Ditulis oleh 7:32 am KABAR

Saatnya Indonesia Bangkit

Dalam perspektif kebangkitan bangsa pandemik ini memberikan sebuah peluang untuk melakukan evaluasi diri sebagai sebuah refleksi untuk dapat melangkah lebih baik dimasa depan yang sudah tentu semakin tidak pasti. Hal ini penting mengingat pandemik ini tampaknya tidak akan segera berakhir dalam waktu singkat.

Ditengah pandemik covid19 ini Indonesia seperti biasanya selalu memperingati hari kebangkitan nasional pada 20 Mei. Tidak terlalu penting mengapa tanggal itu dipilih dan apa alasanya karena hanya akan mengundang kontroversi yang tak berkesudahan. Jauh lebih penting adalah memahami apa makna hari kebangkitan bagi bangsa yang sedang tertimpa malapetaka pandemi covid19 yang juga menimpa nyari setiap bangsa diseluruh dunia.

Dalam perspektif kebangkitan bangsa pandemik ini memberikan sebuah peluang untuk melakukan evaluasi diri sebagai sebuah refleksi untuk dapat melangkah lebih baik dimasa depan yang sudah tentu semakin tidak pasti. Hal ini penting mengingat pandemik ini tampaknya tidak akan segera berakhir dalam waktu singkat. Oleh karena itu kesediaan menyadari semua kekurangan yang ada selama ini dapat menjadi pemicu untuk berusaha lebih baik dimasa mendatang.

Hal pertama yang perlu segera dipahami adalah bahwa bangsa ini kurang siap menghadapi goncangan sosial pada saat dihadapkan pada pandemik yang sangat berbahaya bagi kesehatan rakyat. Para elit politik tampak kurang peduli pada gelombang awal pandemik dan cenderung mengabaikan dampak kematian bagi mereka yang terkena covid19. Pernyataan beberapa menteri pada gelombang awal pandemik membuat pemerintah tampak tidak bergerak antara Januari hingga Pebruari. Bahkan pemerintah masih mementingkan perkembangan industri pariwisata ketika negara lain sudah mulai kesulitan mengatasi pandemiik. Baru pada bulan ketiga tahun 2020 pemerintah mulai menyadari adanya bahaya pandemik. Kebijakan ini sangat terlambat dan tidak boleh diulang kembali.

Hal kedua, masyarakat sesungguhnya sangat mendengarkan pernyataa para elit politik tentang cara-cara menanggulangi pandemik. Namun karena para elit cenderung berbeda pendapat akhirnya masyarakat juga bingung dan memutuskan sendiri langkah mereka. keadaan ini menambah buruk keadaan. Bahkan pemerintah daerah berjalan masing-masing tanpa koordinasi yang semakin memperburuk keadaan.

Dari pengamatan diatas terlihat betapa pentingnya mengubah budaya menunggu menjadi budaya cepat bertindak dalam menghadapi segala tantangan bangsa. Ini menuntut ketegasan sikap pemerintah dalam mengambil kebijakan yang sangat vital. Kejujuran dan amanah para elit politik tampak luntur dalam 3 bulan pertama krisis pandemik. Mereka harus segera bangkit kembali memperbaiki sikap dalam proses pengambilan keputusan publik. Publik tidak boleh dibiarkan dalam keadaan bingung harus berbuat apa karena ketidakpastian yang tercipta dari pernyataan elit yang berbeda satu sama lain.

Pemerintah harus segera mengubah budaya menunggu dan segera membiasakan diri cepat mengambil keputusan karena kebijakan publik akan langsung mempengaruhi masa depan lebih dari 200 juta penduduk Republik. Evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan dan dampak kebijakan yang bersifat menunggu sangat mendesak untuk dilakukan mengingat pandemik ini tampaknya tidak akan segera berakhir. Tanpa adanya perubahan mentalitas agraris yang cenderung menunggu perubahan diluar maka Indonesia bukan tidak mungkin akan terjerumus kedalam episod pandemik berikutnya yang bisa berpotensi lebih parah dan memakan lebih banyak ongkos sebagaimana dikhawatirkan negara-negara lain yang mulai memasuki episod pandemik kedua. Anggota eksekutif, legislatif dan yudikatif ditunggu perubahan sikapnya karena suara dari publik nyaris tak lagi mereka dengarkan. Inilah saat yang tepat bagi Indonesia untuk bangkit karena beberapa prediksi menyebutkan Indonesia memiliki potensi besar menjadi salah satu kekuatan ekonomi dalam sepuluh tahun mendatang. Bahkan dalam survey konsumen oleh Mc.Kinsey Institute bulan April lalu Indonesia bersama-sama dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, India, China, dan Canada termasuk kedalam golongan yang paling optimis pandangan ekonominya paska pandemik beberapa bulan mendatang dibandingkan negara-negara Barat yang umumnya pesimis. Namun elit yang kuat, bervisi dan berjiwa merubah bangsa sangat diperlukan untuk membimbing rakyat menuju Indonesia lebih baik.

(Visited 61 times, 1 visits today)
Tag: , Last modified: 20 Mei 2020
Close