27.4 C
Yogyakarta
21 Oktober 2021
BENTARA HIKMAH
PENDIDIKAN

Tantangan Guru di Era Revolusi Industri 4.0

Revolusi industri telah dimulai. Dengan istilah “Revolusi Industri 4.0”. Merupakan tantangan guru zaman now memasuki era revolusi industri 4.0. Sudah tidak dapat kita hindari lagi, dimana segala sesuatunya sudah terkoneksi dengan internet. Keberadaan manusia dan teknologi sudah menyatu bahkan sudah banyak yang tergantikan tenaga manusia oleh teknologi.

Di era revolusi industri 4.0 peran guru tidak akan tergantikan oleh teknologi. Akan tetapi diperlukan guru profesional yang mampu memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang cepat. Apakah guru akan tergusur dengan teknologi? Tidak menutup kemungkinan guru yang tidak melek teknologi akan ditinggalkan.

Banyak tantangan yang dihadapi oleh guru. Sebagai guru yang harus mengikuti perkembangan zaman, tidak boleh menyerah dengan kemajuan teknologi. Tantangan revolusi industri 4.0 di mana pengaruh teknologi digital semakin menyatu dengan hidup manusia. Harus segera berbenah untuk mengikuti perkembangan kemajuan teknologi digital. Tantangan era globalisasi yang menyebabkan terjadinya kompetisi tenaga kerja antarnegara. Tenaga guru tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi bisa didatangkan dari luar negeri sehingga harus siap bersaing.

Pendidikan membutuhkan generasi yang unggul. Untuk itu guru sebagai garda terdepan mempersiapkan generasi yang unggul harus menguasai teknologi dan kebutuhan era globalisasi. Perlu diingat bahwa jumlah penduduk yang masih muda akan menuntut pola pengajaran yang baru sesuai dengan zaman yang sedang berjalan. Guru harus melakukan sejumlah perubahan menuju kemajuan agar pola pengajaran sesuai dengan kebutuhan generasi milenial.

Harus memiliki catatan, baik secara nyata maupun imajiner, tentang siswa.

Bagaimana guru menghadapi tantangan zaman? Tugas guru salah satunya adalah mempersiapkan masa depan anak didik. Guru harus benar-benar memahami pemetaan potensi siswa. Guru dapat mengamati keseharian siswa di sekolahan dan melihat minat mereka cenderung pada bidang apa. Guru lebih dalam harus memiliki catatan, baik secara nyata maupun imajiner, tentang siswa.

Guru menilai secara rutin para siswa sehingga guru dapat membuat analisis dari catatan penilaian tersebut untuk mengarahkan siswa sesuai potensi. Jangan sampai guru karena kesibukan mengajar, mengejar krietria ketuntasan minimal, dan mempersiapkan administrasi, menjadi abai terhadap bakat-bakat terpendam siswa.

Untuk mempersiapkan generasi yang unggul tidak saja unggul dalam pengetahuan, tetapi juga unggul dalam keterampilan dan menguasai teknologi. Diharapkan guru mampu memilih konten materi yang sesuai dengan generasi milenial. Guru harus bisa mengemas dan menyampaikan materi dengan baik melalui teknologi internet.

Guru mampu menyisipkan aspek teknologi dan literasi digital relevan dalam pembelajaran di kelas mereka masing-masing. Semuanya menjadi kesatuan langkah-langkah pembelajaran yang asyik, menyenangkan, meningkatkan pemahaman dan kemampuan, baik guru dan siswa, karena semuanya terus belajar.

Bagaimana seorang guru bisa mengikuti perkembangan zaman yang semakin canggih ini? Guru harus selalu mempunyai semangat tinggi, motivasi kuat untuk selalu berubah ke arah yang lebih baik. Guru harus mampu berinovasi mengembangkan kreativitas tanpa batas, dan memiliki keterampilan yang dapat menunjang profesinya. Salah satunya adalah melalui pengembangan media belajar melalui internet.

Tantangan zaman menjadikan seorang guru dituntut untuk menjadi pribadi yang tangguh. Pribadi yang selalu siap mengemban setiap tugas yang dibebankan kepadanya. Selalu berusaha untuk mampu mengatasi setiap persoalan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugasnya. Seberat dan sesulit apapun. Jadilah guru sejati, guru yang benar-benar profesional, yang pengabdiannya benar-benar dinanti oleh generasi muda untuk selalu berpikir maju.

Kehadirannya akan selalu dirindukan dan dinanti oleh siswa-siswinya.

Bagaimana dengan guru yang tangguh? Guru tangguh merupakan guru yang tak pernah mengenal kata putus asa. Selalu belajar untuk kemajuan tugasnya. Selalu optimis menghadapi tantangan kehidupan. Menjadikan pendidikan merupakan sebuah tantangan yang harus dihadapi, dan tak perlu lari untuk menghindarinya. Kehadirannya akan selalu dirindukan dan dinanti oleh siswa-siswinya.

Sebagai seorang guru mestinya tidak mudah mengeluhkan tentang beratnya beban tugasnya, yang miskin ide dan mudah menyerah saat menghadapi persoalan-persoalan dalam pelaksanaan tugasnya. Harus pandai mensiasati kemajuan zaman dengan terus belajar. Karena jika seorang guru sudah berhenti belajar, itu adalah guru yang pada hakikatnya bukan guru.

Ia adalah orang yang semata-mata bertugas sebagai guru, namun jiwa dan semangatnya sangat jauh dari apa yang seharusnya dimiliki oleh guru. Karena guru tidak hanya bertugas untuk mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didiknya. Tugas guru sebagai pendidik adalah menanamkan nilai-nilai dasar pengembangan karakter peserta didik dalam kehidupannya.

Related posts

BENTARA HIKMAH
MEDIA MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA