Ditulis oleh 2:36 am KALAM

Prof. Ali Agus: Perlu Kaderisasi Sistematis Kepemimpinan Indonsia

Ada empat dimensi yang harus dimiliki seorang pemimpin, yakni berbudi luhur, cerdas, sehat dan kuat. Kaderisasi kepemimpinan dilakukan mulai di keluarga, sekolah/kampus dan lingkungan/masyarakat.

….masa kejayaan dan kehancuran itu
Kami pergilirkan diantara manusia
agar mereka mendapat pelajaran….

(QS Ali Imron, 140)

Roda kehidupan selalu berputar, kadang kita ada di bawah, namun suatu saat akan berada di atas. Begitu juga dengan peradaban dunia. Dulu Latin pernah berjaya, namun kini telah surut. Sama halnya dengan Kalifah Islam, telah mencapai puncak kejayaannya namun kini menurun. Saat ini yang sedang berada puncak peradabannya adalah Eropa dan Amerika, namun suatu saat pasti akan melangami penurunan.

Pengalaman kerajaan-kerajaan nusantara pun demikian. Sriwijaya, Majapahit, Pajang, Mataram pernah mengalami pasang dan kemudian surut. Ada dua hal yang menjadi penyebab, secara eksternal mengalami penaklukan oleh bangsa lain serta terjadinya bencana alam. Lalu sebab internal bisa terjadi perang saudara atau gagalnya regenerasi serta kaderisasi kepemimpinan.

Demikian beberapa hal yang disampaikan Prof. Dr. Ir. Ali Agus, DEA., DAA. Dekan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada dalam Seminar Nasional Kaderisasi Kepemimpinan Indonesia, yang diselenggarakan Yayasan Abdurrahman Baswedan berkerjasama dengan Universitas Ahmad Dahlan, Sabtu, 28 September 2019, di Ruang Amphitarium, Kampus 4, Universitas Ahmad Dahlan.

Oleh karena itu, menurut Prof. Ali Agus, bangsa ini membutuhkan kaderisasi kepemimpinan yang baik. Ada empat dimensi yang harus dimiliki seorang pemimpin, yakni berbudi luhur, cerdas, sehat dan kuat. Kaderisasi kepemimpinan dilakukan mulai di keluarga, sekolah/kampus dan lingkungan/masyarakat.

“Oleh karena itu, dalam kaderisasi kepemimpinan Indonesia harus dilakukan dengan sistematis. Generasi pemimpin cendikia perlu bersiap diri dan dipersiapkan oleh generasi sebelumnya. Serta pola dasar kaderisasi harus berbasis keteladanan di berbagai lingkungan baik keluarga, kampus, maupun masyarakat,” tandas Prof. Ali Agus.

Selain Prof. Ali Agus, hadir pula sebagai pembicara dalam seminar tersebut Prof. Suyata, M.Sc., Ph.D Guru Besar UAD dan Prof. Dr. Ni’matul Huda, SH., M.Hum. Guru Besar UII. Turut hadir Dr. Kasiyarno, M.Hum. Rektor UAD serta jajaran pengurus Yayasan Abdurrahman Baswedan.

Materi lengkap Prof. Ali Agus dapat disimak di bawah ini:

pola-dasar-kaderisasi-kepemimpinan-indonesia-baswedan-2019_Prof.-ali-agus

(Visited 44 times, 1 visits today)
Tag: Last modified: 24 Februari 2020
Close