27.1 C
Yogyakarta
21 September 2021
BENTARA HIKMAH
PENDIDIKAN

Saatnya Kesadaran Berbangsa dan Bernegara Bagi Generasi Muda

Generasi muda adalah harapan bangsa, namun tanpa kesadaran berbangsa dan bernegara, akan dibawa kemana arah bangsa? Masih terasa lemahnya rasa kebangsaan di kalangan generasi muda. Hal itu itu sebenarnya bisa dirasakan, mulai dari skala yang amat kecil dan sederhana. Banyak kehidupan masyarakat di sekitar kita yang jauh dari kata layak. Bagaimana sikap generasi muda jika melihat para buruh, para petani, pedagang kecil, yang semakin hari semakin kehilangan daya hidupnya, sementara itu kekuatan pemodal semakin kuat, meraksasa.

Apakah generasi muda tidak memiliki kesadaran berbangsa. Mereka itu tidak merasa iba dan prihatin tatkala sesama bangsa harus menjadi buruh dan babu di negeri sendiri. Bagaimana generasi muda bisa ada revolusi atau lompatan dalam upaya membangun kembali kesadaran berbangsa.

Zaman sudah berubah. Kemajuan negara-negara lain saling berpacu. Di era globalisasi ini banyak tantangan memang bagi negeri kita.  Tentang kesadaran berbangsa dan bernegara, sudah selayaknya rakyat dan pemerintah untuk bersama-sama memberikan pemahaman bagi rakyatnya, khususnya kaum muda. Pemerintah ikut bertanggung jawab mengemban amanat untuk memberikan kesadaran berbangsa dan bernegara bagi warganya. Bila rakyat bangsa Indonesia sudah tidak memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara, maka ini merupakan bahaya besar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Dan mengakibatkan bangsa ini akan jatuh ke dalam kondisi yang sangat parah bahkan jauh terpuruk dari bangsa-bangsa yang lain yang telah mempersiapkan diri dari gangguan bangsa lain.

Pembaruan kedasaran berbangsa dan bernegara bukan hanya merupakan tanggung jawab pemerintah selaku penggerak kebijakan negara. Namun justru kita warga negara selaku rakyat yang harus berperan banyak untuk itu, khususnya kaum muda. Jika warga negara sudah tidak memiliki kesadaran untuk itu maka sangat disayangkan, karena ini merupakan bahaya besar bagi bangsa dan negara kita sendiri. Dan akan sulit untuk membuat Indonesia tetap menjadi bangsa yang bermartabat. Mengingat pada saat ini kesadaran berbangsa dan bernegara warga Indonesia itu sendiri telah mengalami pemerosotan. Pasalnya terdesak akan kencangnya arus globalisasi yang tak terpungkiri Indonesia ikut ambil bagian di dalamnya.

Undang Undang Dasar Tahun 1945, Pasal 27 ayat (3) mengamanatkan bahwa “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”. Pasal 30 ayat (1) mengamanatkan bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara”. Unsur Dasar Bela Negara – Cinta Tanah Air – Kesadaran Berbangsa dan Bernegara. Dengan sudut pandang itu, diharapkan kita dapat menyatukan pola berpikir dalam merumuskan visi, misi, tujuan, strategi dalam mengaktualisasikan Berbangsa, Bernegara sebagai pedoman dalam kita bersikap dan berperilaku dalam menjalankan fungsi, pekerjaan, kerja, jabatan, peran dan tanggung jawab dalam berbangsan dan bernegara.

Hal lain yang dapat mengganggu kesadaran berbangsa dan bernegara di tingkat pemuda yang perlu di cermati secara seksama adalah semakin tipisnya kesadaran dan kepekaan sosial. Padahal banyak persoalan-persoalan masyarakat yang membutuhkan peranan pemuda untuk membantu memediasi masyarakat agar keluar dari himpitan masalah, baik itu masalah sosial, ekonomi dan politik.

Bagaimana memberi kesadaran bagi generasi muda untuk mampu berbangsa dan bernegara? Salah satu yang menjadi pekerjaan pemerintah kepada para generasi muda agar tidak mudah terpengaruh paham radikalisme yang bisa berujung pada mengubah ideologi bangsa yang sengaja disebarkan oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab. Mencermati pentingnya suatu konstitusi yang kokoh dan mampu mengikuti kebutuhanya zamannya, maka pembangunan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih memahami dan menyadari akan nilai-nilai konstitusi menjadi suatu keniscayaan.

Sudah saatnya membangun kesadaran berbangsa dan bernegara kepada pemuda. Ini merupakan hal penting, yang tidak boleh diabaikan oleh bangsa ini, karena pemuda merupakan penerus bangsa yang tidak dapat dipisahkan dari perjalanan panjang bangsa ini. Akan tetapi kesadaran berbangsa dan bernegara ini jangan ditafsir hanya berlaku pada pemerintah saja. Tetapi harus lebih luas memandangnya, sehingga dalam implementasinya, pemuda lebih kreatif menerapkan arti sadar berbangsa dan bernegara ini dalam kehidupannya tanpa menghilangkan hakekat kesadaran berbangsa dan bernegara itu sendiri.

Apabila kita membangun kesadaran berbangsa, bernegara, memahami hukum yang berlaku, dan Pancasila sebagai pedoman hidup, tentu tidak akan ada generasi yang bisa dimanfaatkan oleh orang-orang untuk memecahkan bangsa dan negaranya sendiri. Serta tidak ada generasi muda yang memiliki perlakuan yang menyimpang dari norma-norma umum di masyarakat. Dengan membangun kesadaran berbangsa dan bernegara itulah, maka pemuda telah melakukan salah satu dari sekian banyak aspek untuk menjaga keutuhan negara ini yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Related posts

BENTARA HIKMAH
MEDIA MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA