Tabungan Energi Negatif (TEN) Penyebab Derita

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Jika tiba saatnya TEN dicairkan, maka penyesalan dan penderitaan yang akan dirasakan.

Dalam Hukum Kekekalan Energi (HKE) disebutkan bahwa energi yang digunakan manusia bersifat tertutup.
Artinya, aktivitas apapun yang dilakukan manusia akan kembali kepada yang bersangkutan dalam bentuk Hasil Usaha (HU).

Hasil Usaha (HU) terbagi 2 yakni:
Hasil Usaha Tampak (HUT) + Tabungan Energi (TE).

Penjelasannya sebagai berikut:

1. Jika energi (kewajiban) yang dikeluarkan BESAR, tetapi hasil usaha (hak) yang diterima KECIL, maka sisa energi akan tertabung menjadi Tabungan Energi Positif (TEP).
Bentuk pencairan TEP adalah BAHAGIA.
TEP adalah berita gembira bagi para pekerja IKHLAS.

2. Jika energi (kewajiban) yang dikeluarkan KECIL, tetapi hasil usaha (hak) yang diterima BESAR, maka sisa energi akan tertabung menjadi Tabungan Energi Negatif (TEN).
Bentuk pencairan TEN adalah DERITA.
TEN adalah berita duka bagi para pengembat atau perilaku korup. Korupsi dalam bentuk apapun, tidak hanya korupsi uang, tapi bisa berupa korupsi waktu, tenaga, korupsi tanggung jawab, korupsi amanah, dan lain sebagainya.

HAK DITERIMA TAPI TIDAK BEKERJA, SUNGGUH BERBAHAYA!
Jangan gembira bagi yang suka menuntut hak, tetapi malas melaksanakan kewajiban. Oknum demikian sedang menggali lubang penderitaan. Suatu saat, semua hutang TEN harus dikembalikan ke alam dalam bentuk kehilangan sejumlah kualitas yang dihutang.

Cara Allah mencairkan TEN masing-masing orang berbeda-beda. Bisa saja lewat penyakit, badai rumah tangga, hancur reputasi, kehilangan harta dan masa depan, hingga kehilangan nilai dan kasih sayang sehingga berbuah derita.

SAYANGI DIRI, HINDARI KORUPSI
Suka atau tidak suka, faktanya memang nyata. Bahwa perilaku korup sudah menjadi wabah. Bahkan banyak yang tidak tahu bahwa yang dilakukan adalah bentuk korupsi.

Pesan Moral Bagi yang Sedang Memegang Amanah Dalam Kehidupan

Sikap sabar, syukur, ikhlas harus lebih diperkuat. Sebab godaan hawa nafsu bagi yang sedang pegang peran justru sangat kuat. Sabarlah mengekang hawa nafsu agar jangan terjebak pada kasus korupsi.

  • Silakan tidak takut hukum, karena nyatanya mudah dimanipulasi.
  • Silakan tidak percaya Hukum Tuhan karena akan diterima masih jauh di akhirat sana.
  • Tapi percaya atau tidak, HUKUM KEKEKALAN ENERGI (HKE) lebih ngeri dan tidak bisa dihindari karena pasti terjadi, sebelum si pelaku mati.

Siapapun yang pernah melakukan korupsi (dalam arti luas) pasti akan memanen TEN sebanyak yang diembat. Jika tiba saatnya TEN dicairkan, maka penyesalan dan penderitaan yang akan dirasakan.

Bisa saja oknum koruptor terbebas dari penjara fisik. Tapi ketika Allah sedang mencairkan TEN bagi koruptor, justru PENJARA BATIN jauh lebih berat hukumannya.

“Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya. Dan barang siapa mengerjakan keburukan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya,” (QS 99: 7 dan 8)

Semoga kita mampu memperbesar TEP dan memperkecil TEN, sehingga kehidupan kita akan selalu bahagia dan sukses yang hakiki.

Mari sayangi diri dengan cara hindari korupsi.

Salam Sasyuik

Hamka Suyana

Hamka Suyana

Motivator Dengan Manajemen Sasyuik.
Uncategorized

Takut

Terbaru

Ikuti