Ditulis oleh 11:17 am COVID-19

Sahari As Salami: Peringatan Hardiknas Tunjukkan Ketangguhan Bangsa Hadapi Covid-19

Ini adalah potret Indonesia yang kuat, teguh, dan konsisten dalam hal berikhtiar menggapai cita-cita luhur menjadikan bangsa yang cerdas sebagaimana termaktub pada Pembukaan UUD 1945.

Pengantar
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengumumkan tema Hari Pendidikan Nasional Tahun 2020 yaitu “Belajar dari Covid-19”. Redaksi arbaswedan.id meminta tanggapan tokoh-tokoh pendidikan mengenai tema tersebut. Berikut ini merupakan pandangan Sahari As Salami, Pegiat Persyarikatan Muhammadiyah di Bantul.


Dengan tetap diadakannya peringan Hardiknas 2020 oleh Kemendikbud, penanggap memulai dengan tatapan gambaran sebagaimana berikut. Adalah potret Indonesia yang kuat, teguh, dan konsisten dalam hal berikhtiar menggapai cita-cita luhur menjadikan bangsa yang cerdas sebagaimana termaktub pada Pembukaan UUD 1945.

Tersirat disana pesan yang membara bahwa Bangsa Indonesia tak boleh berhenti “Belajar” sebagai sarana menjadi manusia terdidik yang cerdas maju beradab berbudaya dalam kehidupan, apa pun kondisi tanah air sebagaimana saat ini yang tengah dilanda Pandemi Covid-19.

Peringatan Hardiknas 2020 yang tetap ada, tentu dengan petunjuk dan arah dalam pelaksanaan dengan menyesuaikan kondisi saat ini, menandakan bahwa pemerintah tetap konsisten sebagai sentral pengemban amanat sejarah, proklamasi, dan rakyat. Sebab moment nasional tetap harus diselenggarakan. Jangan terlena lalu meniadakan peringatan apalagi itu “Hari Pendidikan Nasional” meski dalam kondisi apapun

Penghayatan penanggap
Suatu “peringatan” diselenggarakan menandai bahwa penyelenggara peringatan masih memiliki ketahanan, kalau itu suatu bangsa, maka itu ketahanan nasional dari segi adab sosiologis humanis dan tentu agamis.

Dalam peringatan pasti akan terungkap terangkat dan tersampaikan beberap substansi, antara lain:

  • Kesejarahan bangsa, pesan dan pelajaran yang harus dimengerti bangsa
  • Ketokohan pahlawan sekaligus penghargaan dan penghormatan
  • Kejuangan cita-cita luhur, untuk diteladani
  • Upaya meneruskan cita-cita sebagai bangsa yang ingin tetap maju, terhormat, dan beradab
  • Pengamal Pancasila sejati
  • Agamis dijiwa secara batin teramalkan di raga

Maka kita apresiasi pemerintah dan Kemendikbud atas tetap diadakannya Peringatan Hardiknas 2020 melalui pedoman dan tema “Belajar dari Covid-19” dengan tetap menunjukkan ketangguhan, keteguhan, dan kesabaran bangsa menerima ujian berupa Pandemi Covid-19.
Sebab semua itu bagi bangsa yang agamis adalah ujian sebagaimana dalam Islam, Sesungguhnya Allah tidak segan membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecil dari itu, bagi orang-orang yang beriman tahu bahwa itu kebenaran dari Tuhan, tentu ada maksud yang dalam yang diantaranya sebagai ujian (Alquran Al Baqarah, 2 : 26)

Wallahu a’lam Bish Shawab

(Visited 86 times, 1 visits today)
Tag: , , Last modified: 2 Mei 2020
Close