalkan hal-hal yang disukai.

▪Seorang musafir akan SULIT MAKAN, MINUM dan TIDUR.

TIGA HAL ini adalah tiga rukun kehidupan di mana ketika safar akan terasa sulit dan capek, dan inilah SIKSA YANG DIRASAKAN.

Untuk itu…….
▪SEGERALAH kembali kepada keluarga ketika urusan telah selesai.

📚 dari Ibnu ‘Umar,
”Tidak ada obat (solusi) dari sulitnya safar selain “MEMPERCEPAT dalam melakukan perjalanan pulang.”

Sahabatku……..
BERPISAH jauh dari keluarga tidaklah mengenakkan jika safar yang dilakukan bukan hajat yang PENTING.

Untuk itu….
SEGERALAH KEMBALI pada keluarga lebih-lebih jika khawatir bisa melalaikan keluarga.

Karena……
BERADA di samping keluarga lebih menjaga kemaslahatan agama dan dunia.

Begitu pula menetap di suatu tempat akan menguatkan jama’ah
dan
menguatkan dalam beribadah.

📚 Imam Al Haromain pernah ditanya,
”Kenapa safar dikatakan bagian dari adzab?”

Beliau menjawab,
”Karena safar akan meninggalkan segala yang dicintai.”

SIAPA yang tidak senang nikmatnya makan-minum dan tidur, juga senang berada di sisi keluarga, istri dan anak tercinta…….

Tetapi…..
Ketika bersafar, maka kenikmatan tersebut sementara akan hilang. Itulah bagian dari adzab (siksa).

Agar setiap safar atau PERJALANAN kita menjadi mudah dan penuh berkah,
jangan lupakan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang satu ini.

BERDO’ALAH :
Mahasuci Allah yang telah menundukkan untuk kami kendaraan ini, padahal kami sebelumnya tidak mempunyai kemampuan untuk melakukannya, dan sesungguhnya hanya kepada Rabb kami, kami akan kembali._

Ya Allah,
 sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan, taqwa dan amal yang Engkau ridhai dalam *PERJALANAN kami ini.*

Ya Allah,
mudahkanlah perjalanan kami ini, dekatkanlah bagi kami jarak yang jauh.

Ya Allah,
Engkau adalah rekan dalam perjalanan dan pengganti di tengah keluarga.

Ya Allah,
sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesukaran perjalanan, tempat kembali yang menyedihkan, dan pemandangan yang buruk pada harta dan keluarga.
(HR. Muslim no. 13)

❣️ Semoga Bermanfaat

Related posts

BENTARA HIKMAH
MEDIA MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA