Ditulis oleh 2:32 am KABAR

Tetap Istikomah Dalam Hijrah

Tema. : Istikomah Dalam Hijrah
Bersama : Ustad Daru Lalito Wistoro

Majelis Tak’lim Nusaibah melaksanakan pengajian rutin dengan tema Istikomah Dalam Hijrah menghadirkan Ustad Daru Lalito Wistoro sebagai pembicara, pada Kamis, 12 September 2019 di Sekretariat Yayasan Abdurrahman Baswedan, Perumahan Timoho Asri IV, No. B9C, Muja Muju, Yogyakarta. Berikut merupakan point-point penting dalam pengajian tersebut.

Hijrah, ada yang bersifat lokasi. Dari satu kota ke kita lain. Dari satu provinsi ke provinsi lain. Atau mungkin antar negara. Ada juga yang bersifat ‘amali. Artinya, meninggalkan berbagai kebiasaan dan keyakinan lama yang negatif. Kemudian menuju keyakinan dan kebiasaan perilaku baru yang positif. Senantiasa menjaga kehidupan yang berada di jalur hidayah. Dengan segenap tantangan dan kerumitannya. Konsisten di jalur hidayah, dilakukan secara bersinambung, itulah yang disebut Istikomah.

Bolehkah seorang NonMuslim datang mengikuti pengajian? Jawabnya, boleh. Bolehkah seorang NonIslam melakukan sholat, puasa, baca Al Quran, dan ibadah-ibadah yang lain? Jawabnya boleh. Tetapi semua akan terpulang pada niat. Seorang Muslim beribadah dengan niat karena Allah. Bagaimana niat seorang NonMuslim melakukan ibadah keislaman? Itu yang kita tidak tahu.

Ibaratnya makan. Orang makan akan kenyang. Bagi seorang Muslim, aktifitas makan dampaknya ada dua. Pertama, akan kenyang. Kedua, akan mendapat pahala karena niatnya beribadah. Makan dengan syarat rukun yang benar. Dan makan, agar aktifitas ibadah maupun aktifitas lainnya berjalan lancar.

(Visited 12 times, 1 visits today)
Tag: Last modified: 13 September 2019
Close