Saling Bantu

PHK dalam situasi seperti sekarang, bukan lagi peristiwa privat, tetapi peristiwa bangsa.

Potensi PHK besar-besaran, tentu saja menimbulkan kecemasan tersendiri. Bukan saja pada mereka yang akan langsung terkena dampak, namun juga bagi kita semua, warga bangsa. PHK dalam situasi seperti sekarang, bukan lagi peristiwa privat, tetapi peristiwa bangsa. Oleh sebab itulah, dibutuhkan perhatian yang sangat serius. Pada tulisan sebelumnya (PHK), dikatakan:

Keadaan seperti ini mestinya mengundang solidaritas antar seluruh elemen bangsa, untuk agar masalah ini menjadi masalah bangsa dan tentu penyelesaian yang harus dilahirkan adalah penyelesaian bangsa. Solidaritas dimaksud dimulai dengan kesadaran bersama bahwa masalah yang muncul telah mencapai taraf yang membutuhkan kerjasama tulus antara seluruh elemen bangsa, mengingat luas dan besarnya masalah.

Perhatian bersama ini penting dan mendesak, mengapa? Dunia usaha telah bersuara apa adanya. Ketua Kebijakan Publik Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sutrisno Iwantono, mengatakan daya tahan pengusaha di Indonesia memang berbeda tergantung sektornya. Namun, secara umum mereka hanya akan kuat dalam artian sanggup membiayai pengeluaran tanpa pemasukan sampai akhirnya tutup. Ini hanya kuat sampai tiga bulan ke depan apabila corona belum berakhir.

“Hasil konferensi call kita di APINDO dengan teman-teman di daerah dan pelaku sektoral, bisa kita ambil kesimpulan sementara daya tahan cash flow kita hanya sampai bulan Juni tahun ini. Lewat dari itu cash flow kering, kita tidak akan sanggup membiayai pengeluaran, tanpa pemasukan alias tutup,” kata Iwantono (Lihat CNNIndonesia.com)

Apa yang disampaikan oleh dunia usaha, dalam situasi Pandemi Global ini, tentu bukan ancaman atau upaya memperkeruh keadaan. Ungkapan tersebut justru merupakan peringatan dini yang harus mendapatkan perhatian. Keterbukaan dalam krisis kesehatan, sangat dibutuhkan. Karena hanya dengan keterbukaan akan muncul sikap saling percaya yang kuat, dan persis kepercayaan itulah yang merupakan kekuatan dasar yang harus ada dalam menghadapi krisis kesehatan.

Pertanyaan besarnya adalah apakah yang dapat dilakukan bangsa dalam mengatasi kesulitan ini? Pada tulisan terdahulu telah disinggung setidaknya dua langkah hal, yakni: memperkuat solidaritas dan mengupayakan pemulihan ekonomi. Yang pertama mengarah pada tindakan saling bantu antar warga. Yang mampu membantu yang tidak mampu. Pada yang kedua merupakan langkah jangka menengah dan panjang, yakni upaya untuk pemulihan ekonomi.

Kedua upaya tersebut dapat dikatakan merupakan bagian dari upaya yang hendak disebutkan di sini sebagai gerakan saling bantu. Upaya ini merupakan manifestasi dari ikatan kebangsaan, bahwa kita merupakan satu bangsa yang punya peradaban tinggi, yakni memiliki kesadaran untuk saling bantu antar warga bangsa, terlebih jika dalam kesulitan seperti sekarang ini. Apa yang perlu dipikirkan secara bijaksana adalah format dari langkah saling bantu tersebut. Hal ini penting, karena menyangkut urusan yang kompleks dan bersifat publik.

Apa yang hendak diusulkan di sini adalah: Pertama, kepada para tokoh, pemuka masyarakat, terutama kalangan cerdik pandai, para akademisi, ilmuwan, dan para aktivis kemasyarakatan, untuk mulai atau bahkan segera, membangun komunikasi, untuk dapat bertukar pikiran, berbagi pengalaman dan mengambil inisiatif untuk mulai melakukan diskusi publik, dengan arah pokok adalah mengatasi potensi PHK massal secara bersama.

Kedua, perlunya suatu inisiatif untuk memulai langkah-langkah bersama. Tentu dalam hal ini dibutuhkan kesediaan dari mereka yang terpanggil untuk menjadi inisiator atau sejenisnya. Pada taraf awal yang dibutuhkan adalah pemikiran-pemikiran dari banyak sudut pandang tentang apa yang paling mungkin dilakukan ketika ekonomi mengalami tekanan yang drastis. Apakah dimungkinkan suatu langkah saling bantu diantara warga bangsa? Jika dimungkinkan, bagaimana format operasionalnya, sehingga upaya tersebut efektif dan punya dampak pada pemilihan ekonomi warga? Masalah-masalah inilah yang amat perlu didiskusikan secara seksama, agar benar-benar diperoleh jalan keluar yang terbaik.

Semoga wabah segera berlalu.

(Visited 62 times, 1 visits today)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Official Website YAYASAN ABDURRAHMAN BASWEDAN Dikelola oleh Sekretariat ©2020