Rasa Tidak Aman Orang Tua dan Guru di AS Sekolah Dibuka Kembali

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Serikat guru di distrik sekolah terbesar kedua di negara itu pada hari Jumat merekomendasikan agar kampus-kampus sekolah ditutup.

Brenda Del Hierro tidak begitu senang dengan pembelajaran jarak jauh ketika anaknya diminta belajar di rumah pada bulan Maret ketika pandemi virus corona melanda. Namun ibu yang tinggal di Los Angeles tersebut mengatakan dia tidak yakin akan keamanan anaknya harus kembali ke sekolah pada musim gugur ini.

Del Hierro mengatakan ia mendukung seruan oleh para serikat pekerja guru di Los Angeles dan di seluruh negeri untuk menunda membuka kembali sekolah-sekolah sampai gelombang kasus virus corona terbaru memudar dan rencana sudah disiapkan untuk membuka kembali dengan aman.

Kelompok-kelompok yang mewakili dokter, guru, dan pejabat sekolah tinggi AS pada hari Jumat mendorong kembali terhadap tekanan dari Presiden Donald Trump untuk sepenuhnya membuka kembali sekolah-sekolah AS, dengan mengatakan bahwa sains harus memandu keputusan.

The Los Angeles Unified School District, tempat anak Del Hierro terdaftar, belum memutuskan apakah pengajaran langsung akan dilanjutkan ketika sekolah dimulai bulan depan.

Serikat guru di distrik sekolah terbesar kedua di negara itu pada hari Jumat merekomendasikan agar kampus-kampus sekolah ditutup ketika semester dimulai pada 18 Agustus.

Hanya dengan pembatasan sosial dan meminta anak-anak serta guru-guru untuk memakai masker tidaklah cukup, ujar Del Hierro. Putranya yang berusia delapan tahun, misalnya, mengeluh bahwa sulit bernapas melalui masker, dan cenderung melepasnya.

Dia mengatakan bahwa dirinya juga khawatir bahwa jika terjadi sesuatu yang tidak nyaman di sekolah, para guru tidak akan dapat menangani anak-anak tersebut dengan benar dari jarak enam kaki.

“Saya berharap mereka hanya fokus pada pembelajaran jarak jauh dan menjadikannya lebih baik,” katanya.

Jennifer McAfee, yang mengajar bahasa Inggris di Dotson Middle School di Rancho Palos Verdes, mengatakan dengan hanya enam minggu sebelum dimulainya sekolah, tentu ini adalah waktu yang singkat dan juga terlalu sedikit sumber daya untuk merencanakan pembukaan kembali yang aman.

Bahkan sesuatu yang sederhana seperti naik bus sekolah perlu ditata kembali, katanya, untuk memastikan anak-anak mematuhi pedoman mengatur jarak fisik dan penggunaan masker. (Sumber berita situs reuters/Njd)

Redaksi arbaswedan.id

Redaksi arbaswedan.id

Terbaru

Ikuti