24.8 C
Yogyakarta
21 Oktober 2021
BENTARA HIKMAH
KABAR

Pustakawan, Agen Informasi

Apa yang sering dikerjakan seorang profesional, begitulah julukan yang melekat dalam dirinya. Ketika pustakawan hanya melulu berkutat pada pekerjaan teknis, seperti memberikan stempel kepemilikan pada buku, menyampuli buku, menata buku di rak. Atau hanya sekedar melayani peminjaman dan pengembalian buku, maka selamanya pustakawan hanya dianggap sebagai tukang cap buku, penjaga buku, dan sebagainya sesuai dengan pekerjaan yang sering dia lakukan.

Padahal apa yang dikerjakan pustakawan tersebut hanya bagian kecil dari tugas pustakawan. Namun karena adanya oknum pustakawan yang tidak mau berkembang dan hanya melakukan pekerjaan teknis saja, yang sebenarnya bisa dilakukan oleh lulusan setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), maka citra dari pustakawan sebagai agen informasi itu jadi buruk.

Sebenarnya pekerjaan teknis seperti memberikan stempel, menyampuli, dan melayani peminjaman serta pengembalian bukanlah pekerjaan yang buruk. Namun hal tersebut membuat citra pustakawan yang seharusnya menjadi garda terdepan dari arus informasi menjadi stagnan.

pustakawan harus mempunyai nilai plus dalam urusan managerial.

Bayangkanlah jika pustakawan mendapat julukan agen informasi atau agen literasi, pasti akan lebih meninggikan derajad kaum pustakawan ini. Tentunya harus disertai dengan pekerjaan yang benar-benar mencerminkan bahwa pustakawan tersebut adalah seorang agen informasi ataupun agen literasi. Oleh karena itu pustakawan harus mempunyai nilai plus dalam urusan managerial.

Bagaimana cara pustakawan memberikan nilai plus? Tentukan dengan memberikan kontribusi demi kemajuan perpustakaan yang dikelolanya. Sudah menjadi domain seorang pustakawan bahwa pustakawan itu harus selalu memberikan inovasi tiada henti bagi pemustaka. Ketika pustakawan menciptakan suatu inovasi dan berhasil, maka pustakawan tidah boleh puas hanya dengan satu inovasi tersebut.

Pustakawan harus bertahan dengan inovasi yang dia temukan, namun tidak bisa berhenti pada inovasi baru tersebut. Harus ada inovasi-inovasi lain yang dia ciptakan demi kemajuan dunia perpustakaan. Dengan demikian, julukan sebagai agen informasi dan agen literasi relevan dengan pekerjaan yang dilakukan.

Baca juga: Pustakawan Penulis

Related posts

BENTARA HIKMAH
MEDIA MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA