Saatnya Pemuda Mengambilalih Kepemimpinan Bangsa

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Apakah arti Sumpah pemuda bagi generasi kita saat ini? Sebuah pertanyaan yang wajib kita jawab dengan semangat. Atau, masih bermaknakah Sumpah Pemuda bagi gererasi muda?

Momentum lahirnya sumpah pemuda adalah dalam rangka mewujudkan persatuan dan kesatuan Pemuda Indonesia. Awal perjuangan para pemuda Indonesia memprakarsai Sumpah Pemuda 1928 dengan berdirinya organisasi Budi Utomo.

Pada saat itu bangsa Indonesia, khususnya pemuda Indonesia mulai bangkit. Organisasi-organisasi pemuda itu mulai gencar melakukan pengumandangan persatuan bangsa. Perhimpunan Indonesia adalah organisasi pemuda yang terdiri atas pemuda dari berbagai suku yang ada di Belanda. Para pemuda kemudian bersatu dan menjadi satu bangsa Indonesia tanpa memikirkan sifat kedaerahan lagi.

Pemuda merupakan pemimpin masa depan, maka masa depan bangsa ke depan tergantung pemuda saat ini. Lalu bagimana pemuda saat ini yang disebut sebagai generasi millenial. Saatnya kepemimpinan bangsa diambil alih oleh pemuda.

Carut marut saat ini, seolah dinamika ingin menunjukkan kepada kita semua, bahwa kita sebagai bangsa Indonesia telah kehilangan peradabannya. Ini ditandai dengan berseterunya sesama anak bangsa demi sebuah kekuasaan semata. Kita telah kehilangan semangat sebagai bangsa yang telah dibangun oleh generasi sebelumnya sebagai pondasi sebuah kemerdekaan dan berdirinya sebuah negeri.

Apakah arti Sumpah pemuda bagi generasi kita saat ini? Sebuah pertanyaan yang wajib kita jawab dengan semangat. Mungkin ini pertanyaan yang masih sering muncul di generasi masa kini atau generasi milenial. Atau, masih bermaknakah Sumpah Pemuda bagi gererasi muda? Realita bicara, banyak kalangan muda yang sudah melupakan arti dari sumpah pemuda.

Para pemuda sekarang sudah melupakan arti penting dari tiga isi sumpah pemuda yang telah mempersatukan tanah air, bangsa dan bahasa persatuan. Padahal bila dilihat dari segi sejarah, pada pemuda masa lau bersusah payah mempersatukan bangsa. Tapi apa yang dibalas pemuda masa kini? Ada beberapa dari mereka malah seenaknya melupakan dengan melakukan bentrok antar pelajar. Mengkonsumsi narkoba, membuat geng jalanan.

milenial hari ini harus melahirkan ide, kreativitas, dan inovasi untuk mempertahankan eksistensi dari kemerdekaan itu sendiri.

Untuk menghargai perjuangan pemuda zaman lampau, maka milenial hari ini harus melahirkan ide, kreativitas, dan inovasi untuk mempertahankan eksistensi dari kemerdekaan itu sendiri. Ide-ide milenial itu tidak perlu dibatasi, jika ide tersebut memberikan kekuatan untuk membangun negeri.

Semua pemuda wajib terlibat. Dimulai dari aksi yang secara langsung turun ke lapangan untuk beraspirasi. Maupun dari mimpi-mimpi baik sebelum tidur maupun setelah tidur. Terkait kreativitas, hasil karya-karya terdahulu dapat kita lakukan observasi untuk menghasilkan karya-karya baru sehingga mengasah keterampilan milenial.

Sementara terkait dengan inovasi, pemuda milenial harus selalu melakukan research atau penemuan-penemuan yang bersifat kekinian. Tidak mudah puas atas prestasi yang telah didapat, dan selalu berupaya melakukan aktivitas baik yang menjadi kebiasaan, maupun keluar dari zona nyaman.

Sumpah Pemuda menjadi salah satu tonggak sejarah yang membuat seluruh rakyat Indonesia bersatu. Para pemuda dari ujung barat hingga timur Indonesia semua berkumpul untuk bersatu mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa Sumpah Pemuda mengajarkan kita untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta menghilangkan perselisihan satu sama lain. Estafet kepemimpinan bangsa menjadi kewajiban pemuda untuk maju ke depan memimpin bangsa.

Generasi milenial yang sangat erat dengan kemajuan teknologi hakikatnya mempunyai potensi besar menjadi penggerak revolusi bangsa. Namun kemudahan teknologi yang membuat generasi milenial cenderung dimanja sehingga semangatnya tergerus akibat kemudahan-kemudahan yang ada.

Semangat sumpah pemuda yang pernah menyatukan para pemuda di setiap daerahnya dapat dijadikan tauladan untuk pemuda milenial agar terus menggali potensi di daerahnya sehingga dapat memberi kontribusi bagi kemajuan daerah masing-masing yang kemudian akan memberi pengaruh besar bagi Indonesia.

Segera singsingkan lengan. Tampil ke depan mengambil alih kepemimpinan bangsa agar momentum Sumpah Pemuda menjadi kebangkitan bangsa untuk kembali berjaya. Pemuda harapan bangsa, pemuda tulang punggung negara. Pemuda harus berani tampil ke depan memimpin bangsa ini.

Baca juga: Siapa Penjilat, Dia Penjahat

Rr. Nazauma Nareswara, S.Pd.

Rr. Nazauma Nareswara, S.Pd.

Mahasiswa S2 UIN Sunan Kalijaga

Terbaru

Ikuti